MOMSMONEY.ID - Menjaga kelembapan wajah adalah fondasi utama untuk mendapatkan kulit yang sehat, kenyal, dan bercahaya. Saat menyusun rangkaian produk harian, kita sering kali dihadapkan pada berbagai istilah produk pelembap yang sekilas terlihat serupa, di antaranya adalah moisturizer dan day cream.
Banyak orang menganggap kedua produk ini sama dan bisa saling menggantikan. Padahal, keduanya memiliki fungsi spesifik, formula kimia, dan target perlindungan yang berbeda bagi kulit wajah.
Perbedaan mendasar antara moisturizer dan day cream terletak pada tujuan penggunaannya, di mana satu produk fokus pada hidrasi murni dan produk lainnya dirancang untuk proteksi dari lingkungan luar.
Baca Juga: 6 Minuman yang Terlihat Tinggi Gula tapi Ternyata Kaya Nutrisi
Memahami karakteristik masing-masing sangat penting agar Anda tidak salah dalam mengaplikasikannya dan bisa mendapatkan hasil yang optimal.
Berikut adalah ulasan mendalam mengenai 4 perbedaan moisturizer dan day cream yang perlu Anda ketahui sebagaimana dilansir dari Allure Magazine dan Byrdie.
1. Fungsi Utama dan Target Permasalahan Kulit
Perbedaan paling mendasar antara moisturizer dan day cream terletak pada fokus fungsional utamanya.
Moisturizer dirancang dengan tujuan tunggal yang sangat spesifik, yaitu mengembalikan, mengunci, dan mempertahankan kadar air serta kelembapan pada lapisan epidermis kulit. Produk ini bekerja memperbaiki skin barrier yang rusak tanpa memandang waktu penggunaan.
Sementara itu, day cream dirancang khusus sebagai produk multifungsi untuk penggunaan di pagi hari. Selain memberikan kelembapan, day cream juga mengemban tugas berat yaitu membentengi kulit dari agresor lingkungan di siang hari. Ini termasuk paparan sinar ultraviolet (UV), polusi udara, radikal bebas, dan efek buruk pendingin ruangan (AC).
2. Kandungan Bahan Aktif
Jika membedah label komposisinya, Anda akan menemukan perbedaan bahan aktif yang cukup signifikan. Formula moisturizer umumnya didominasi oleh agen hidrasi dan pemulih kulit seperti hyaluronic acid, ceramide, glycerin, atau aloe vera yang fokus menenangkan jaringan kulit.
Di sisi lain, karena day cream bertugas melindungi dan mencerahkan wajah di bawah terik matahari, maka rumusan formulanya sering kali diperkaya dengan antioksidan kuat seperti vitamin C, vitamin E, atau green tea extract untuk menangkal radikal bebas.
Selain itu, banyak produk day cream di pasaran yang sudah dilengkapi dengan agen pencerah seperti niacinamide serta kandungan Sun Protection Factor (SPF) untuk memberikan perlindungan dasar dari sinar matahari.
Baca Juga: 4 Penyebab Lipstik Menggumpal di Bibir, Nomor 4 Jadi Kebiasaan
3. Tekstur, Bobot Formula, dan Kenyamanan Saat Diaplikasikan
Dari segi konsistensi dan sensasi saat menyentuh kulit, kedua jenis pelembap ini memiliki karakteristik yang berbeda.
Moisturizer memiliki variasi tekstur yang sangat luas dan fleksibel yang bisa disesuaikan dengan jenis kulit. Ada tekstur gel cair yang ringan dan cepat meresap untuk kulit berminyak hingga tekstur krim padat untuk kulit kering.
Sebaliknya, day cream umumnya memiliki tekstur krim yang cenderung lebih pekat namun diformulasikan agar memberikan hasil akhir yang nyaman di siang hari. Day cream biasanya dirancang agar cepat set pada wajah, memberikan efek tone-up, tidak menyumbat pori-pori, dan tidak membuat makeup di atasnya menjadi mudah luntur atau bergeser.
4. Waktu dan Fleksibilitas Penggunaan
Perbedaan terakhir yang tidak kalah penting adalah mengenai kapan produk boleh diaplikasikan. Moisturizer adalah produk yang sangat fleksibel dan tidak terikat oleh waktu. Anda bisa menggunakannya dalam rutinitas skincare pagi maupun malam hari secara aman karena tidak mengandung formula aktif yang sensitif terhadap matahari.
Hal ini sangat berbeda dengan day cream. Sesuai dengan namanya, day cream hanya boleh digunakan pada pagi atau siang hari.
Menggunakan day cream di malam hari sangat tidak disarankan karena kandungan SPF di dalamnya akan menjadi sia-sia. Selain itu, tekstur day cream yang dirancang untuk menahan minyak di siang hari berisiko menyumbat pori-pori serta menghambat proses regenerasi alami kulit saat Anda tertidur.
Itulah 4 perbedaan moisturizer dan day cream. Jika Anda memiliki kulit yang sangat kering atau sering beraktivitas di luar ruangan, Anda diperbolehkan menggunakan moisturizer gel yang menghidrasi terlebih dahulu, lalu melapisinya dengan day cream tipis-tipis untuk mendapatkan perlindungan ekstra.
Perlu diingat bahwa meskipun day cream Anda sudah mengandung SPF, namun kadarnya hanya berkisar antara SPF 15 hingga 30 saja. Oleh karena itu, Anda tetap wajib mengaplikasikan sunscreen di tahap akhir skincare pagi demi perlindungan yang maksimal dari bahaya penuaan dini dan flek hitam.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News