M O M S M O N E Y I D
InvesYuk

Bitcoin Ambles Hampir 6%, Sinyal Bearish atau Volatilitas Jangka Pendek?

Bitcoin Ambles Hampir 6%, Sinyal Bearish atau Volatilitas Jangka Pendek?
Reporter: Dupla Kartini  |  Editor: Dupla Kartini


MOMSMONEY.ID - Kebijakan Federal Reserves (The Fed) menahan tingkat suku bunga, menyebabkan harga Bitcoin (BTC) ambles. Bank sentral AS merilis hasil Federal Open Market Committee (FOMC) Januari 2026, yang memutuskan suku bunga acuan tetap di rentang 3,50%-3,75%. 

Keputusan tersebut sejalan dengan ekspektasi pelaku pasar, namun tetap memicu respons negatif pada aset berisiko, termasuk kripto. 

Mengutip coinmarketcap.com, Jumat (30/1) pukul 18.13 WIB, harga Bitcoin diperdagangkan di level US$ 82.688. Dalam 24 jam terakhir, harga raja aset kripto ambles 5,9%.

Berdasarkan data pasar global, Bitcoin sempat naik di atas level US$ 90.000 pada Rabu (28/1), didorong oleh pernyataan Presiden AS Donald Trump yang tidak khawatir terhadap penurunan nilai dollar AS. Pada saat yang sama, arus dana institusi menunjukkan sikap lebih berhati-hati, tercermin dari arus keluar pada produk spot Bitcoin ETF di Amerika Serikat (AS) senilai US$ 147,37 juta pada Selasa (27/1). 

Baca Juga: Bitcoin cs Tiarap karena Sikap The Fed, Investor Disarankan Lakukan Ini!

Menurut Antony Kusuma, VP INDODAX, pergerakan ini mencerminkan reaksi pasar terhadap kebijakan moneter yang sebelumnya telah diantisipasi. “Keputusan The Fed untuk menahan suku bunga sebenarnya sudah tercermin dalam ekspektasi pasar. Namun, kebijakan tersebut dinilai belum memberikan dorongan baru bagi pasar,” katanya mengutip siaran pers, Kamis (29/1).

Dia menekankan bahwa volatilitas jangka pendek pasca-pengumuman kebijakan moneter merupakan pola yang kerap terjadi di pasar kripto global. Peristiwa seperti FOMC sering menjadi momen evaluasi bagi investor. Pergerakan harga yang terjadi mencerminkan proses penyesuaian pasar terhadap informasi yang sudah dikonfirmasi secara resmi.

Di sisi lain, sentimen positif datang dari sisi adopsi pemerintah dan institusional. Negara bagian AS, South Dakota, resmi mengajukan Rancangan Undang-Undang (RUU) pembentukan cadangan Bitcoin (Bitcoin Reserve) yang berasal dari pendapatan pemerintah negara bagian. Melalui aturan ini, South Dakota berpotensi mengalokasikan hingga 10% dari total dana kelolaan negara ke Bitcoin sebagai bagian dari strategi cadangan aset.

Antony menilai langkah tersebut mencerminkan penguatan fundamental Bitcoin di luar pergerakan harga jangka pendek. “Di tengah koreksi jangka pendek saat ini, ada juga perkembangan positif yang patut dicermati para investor. Adopsi Bitcoin di level pemerintah dan institusional menunjukkan bahwa fundamental Bitcoin terus berkembang, terlepas dari dinamika harga harian,” jelasnya.

Baca Juga: Aset Kripto Jadi Opsi Diversifikasi untuk Dana Pensiun, Begini Strateginya!

Kata Antony, volatilitas yang terjadi di pasar kripto saat ini tidak terlepas dari tekanan geopolitik dan kebijakan moneter global, sehingga pelaku pasar cenderung bersikap lebih selektif dalam mengambil keputusan. Maka, pelaku pasar disarankan tetap berhati-hati dan mencermati perkembangan faktor makroekonomi yang memengaruhi pergerakan pasar dalam jangka pendek.

Di tengah dinamika makroekonomi global yang cepat berubah, investor perlu aktif mengikuti perkembangan informasi dan memahami konteks risiko sebelum mengambil keputusan.

“Investor perlu menjaga disiplin dan terus memperbarui wawasan. Contohnya dengan memanfaatkan pendekatan bertahap, seperti Dollar Cost Averaging (DCA) atau membeli secara berkala, guna menekan risiko fluktuasi harga yang tajam," saran Antony. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Sensus Ekonomi 2026 Dimulai, Ini Ciri-Ciri Petugas yang Wajib Anda Kenali

Sensus Ekonomi 2026 dimulai serentak. Kenali ciri petugas resmi yang sah agar partisipasi Anda aman dan data tidak disalahgunakan.

Messi Cetak Sejarah, Pencetak Gol Terbanyak di Piala Dunia

Lionel Messi mencatatkan sejarah dengan menjadi pencetak gol terbanyak sepanjang Piala Dunia saat Argentina menang 2-0 atas Austria.

Harga Emas Galeri 24 dan UBS di Pegadaian Hari Ini Selasa (23/6) Sama-Sama Naik

Harga emas di Pegadaian produksi Galeri 24 dan UBS hari ini Selasa (23/6) kompak naik dari perdagangan sebelumnya.

Ide Me Time untuk Akhir Pekan, Dijamin Bikin Stres Minggat

Ingin hidup lebih tenang? Temukan ide me time yang bikin stres hilang, mulai dari maraton film hingga olahraga. Pilih aktivitas favoritmu!

Yordania vs Aljazair (23/6): Duel Penentuan Nasib Grup J di Piala Dunia 2026

Prediksi Yordania vs Aljazair yang lengkap dengan jadwal, line up, head to head, dan prediksi skor laga krusial Grup J Piala Dunia 2026.

6 Khasiat Chia Seed untuk Kesehatan Tubuh, Mulai Konsumsi Rutin

Apakah Anda salah satu yang pernah mencoba chia seed sebagai menu diet? Sudah tahu manfaatnya buat kesehatan? Cek di sini.  

WhatsApp Plus Meluncur: Pengguna Android Dapat Eksklusif Duluan

Gelombang pertama WhatsApp Plus sudah hadir di Android versi beta. Ada belasan ikon kustom dan nada dering premium menanti Anda!

HP Murah 1 Jutaan: Pakai Baterai 6000-7000 mAh Terbaik di Juni 2026

Membeli HP 1 jutaan ternyata bisa dapat baterai 7000 mAh yang tahan berhari-hari. Temukan pilihan terbaik untuk aktivitas padat.

Ramalan Zodiak Hari Ini 23 Juni 2026: Karier Cerah, Cinta Libra & Cancer Kuat

Simak ramalan zodiak hari ini Selasa 23 Juni 2026, siapa paling beruntung dalam karier, cinta, dan keuangan? Berikut prediksinya untuk kamu.​

Promo HokBen Liburan Sekolah: Keluarga Hemat, Makan Berempat Cuma Rp 22.000-an/Orang

Liburan sekolah tiba! HokBen punya paket hemat makan berempat mulai Rp 22.000/orang. Cek detail promo dan tanggal berakhirnya!