M O M S M O N E Y I D
HOME, Keluarga

Bingung Cara Memangkas Tanaman untuk Perawatannya? Simak Tips Ini!

Reporter: Anggi Miftasha  |  Editor: Anggi Miftasha


MOMSMONEY.ID - Dalam merawat tanaman hias, memangkas secara rutin dan berkala merupakan hal yang penting. Hal ini dilakukan untuk berbagai alasan.

Salah satunya adalah membuang daun, batang, atau bunga yang sudah mati atau sakit. Dengan begitu, Anda akan membantu tanaman lain mencegah penularan penyakit.

Kendati demikian, tak banyak yang tahu tentang bagaimana cara memangkas tanaman yang benar untuk perawatan.

Pasalnya, bila dilakukan dengan salah, dapat menyebabkan kegagalan pertumbuhan buah dan menyebabkan tanaman sulit tumbuh kembali. Untuk membantu Anda, berikut beberapa tips memangkas tanaman untuk perawatannya.

Baca Juga: Sulit Membedakan Photos dan Philodendron? Ini Letak Perbedaannya

Waktu Terbaik untuk Melakukan Pemangkasan Tanaman

Pertama-tama, pemangkasan tanaman perlu direncanakan karena masing-masing berpotensi memengaruhi pertumbuhan tanaman.

Oleh karena itu, penting untuk mengetahui kapan sebaiknya memangkas tanmaa karena ada saat-saat baik dan buruk untuk melakukan tugas ini.

Dilansir dari Gardening Know How, waktu terbaik untuk memangkas tanaman dalam ruangan adalah tepat di awal musim tanam.

Untuk sebagian besar tanaman hias, akhir musim dingin (hujan) atau awal musim semi, ketika hari semakin panjang dan tanaman mulai tumbuh adalah waktu terbaik.

Sementara untuk tanaman buah-buahan, perlu dipangkas saat mereka tidak aktif. Jika Anda memotong saat masa tumbuh aktif mereka, ini akan mengakibatkan penurunan yang stabil pada tanaman dan mengarahkan energi menjauh dari cabang yang berbuah.

Selain itu, sebagian besar tanaman tahunan perlu ditebang seluruhnya sebelum atau sesudah musim tanam. Ini akan menarik pertumbuhan baru tanaman muda yang sehat.

Alat yang Digunakan untuk Memangkas Tanaman

Dilansir dari The Spruce, ada beberapa peralatan yang dibutuhkan untuk melakukan perawatan memangkas. Alat-alat ini berupa:

  • Sarung tangan berkebun.
  • Pakaian pelindung.
  • Gunting biasa.
  • Gunting pemangkasan/gunting tangan.
  • Loppers, yakni sejenis gunting yang digunakan untuk memangkas ranting. Bentuknya seperti gunting pemangkas, tetapi ganggangnya lebih panjang.
  • Gergaji tangan. Ini tidak selalu digunakan karena untuk memotong cabang-cabang yang besar dan keras.

Selain itu, perlu diingat untuk mensterilkan terlebih dahulu alat-alat pemotong sebelum digunakan. Ini akan membantu mencegah penyebaran penyakit apa pun.

Anda dapat mensterilkannya dengan larutan pemutih atau air. Lakukan pembersihan ini setiap Anda akan memotong dan setelah memotong. Pastikan juga alat pemangkas yang digunakan tajam, agar Anda memperoleh hasil potongan yang rapi.

Cara Memangkas Tanaman

Pertama, pastikan dulu kondisi tanaman sebelum Anda memulai memangkas. Putuskan cabang mana yang akan dipertahankan dan mana yang harus dibuang berdasarkan kesehatan, bentuk, pola pertumbuhan, dan preferensi pribadi lainnya.

Perhatikan setiap cabang yang tumbuh lebih dari 2 kaki (60,96 cm). Cabang ini tidak akan mungkin berbuah lagi, sehingga Anda dapat memangkasnya.

Pangkas bagian yang kecil dan ringan menggunakan gunting tangan, ranting yang lebih dalam menggunakan loppers, dan gunakan gergaji untuk menghilangkan cabang besar yang mati.

