M O M S M O N E Y I D
Keluarga

Bikin Cepat Rusak, Ketahui 7 Jenis Makanan yang Tak Boleh Dihaluskan dalam Blender

Penulis: Raissa Yulianti  |  Editor: Raissa Yulianti


MOMSMONEY.ID - Siapa bilang blender berguna untuk segala makanan? Ada beberapa jenis makanan yang ternyata tak boleh dihaluskan dalam blender, loh!

Blender memang salah satu alat serba guna. Namun blender tak didesain untuk segala jenis bahan makanan. Blender dirancang khusus untuk membuat minuman seperti jus, smoothie, hingga milkshake.

Nah berikut ini MomsMoney hadirkan beberapa jenis makanan yang tak boleh dihaluskan dalam blender. Melansir dari Times of India dan Kompas, berikut selengkapnya!

Baca Juga: Pilih Kentang yang Bagus, Ikuti 6 Cara Menyimpan Kentang agar Tak Mudah Busuk

Kentang

Cara Memilih dan Menyimpan Kentang
Cara Memilih dan Menyimpan Kentang

Kentang bisa diolah jadi berbagai jenis makanan, kecuali dihaluskan dalam blender.

Kentang yang dihaluskan dalam blender berpotensi melepaskan lebih banyak kandungan pati akibat terkena gerakan pisu dari blender yang bergerak cepat. Padahal, kentang biasa juga sudah mengandung banyak pati.

Jika hal ini terjadi, maka kentang malah akan jadi mengental dan super lengket sehingga mengakibatkan pisau blender sulit untuk berputar. Blender juga akan sulit dibersihkan.

Baca Juga: Aman dan Matang Sempurna, Ikuti 6 Tips Mengolah Daging Pakai Cast Iron Skillet

Makanan panas

Anda pasti tak mau, kan, blender yang sedang Anda pakai meledak dan menumpahkan segala isinya? Kalau begitu, hindari memasukkan semua jenis makanan panas ke dalam blender.

Makanan panas yang dihaluskan dalam blender akan menghasilkan begitu banyak uap sehingga menimpulkan tekanan yang besar dari dalam blender. Jika tak segera dihentikan, maka blender akan meledak dan isi makanan akan tumpah ke segala arah.

Tentu ini akan berisiko menimbulkan luka bakar, terlebih jika makanan tersebut baru saja dipanaskan hingga mendidih.

Rempah & bumbu berbau

blender
blender

Baca Juga: 5 Tips Simpan Sayur Tanpa Kulkas, Kesegaran Sayuran Tetap Terjaga!

Kebanyakan orang Indonesia sering memasukkan bumbu masakan hingga rempah yang berbau menyengat ke dalam blender. Alasannya simple, karena tak mau ribet jika harus mengulek semua rempah tersebut.

Mulai sekarang hentikan aktivitas tersebut. Memasukkan makanan atau rempah berbau ke dalam blender hanya akan membuat blender jadi bau serta sulit dihilangkan.

Jika ingn menghaluskan bumbu & aneka rempah menyengat, disarankan untuk menggunakan food processor yang memang didesain khusus untuk menghaluskan bumbu dengan berbagai tingkat kehalusan.

Makanan beku

Jika tak ingin pisau blendermu patah dan tak bisa digunakan kembali, mulai sekarang hentikan kebiasaan menghaluskan aneka makanan beku yang bertekstur super keras ke dalam blender.

Jadi jika ingin membuat jus atau smoothie dari bahan buah-buahan, hindari menggunakan buah beku yang masih keras. Disarankan untuk membiarkan buah tersebut hingga berada di suhu ruang/normal, kemudian barulah diblender.

Baca Juga: Perbedaan Blender vs Food Processor, Mana Hasil yang Lebih Baik untuk Makanan?

Adonan

Malas menguleni adonan? Beberapa orang mencoba melakukan cara praktis dengan menguleni adonan menggunakan blender. Padahal, cara ini tak membantu sama sekali.

Pada kenyataannya, blender dirancang khusus hanya untuk membuat minuman, bukan makanan, terlebih jika teksturnya sangat padat.

Biji kopi

Biji Kopi
Biji Kopi

Ingin menggiling biji kopi tapi tak punya alatnya? Jangan sesekali mencoba menggunakan blender, ya.

Ukuran biji kopi yang besar jika harus diblender maka akan membuat tekstur biji yang dihaluskan tak akan merata. Disarankan untuk membeli grinder kopi jika ingin menghaluskan biji langsung.

Baca Juga: 5 Tips Baking Ala Profesional yang Hanya Diajarkan di Sekolah Kuliner

Jahe

Jahe yang merupakan salah satu makanan yang mengandung serat tinggi disarankan untuk tidak dihaluskan dalam blender.

Jika memaksa untuk diblender, maka jahe dan sederet makanan lainnya akan mengeluarkan serat panajang semacam benang yang tentu tak akan enak jika dikonsumsi.

Itulah berbagai jenis makanan yang tak boleh dihaluskan dalam blender. Semoga bermanfaat!

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Garmin Run 2026 Jadi Ruang Pelari Bertumbuh, dari 5K hingga Half Marathon

​Garmin Run Indonesia 2026 mengajak 8.000 pelari menikmati proses berkembang, dari langkah pertama hingga menuntaskan half marathon.

Mahasiswa Ternyata Bisa Jadi Peneliti Sebelum Lulus, Ini Contohnya

​Belum lulus kuliah, mahasiswi i3L University Bianca Haidi sudah mengembangkan riset di sejumlah negara.

Roemah Koffie Luncurkan Kopi Bercitarasa Fruity dan Juicy Bertajuk Cing Cangkeling

Roemah Koffie meluncurkan premium roasted coffee beans terbaru yang bertajuk Cing Cangkeling, kopi single origin yang berasal dari Mandalagiri. 

Spotify Rilis Pengaturan Baru biar Musik Anak Tak Pengaruhi Rekomendasi Orang Tua

Fitur baru Spotify memungkinkan orang tua menjaga musik anak dan keluarga agar tidak memengaruhi rekomendasi personal mereka.

Promo Alfamidi Ngartis 16-30 September 2026, Beli 1 Gratis 1 Pepsodent Aneka Varian

Cek promo Alfamidi Ngartis periode 16-30 September 2026 untuk belanja Beli 1 Gratis 1 dan Beli 2 Gratis 1.

Vitamin B Complex Punya Efek Luar Biasa: Risiko Gula Darah Turun 11%

Asupan vitamin Complex, khususnya B6 mampu menekan risiko diabetes hingga 11%. Simak aturan konsumsi vitamin B complex yang tepat agar tak keliru.

Pakai Softlens Jangan Asal, Ini Tips dari Pinkrabbit Lens​

Cara merawat dan menggunakan softlens menjadi faktor penting agar tetap nyaman saat dipakai beraktivitas.​

Bahaya Kolesterol Tinggi saat Hamil Picu Preeklamsia, Bumil Wajib Waspada

Pengelolaan kolesterol saat hamil tidak boleh sembarangan. Intip langkah aman dari dokter untuk cegah komplikasi persalinan.

Cukupi Kebutuhan Air Minum, Dehidrasi Berdampak Buruk pada Penyakit Asam Urat

Ginjal menyaring 70% asam urat tubuh, tetapi butuh cukup cairan. Simak jenis minuman terbaik untuk cegah serangan nyeri asam urat Anda.

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Jadi Rp 2.628.000 per Gram, Buyback Melonjak Rp 25.000

Harga emas Antam naik Rp 5.000 menjadi Rp 2.628.000 per gram, sementara buyback melonjak Rp25.000 per gram.