MOMSMONEY.ID - Bukan cuma bir, inilah beragam jenis minuman alkohol keras yang ada di dunia.
Kebanyakan masyarakat awam hanya mengetahui satu jenis minuman keras yang populer, yaitu bir. Padahal, bir hanyalah satu dari beragam jenis minuman alkohol di dunia.
Meski bisa dikonsumsi secara umum, minuman alkohol juga tidak baik jika dikonsumsi terlalu sering.
Para ahli kesehatan dan kecanduan terkemuka menyatakan bahwa tidak ada tingkat konsumsi alkohol yang sepenuhnya aman bagi kesehatan secara keseluruhan.
Bagi orang dewasa yang memilih untuk mengonsumsi alkohol, pedoman dari otoritas seperti Centers for Disease Control and Prevention (CDC) menetapkan batas konsumsi moderat, yaitu satu takaran minuman atau kurang per hari untuk wanita dan dua takaran minuman atau kurang per hari untuk pria.
Nah, jika ingin tahu, berikut ini adalah beberapa jenis minuman alkohol lain yang termasuk dalam kategori minuman keras selain bir.
Baca Juga: Bukan Cuma Turunkan Berat Badan, Cek 5 Alasan Mengapa Anda Harus Rutin Jalan Kaki
Vodka
Bagi yang berkecimpung dalam dunia bartender tentu sudah tak asing lagi dengan minuman keras bernama vodka ini. Vodka adalah salah satu jenis minuman beralkohol tinggi yang juga memiliki banyak penggemar seperti bir.
Dalam satu shot, vodka bisa mengandung sebanyak 40%-90% alkohol yang terbuat dari fermentasi kentang dan sereal gandum. Biasanya jenis minuman campuran seperti martini, bloody mary, dan cosmopolitan menggunakan campuran vodka di dalamnya.
Gin
Melansir laman Healthline, gin biasanya terbuat dari gandum, biji-bijian, atau jelai yang difermentasi dan disuling.
Juniper berry digunakan untuk memberikan rasa dominan pada minuman keras. Satu shot (44 mL atau 1,5 fl oz) gin biasanya mengandung 40–55% alkohol dan sekitar 97 kalori. Koktail gin yang populer termasuk gin dan tonik, martini, dan Tom Collins.
Whiskey
Wiski dibuat dari biji-bijian yang difermentasi dan disuling. Biasanya terbuat dari gandum hitam, jagung, barley, atau gandum. Rasa khas minuman ini juga didapatkan setelah difermentasi dalam kayu ek putih yang hangus.
Proses penuaan wiski berhenti setelah di botol kan dari tongnya. Sekitar 40%-50% alkohol terkandung dalam wiski dengan kualitas baik.
Baca Juga: 5 Manfaat Berendam Air Panas untuk Bakar Kalori hingga Meningkatkan Kualitas Tidur
Tequila
Merupakan minuman alkohol yang lekat dengan budaya Meksiko, tequila memang menjadi salah satu sejarah minuman khas Meksiko. Tequila terbuat dari tanaman agave biru yang berasal dari Meksiko.
Satu shot tequila biasanya memiliki 40–55% kandungan alkohol dan memiliki sekitar 97 kalori.
Brandy
Brandy pada dasarnya adalah anggur sulingan. Apel dan plum adalah rasa yang populer, tetapi brandy dapat dibuat dari buah apa saja.
Tetapi, menurut laman Economic Times, untuk mencapai tingkat keasaman yang lebih tinggi, secara tradisional brandy dibuat dari buah anggur awal.
Satu shot brandy memiliki 35–60% kandungan alkohol dan mengandung sekitar 97 kalori. Koktail brandy yang populer termasuk sidecar, pisco punch, dan eggnog.
Rum
Salah satu minuman beralkohol yang paling disukai, rum sebenarnya dibuat dengan menggunakan sari tebu secara langsung dan kemudian disuling. Rum kemudian mulai menjadi populer pada abad ke-18 ketika para pelancong menjelajahi pesisir pantai.
Kebanyakan rum memiliki sekitar 40% kandungan alkohol dan mengandung sekitar 97 kalori. Koktail rum yang populer termasuk pina colada, rum punch, dan daiquiri.
Itulah tadi beragam jenis minuman alkohol lain yang perlu diketahui agar tidak salah memahaminya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News