Anda juga dapat menghapus cabang baru yang tidak diperlukan untuk mengalihkan energi dari cabang yang sedang aktif berbuah.

Anda dapat memotong seluruh tanaman menjadi 6-12 inci pertumbuhan atau memangkasnya secara bertahap seiring waktu. Selain itu, pemotongan juga harus meninggalkan permukaan yang halus, tanpa tepi yang kasar atau sobek.

Baca Juga: Ingin Gunakan Pot Tanah Liat untuk Tanaman? Ketahui Kelebihan dan Kekurangannya, yuk!

Secara umum, Anda juga dapat memangkas tanaman berbunga kapan saja. Namun, perhatikan kapan tanaman Anda mekar dan pemangkasan setelah itu akan menghasilkan tampilan bunga yang baik.

Anda dapat memangkas cabang yang mati, lemah, atau sakit setelah mekar bunga memudar.

Untuk tanaman keras non-kayu, Anda dapat melakukan pemangkasan secara teratur sepanjang siklus pertumbuhan untuk perawatan. Terutama untuk bagian-bagian yang mati. Sementara untuk tanaman evergreen, seperti pohon cemara tidak benar-benar perlu dipangkas. Itu dapat menyebabkan tanaman menjadi stres atau rusak.

Evergreen merupakan tanaman yang tidak menggugurkan seluruh daunnya secara serentak pada suatu musim atau kondisi tertentu.

Kendati demikian, tanaman cemara tetap dipotong saat menjadi pagar tanaman atau agar bercabang, sehingga menjadi lebih penuh. Ini membutuhkan pemangkasan minimal yang penuh perhatian selama musim tanam.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

7 Kebiasaan yang Menyebabkan Gula Darah Naik di Malam Hari

Ada beberapa kebiasaan yang menyebabkan gula darah naik di malam hari, lo. Yuk, intip pembahasannya di sini!

Hasil Thailand Open 2026: Ada Thalita, Enam Wakil Indonesia Melangkah ke 16 Besar

Hasil Thailand Open 2026 Babak 32 Besar hari kedua, Rabu (13/5), enam wakil Indonesia melangkah ke 16 besar dari 10 wakil yang berlaga.

6 Rahasia Tersembunyi Manfaat Mewarnai bagi Kesehatan Orang Dewasa

Bukan cuma anak-anak, mewarnai terbukti tingkatkan mindfulness dan atasi stres pada orang dewasa. Cari tahu manfaat lengkapnya!

Foto Makin Estetik, Ini Tips Foto dengan Kamera Vintage ala Shopee

Shopee memberi tips foto dengan kamera vintage supaya hasil foto semakin estetik.                    

Bitcoin Bertahan di US$ 80.000 saat Pasar Saham AS Terimbas Data Inflasi

Bitcoin tidak bergerak mengekor indeks saham di Wall Street, melainkan lebih searah dengan yield US Treasury.

Kebiasaan Mental Warren Buffett yang Bikin Finansial Anda Lebih Stabil

Cara berpikir Warren Buffett soal disiplin, uang, dan kesabaran kini makin relevan untuk masyarakat Indonesia di era ekonomi serba cepat.​

Tren Kaca Patri Kembali Populer, Ini Cara Buat Rumah Terlihat Artistik dan Modern

Kaca patri kembali jadi tren rumah 2026 karena membuat hunian terasa hangat, estetik, artistik, dan penuh karakter.​

Kenapa Orang yang Rajin Bekerja Tetap Sulit Kaya? Ini 10 Penyebab Jarang Disadari

Banyak orang bekerja keras tiap hari, tetapi kondisi finansial tetap stagnan. Ini penyebab sering tidak disadari. Catat ulasan berikut ini, ya.​  

12 Cara Menyelamatkan Keuangan saat Ancaman Resesi Mulai Terasa

Ancaman resesi dan biaya hidup naik bikin banyak orang cemas. Ini 12 cara menjaga keuangan tetap aman di tengah kondisi ekonomi sulit.​

Tren Dapur Kuning Mentega Bikin Rumah Terlihat Hangat, Estetik, dan Fungsional

Tren dapur kuning mentega 2026 bikin rumah terasa hangat, estetik, nyaman, dan tampil lebih fungsional untuk keluarga modern.​