M O M S M O N E Y I D
InvesYuk

Aset Kripto Jadi Opsi Diversifikasi untuk Dana Pensiun, Begini Strateginya!

Aset Kripto Jadi Opsi Diversifikasi untuk Dana Pensiun, Begini Strateginya!
Reporter: Dupla Kartini  |  Editor: Dupla Kartini


MOMSMONEY.ID - Minat masyarakat, khususnya generasi muda, terhadap investasi alternatif untuk dana pensiun terus bertumbuh, seiring meningkatnya kesadaran pentingnya perencanaan keuangan jangka panjang. Di tengah keterbatasan imbal hasil dari instrumen konvensional, aset digital seperti kripto mulai dipertimbangkan sebagai opsi diversifikasi dalam strategi perencanaan pensiun.

Tren ini tidak terlepas dari perubahan perilaku investor muda yang semakin terbuka terhadap teknologi dan inovasi finansial, serta keinginan untuk mengoptimalkan potensi pertumbuhan nilai aset dalam jangka panjang.

Sebagai kelas aset yang relatif baru, kripto menawarkan sejumlah peluang menarik bagi investor jangka panjang. Salah satunya, potensi pertumbuhan nilai yang tinggi, terutama pada aset kripto dengan fundamental yang kuat dan tingkat adopsi global yang terus berkembang.

Selain itu, aksesibilitas menjadi keunggulan lain, karena investasi kripto dapat dimulai dengan nominal relatif terjangkau melalui platform digital.

Baca Juga: Ini 5 Kripto Top Gainers di saat Pasar Turun, RIVER Jawaranya!

Menurut Resna Raniadi, COO Upbit Indonesia, semakin banyak generasi produktif yang mulai memikirkan dana pensiun sejak dini dan mencari alternatif investasi dengan potensi pertumbuhan jangka panjang. Kripto kerap dilirik karena menawarkan akses yang mudah serta peluang imbal hasil yang menarik, terutama bagi investor yang memahami karakteristik aset digital. 

Namun, investasi kripto memiliki risiko yang perlu dicermati, terutama terkait volatilitas harga serta perkembangan regulasi yang terus berjalan.

Sejalan dengan semakin aktifnya Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dalam menggencarkan edukasi, pengawasan, dan penguatan kerangka regulasi aset digital melalui program "Gencarkan" (Gerakan Nasional Cerdas Keuangan), investor diharapkan dapat semakin memahami risiko serta hak dan kewajibannya.

“Volatilitas menjadi karakteristik utama kripto, sehingga tidak ideal jika dijadikan instrumen tunggal untuk dana pensiun. Investor perlu memahami risikonya dan menghindari keputusan impulsif,” jelas Resna mengutip siaran pers, Senin (26/1).

Di samping itu, kata Resna, penting memastikan aktivitas investasi dilakukan sesuai ketentuan yang berlaku. Investor sebaiknya menggunakan platform yang berizin dan diawasi regulator, serta mengikuti perkembangan regulasi agar investasi dapat dilakukan secara lebih aman.

Baca Juga: Transaksi Kripo di Indonesia Tembus Rp 446,5 Triliun, Pasar Domestik Kian Dewasa

Pendekatan pemanfaatan kripto untuk dana pensiun 

Upbit menekankan pentingnya pendekatan yang bijak dan teredukasi dalam mempertimbangkan kripto sebagai bagian dari perencanaan pensiun. Beberapa praktik terbaik yang dapat diterapkan antara lain:

● Memahami profil risiko pribadi dan tujuan keuangan jangka panjang.

● Mengalokasikan dana kripto secara proporsional dalam portofolio, bukan secara berlebihan.

● Memilih aset kripto dengan fundamental yang jelas dan likuiditas memadai.

● Mengadopsi strategi investasi jangka panjang, bukan spekulasi jangka pendek.

● Terus mengikuti perkembangan regulasi dan meningkatkan literasi aset digital.

Dengan pendekatan yang tepat, kata Resna, kripto dapat berperan sebagai pelengkap dalam perencanaan keuangan jangka panjang, termasuk dana pensiun, selama tetap disertai pemahaman risiko dan pengelolaan yang disiplin.

Selanjutnya: UKM Masuk Sektor Tambang, Modal dan Tata Kelola Jadi Sorotan

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Jangan Boros Renovasi! Inspirasi Dapur Kuno Anda Bisa Modern Hanya dengan 5 Cara Ini

Dapur terasa dingin dan kuno? Cek 5 cara hemat membuat dapur Anda lebih hangat, modern, dan nyaman tanpa renovasi besar yuk.  

4 Basic Skincare untuk Kulit Sensitif, Bantu Kulit Lebih Kuat dan Sehat

Merawat kulit sensitif tidak boleh asal. Berikut 4 basic skincare untuk kulit sensitif yang penting untuk dipakai setiap hari.  

Bukan di Meja Tamu Lo, Lampu Meja Kini Jadi Tren Baru Tahun 2026 di Dapur Modern

Dapur yang kaku kini bisa terasa lebih hidup dan personal. Temukan cara sederhana ubah suasana jadi hangat tanpa renovasi besar.  

Virtual Account Bukan Rekening Asli? Ini Rahasia agar Transaksi Lebih Cepat

Yuk simak penjelasan sederhana tentang virtual account, cara kerja, manfaat, dan alasan pentingnya bagi bisnis di era serba digital ini.  

Hujan Petir di Pagi Hari, Ini Prakiraan BMKG Cuaca Besok (27/1) di Jakarta

Simak prakiraan BMKG cuaca besok Selasa (27/1) di Jakarta hujan petir berpotensi mengguyur sejumlah wilayah di pagi hari.

Elnusa Percepat Jasa Eksplorasi Migas di Indonesia Timur

Saham Elnusa (ELSA) terbang pada hari Senin, 26 Januari 2026. Simak rencana kerja Elnusa di awal tahun 2026 ini.

Aset Kripto Jadi Opsi Diversifikasi untuk Dana Pensiun, Begini Strateginya!

Perlu pendekatan yang bijak dan teredukasi dalam mempertimbangkan kripto sebagai bagian dari perencanaan pensiun.

Ramalan Zodiak Keuangan dan Karier Besok Selasa 27 Januari 2026: Saatnya Kolaborasi

Simak ramalan keuangan dan karier 12 zodiak besok Selasa 27 Januari 2026, membahas peluang kerja, dinamika tim, dan strategi profesional.

Asing Tercatat Net Buy Rp 422 Miliar di Seluruh Pasar, Cek Saham yang Dipilih Asing

Ada transaksi beli Rp 1,43 triliun di pasar negosiasi. Saham apa yang diborong asing pada Senin, 26 Januari 2026?

Atlet Indonesia Lampaui Target Medali di ASEAN Para Games 2025

​Kontingen Indonesia di bawah pimpinan CdM Reda Manthovani berhasil mengumpulkan 392 medali dan finis di posisi ke-2 ASEAN Para Games 2025.