MOMSMONEY.ID - Tren olahraga lari yang terus berkembang membuat semakin banyak masyarakat menjadikannya bagian dari gaya hidup sehari-hari. Aktris sekaligus pelari Febby Rastanty punya tips konsisten berlari di tengah jadwal yang padat.
Fabby menjadi salah satu yang merasakan manfaat olahraga lari, tidak hanya untuk menjaga kebugaran, tetapi juga sebagai sarana melepas penat di tengah kesibukan.
Menurut Febby, salah satu alasan ia menyukai lari adalah fleksibilitasnya dibandingkan dengan olahraga lain yang membutuhkan lawan main, jadwal tertentu, atau penyewaan fasilitas.
“Lari itu lumayan egois dalam arti yang positif. Jadwalnya bisa kita atur sendiri. Kalau olahraga lain seperti tenis, badminton, atau padel, kan, harus ada partner, harus booking lapangan, jadi ada komitmen dengan orang lain,” ujarnya di Jakarta, Sabtu (30/5/2026).
Baca Juga: 6 Tips Bikin Kecepatan Lari Anda Melesat Cepat
Bagi mantan personel girlband Blink itu, lari bisa dilakukan kapan saja dan di mana saja selama ia membawa perlengkapan yang diperlukan. Kesibukan syuting yang sering membawanya ke berbagai lokasi justru tidak menjadi penghalang untuk tetap berolahraga.
“Aku lagi syuting di gunung, di pantai, atau di mana pun, yang penting bawa sepatu dan baju lari, aku bisa lari. Misalnya, ada waktu senggang sore hari sebelum lanjut syuting malam, aku bisa langsung lari,” katanya.
Fleksibilitas tersebut membuatnya lebih mudah menjaga konsistensi olahraga. Jika sedang merasa lelah atau membutuhkan waktu istirahat, ia juga tidak merasa terbebani karena tidak harus membatalkan janji dengan orang lain.
Baca Juga: 5 Manfaat Lari Marathon, Bisa Bikin Panjang Umur dan Jantung Sehat
Selain praktis, Febby mengaku lari juga menjadi momen untuk menikmati waktu sendiri. Ia hampir selalu berlari seorang diri sambil mendengarkan musik atau podcast.
“Aku biasanya lari sendiri. Sambil dengar lagu, podcast, kadang juga sambil ngobrol sama diri sendiri dan kontemplasi. Buat aku memang benar-benar healing,” ungkapnya.
Untuk pelari yang ingin mengikuti lomba jarak jauh seperti maraton, Febby menekankan pentingnya mengikuti program latihan secara disiplin. Menurutnya, persiapan yang baik menjadi kunci untuk menghindari cedera sekaligus mencapai target performa.
“Kalau untuk maraton sudah pasti harus latihan sesuai program. Ada jadwal latihan yang harus diikuti setiap harinya,” ujarnya.
Baca Juga: Panduan Persiapan Maraton Lengkap biar Lari Aman dan Optimal Sampai Finish
Selain latihan, ia juga memiliki cara tersendiri untuk menambah semangat sebelum berlari, yakni memilih outfit olahraga yang nyaman dan menarik.
“Salah satu yang menyenangkan dari olahraga itu cari outfit yang matching. Kadang bikin lebih semangat lari, apalagi bonusnya bisa dapat foto-foto yang bagus terus bisa di-posting,” katanya sambil tertawa.
Meski demikian, menjaga rutinitas lari bukan tanpa tantangan. Menurut Febby, manajemen waktu menjadi kendala utama, terutama karena jadwal pekerjaannya yang padat.
Ia mengatakan, jika berencana berlari pada pagi hari, maka kualitas tidur pada malam sebelumnya harus diperhatikan. Kurang tidur dapat membuat sesi latihan menjadi tidak optimal.
Baca Juga: 5 Cara Memilih Sepatu Lari yang Tepat agar Tidak Mudah Cedera
Tantangan lain adalah cuaca Jakarta yang panas dan lembap. Karena itu, Febby lebih memilih berlari pada pagi hari untuk menghindari terik matahari yang dapat menguras energi lebih cepat.
“Biasanya aku lari lebih pagi karena kalau sudah makin siang, cuacanya makin panas dan larinya jadi lebih berat,” tuturnya.
Soal musik, Febby menyesuaikannya dengan jenis latihan yang sedang dijalani. Terkadang ia memilih lagu-lagu galau untuk menemani lari santai, namun saat membutuhkan ritme yang lebih cepat, ia akan mendengarkan lagu dengan beat yang lebih energik.
“Kalau lagi latihan tertentu biasanya pilih lagu yang lebih uplifting dan beat-nya cepat supaya pace tetap terjaga dan enggak overpace,” kata Febby.
Bagi Febby, kunci utama menjaga kebiasaan berlari adalah menemukan cara agar aktivitas tersebut tetap terasa menyenangkan. Dengan begitu, olahraga tidak lagi menjadi beban, melainkan bagian dari rutinitas yang dinantikan setiap hari.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News