M O M S M O N E Y I D
BisnisYuk

Bisnis Parfum Anak Muda Indonesia di Jepang Usung Misi Sosial

Bisnis Parfum Anak Muda Indonesia di Jepang Usung Misi Sosial
Reporter: Francisca Bertha Vistika  |  Editor: Francisca bertha


KONTAN.CO.ID - Tren bisnis berbasis tujuan atau purpose-driven business semakin menarik perhatian generasi muda, termasuk diaspora Indonesia di luar negeri.

Salah satunya, Royyuda Agusto Ompusunggu, atau akrab disapa Sansan, pemuda asal Indonesia yang membangun bisnis parfum dari Jepang dengan misi sosial yang kuat.

Sansan mendirikan Ario Perfume, merek parfum yang sebagian hasil penjualannya disalurkan untuk membantu anak-anak panti asuhan dan kelompok yang membutuhkan. Ia menekankan bahwa brand ini bukan hanya menjual aroma, tetapi juga mengusung nilai kontribusi.

“Brand ini bukan hanya tentang aroma atau tren, tapi tentang kontribusi. Saya ingin setiap pembeli tahu bahwa mereka ikut berdonasi dan menyebarkan kebaikan,” ujar Sansan dalam keterangannya yang dikutip Senin(19/5).

Di luar aktivitas bisnis, Sansan juga aktif membangun komunitas Nande Nihon Id yang menyediakan kelas daring gratis bagi pemula yang ingin belajar bahasa Jepang.

Baca Juga: Berani Mimpi Besar, Marcell Tee Buktikan Anak Muda Bisa Sukses di Dunia Bisnis

Inisiatif ini telah menjangkau peserta dari berbagai wilayah di Indonesia dan bertujuan membuka akses pendidikan bahasa sebagai bekal studi maupun kerja di Jepang.

Bermodal pengalaman sebagai Putra Persahabatan Sumatera Utara 2021 dan Runner Up Duta Pemuda Sumut 2022, Sansan memadukan pengalaman di dunia modeling dengan kegiatan sosial dan kewirausahaan.

Saat ini ia juga merupakan Brand Ambassador untuk label fesyen Jepang ISAIO HARD TRAVEL WEAR, dan pernah tampil dalam video klip band Repvblik yang mengambil lokasi di Jepang.

“Selagi muda, coba saja. Meski tidak sesuai passion, ilmu itu tetap berharga. Jangan biarkan rasa takut membatasi potensi kita,” pesannya kepada anak muda Indonesia.

Langkah Sansan mencerminkan bagaimana generasi muda diaspora mulai memanfaatkan teknologi, jaringan, dan kreativitas global untuk menciptakan bisnis yang tidak hanya berorientasi pada keuntungan, tetapi juga dampak sosial jangka panjang.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Perempuan UMKM Perlu Perisai Hukum dan Finansial untuk Naik Kelas

Potensi UMKM perempuan di Indonesia sangat besar. Legalitas dan inovasi jadi fondasi agar usaha bisa melesat jadi penggerak ekonomi nasional.

Fokus Anda Mudah Hilang? Ini 5 Pemicu Tak Terduga Konsentrasi Menurun

Sering kehilangan fokus saat bekerja atau belajar? Ternyata, 5 hal ini diam-diam menguras konsentrasi Anda. Kenali pemicunya di sini.  

Generasi Muda Perlu Melek Investasi, Bisa Mulai dari Reksadana

Generasi muda perlu melek investasi yang bisa mereka mulai lewat investasi reksadana dengan Rp 10.000 saja.

5 Pilihan Susu Kolesterol yang Aman, Turunkan Lemak Jahat Tanpa Was-Was

Jangan lagi khawatir minum susu! Pahami 5 jenis susu yang aman dikonsumsi penderita kolesterol tinggi, demi jantung sehat dan hidup lebih baik.

Harga Emas Antam Hari Ini Jumat (24/4) Tidak Berubah

Harga emas Antam di Logam Mulia hari ini Jumat (24/4) tidak mengalami perubahan dari perdagangan sebelumnya.

Promo Solaria Baru, Makan Enak Cuma Rp 12.000 & Diskon Rp 50.000 Pakai Kartu Ini

Pengguna Maybank dan KB Bank wajib tahu! Solaria tawarkan harga Bowl Ayam Rp 12 ribu & diskon Rp 50 ribu. Buruan cek!

Nobel Run 2026 Ajak Masyarakat Gaungkan Setara Satu Lintasan

Dukung anak berkebutuhan khusus dalam beraktivitas, Nobel Run 2026 gaungkan setara satu lintasan di pagelaran lari.

Bukan Cuma Sawit, Ini Penyebab Harga Minyak Goreng Ikut Naik

​Harga minyak goreng naik perlahan sejak awal tahun. Salah satu faktor utamanya adalah mahalnya kemasan plastik imbas konflik Timur Tengah.

Kata CEO SAP soal Masa Depan AI, Software Tak Tergantikan

​CEO SAP Christian Klein mengungkap masa depan AI yang ternyata sangat bergantung pada software, bukan menggantikannya dalam bisnis modern.

7 Pola Hidup Ini Jadi Biang Keladi Penyebab Kanker Ginjal, Segera Ubah Sekarang

Mengonsumsi gula dan garam berlebih adalah penyebab kanker ginjal yang jarang disadari. Temukan 7 pemicu lainnya untuk perlindungan optimal.