M O M S M O N E Y I D
InvesYuk

Bitcoin cs Tiarap karena Sikap The Fed, Investor Disarankan Lakukan Ini!

Bitcoin cs Tiarap karena Sikap The Fed, Investor Disarankan Lakukan Ini!
Reporter: Dupla Kartini  |  Editor: Dupla Kartini


MOMSMONEY.ID - Dinamika di balik keputusan suku bunga oleh Federal Reserves pada rapat akhir Januari 2026, memunculkan sinyal ketidakpastian baru.

Meski menahan suku bunga acuan di level 3,50%-3,75%, namun untuk pertama kalinya dalam beberapa tahun terakhir, dua pejabat The Fed menyatakan perbedaan pendapat dan menginginkan pemangkasan suku bunga.

Situasi itu menandakan meningkatnya tekanan terhadap kondisi ekonomi Amerika Serikat. Di saat Ketua The Fed Jerome Powell menegaskan bahwa ekonomi AS masih "berdiri kokoh", pasar merespons dengan cara yang berbeda. Harga emas melonjak ke rekor tertinggi sepanjang masa, sementara pergerakan aset kripto menunjukkan pola yang semakin selektif.

Situasi ini menciptakan lanskap pasar baru yang perlu dicermati investor menjelang akhir Januari 2026.

Baca Juga: Aset Kripto Jadi Opsi Diversifikasi untuk Dana Pensiun, Begini Strateginya!

Crypto Analyst Reku, Fahmi Almuttaqin, menilai perbedaan pandangan di internal The Fed menjadi sinyal penting bagi pelaku pasar. Munculnya dissenting votes dalam rapat The Fed menunjukkan bahwa ketidakpastian ekonomi semakin nyata.

"Pasar mulai mempertanyakan narasi bahwa ekonomi AS sepenuhnya solid, dan hal ini tercermin dari pergerakan aset safe haven seperti emas yang justru mencetak rekor baru,” ujar Fahmi, mengutip siaran pers Kamis (29/1).

Ujian status safe haven

Tahun 2026 semakin memperjelas perbedaan karakter antara emas dan Bitcoin. Narasi Bitcoin sebagai "emas digital" tengah diuji, dan sejauh ini emas unggul sebagai aset lindung nilai utama.

Harga emas sempat menyentuh US$ 5.500 per troi ons, yang setara dengan sekitar Rp 3 juta per gram. Harga emas naik sekitar 90% dalam setahun terakhir, didorong oleh pelemahan dollar AS, ketegangan geopolitik, serta aksi beli agresif bank sentral global.

Sebaliknya, Bitcoin masih di kisaran US$ 82.000 pada 30 Januari 2026, tertinggal 35% dari rekor tertingginya US$ 126.000 pada Oktober 2025. Dalam kondisi ketidakpastian meningkat, Bitcoin cenderung bergerak searah dengan saham teknologi, bukan sebagai aset safe haven.

Baca Juga: Harga Emas Hari Ini Ambles Hampir 5%, Ini Pemicunya!

Meski demikian, Fahmi menekankan bahwa minat institusi terhadap Bitcoin belum surut. Meski secara jangka pendek Bitcoin belum berfungsi sebagai safe haven seperti emas, akumulasi oleh investor institusi masih terus berlanjut.

"Strategy, misalnya, mencatat pembelian Bitcoin terbesar ke-6 historis pada Januari ini, yang menunjukkan keyakinan jangka panjang terhadap Bitcoin masih terjaga,” jelasnya.

Ketidakpastian juga datang dari isu kepemimpinan The Fed, dengan pasar mulai berspekulasi mengenai pengganti Jerome Powell. Salah satu nama yang mencuat adalah Rick Rieder dari BlackRock, yang disebut memiliki peluang sekitar 40%. Rieder dikenal sebagai pendukung Bitcoin yang vokal.

“Jika figur seperti Rick Rieder benar-benar memimpin The Fed ke depan, ini bisa menjadi katalis psikologis yang positif bagi pasar kripto. Setidaknya, spekulasi ini membantu menjaga harga Bitcoin agar tidak jatuh lebih dalam di tengah ketidakpastian global,” kata Fahmi.

Melihat perkembangan sentimen di pasar, menurut Fahmi, investor perlu bersikap semakin selektif. Lonjakan harga emas yang ekstrem menjadi sinyal lemahnya kepercayaan pasar terhadap kekuatan dollar AS dalam jangka panjang.

Bagi investor Indonesia, sarannya, diversifikasi ke aset non-fiat seperti komoditas utama, Bitcoin atau aset kripto berlikuiditas tinggi, serta saham global dengan fundamental solid, menjadi semakin krusial untuk menjaga nilai kekayaan di tengah dinamika global yang semakin kompleks.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Wabah Ebola Bundibugyo di Republik Kongo Kian Meluas, 1.500 Orang Meninggal

Wabah penyakit Ebola Bundibugyo di Republik Demokratik Kongo semakin mengganas, lebih dari 1.500 orang meninggal.

Ramalan Zodiak Besok Senin 3 Agustus 2026, Taurus Paling Beruntung

Yuk, simak ramalan zodiak besok Senin 3 Agustus 2026 soal karier, keuangan, asmara, dan kesehatan 12 zodiak lengkap.

Peringatan Dini BMKG Cuaca Besok (3/8), Hujan Sangat Lebat Masih Guyur Provinsi Ini

BMKG memberikan peringatan dini cuaca besok Senin 3 Agustus 2026 dengan status Siaga hujan sangat lebat dan Waspada hujan lebat di provinsi ini.​

Tak Sekadar Hiburan, Bermain Jadi Ruang Tumbuh Anak

Bermain adalah salah satu cara paling penting bagi anak untuk berlajar, tumbuh, dan terhubung dengan orang lain.

Hasil Taipei Open 2026: Leo/Daniel Juara, Gelar Kedua Sejak Berpasangan Kembali

Hasil Taipei Open 2026 babak final Minggu (1/8), ganda putra Indonesia Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin keluar sebagai juara.

HP Kamera 50MP: Poco M8 Kenalkan Layar AMOLED tembus 3.200 Nits!

Skor AnTuTu Poco M8 sentuh angka 850 ribu untuk gaming. Cek hasil pengujian nyata chipset 4nm dan kecepatan isi daya 45W di sini.   

Serbu Diskon Menarik! Nikmati Kuliner Lezat Promo Pepper Lunch dengan BRI & BCA

Puaskan selera makan Anda dan hemat pengeluaran bersama promo Pepper Lunch, yang berlaku hingga tahun depan khusus pengguna kartu BRI dan BCA.

Spesial Kemerdekaan, Nikmati Pesta Rasa Spesial Lewat Promo Gokana Agustus 2026

Rayakan Hari Kemerdekaan ke-81 RI dengan promo Gokana yang menawarkan paket Bento, Ramen, hingga Teppan lengkap dengan diskon menarik.

Minim Iritasi, Ini 6 Alasan PHA Cocok untuk Eksfoliasi Kulit Sensitif

Apa itu PHA dan manfaatnya untuk kulit sensitif? Ini 6 alasan PHA cocok untuk eksfoliasi kulit sensitif.

Dapur Terasa Membosankan? Ini 9 Hal yang Perlu Disiapkan Sebelum Renovasi

Mau renovasi dapur? Kenali 9 hal penting agar dapur lebih nyaman, fungsional, dan biaya renovasi tetap terkendali.