M O M S M O N E Y I D
InvesYuk

Bersiap Hadapi Volatilitas IHSG, Ini Saran dan Rekomendasi Saham untuk Investor (6/4)

Bersiap Hadapi Volatilitas IHSG, Ini Saran dan Rekomendasi Saham untuk Investor (6/4)
Reporter: Sanny Cicilia  |  Editor: Sanny Cicilia


MOMSMONEY.ID - Berbagai sentimen negatif menyelimuti bursa saham Indonesia. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) masih berpotensi tertekan hari ini, Senin, 6 April 2026. 

Kepala Riset Kiwoom Sekuritas Indonesia Liza Camelia Suryanata menjelaskan, pasar saat ini bertahan di tengah masalah minyak mentah, risiko eskalasi Iran-AS kian tajam. IHSG juga terancam turun terkait MSCI. 

Jelang libur akhir pekan lalu, IHSG ditutup dengan penurunan 2,19% ke level 7.026,78 pada Kamis (2/4).

Menurut Liza,  sentimen global sepenuhnya dikunci oleh dinamika Selat Hormuz, yang menjadi jalur sekitar 20% oil global dengan pasar bergerak mengikuti ekspektasi buka/tutup jalur ini. 

Trump menegaskan tidak ada gencatan senjata dalam waktu dekat dan siap eskalasi militer, sementara Iran-Oman mulai diskusi pengaturan trafik, menciptakan tarik-menarik narasi de-eskalasi vs eskalasi. 

Fokus utama minggu lainnya adalah inflasi dan data kinerja emiten. Selain itu, pasar menunggu sejumlah data pengeluaran ritel AS, FOMC meeting minutes, serta data produk domestik bruto (PDB) kuartal IV-2025. 

Dengan harga bensin di atas US$ 4 per balon, data inflasi AS Maret yang diperkirakan naik 1% dibanding Februari, akan memperlihatkan harga energi segera tergambar di angka inflasi. 

Sentimen MSCI

Di Indonesia, OJK bersama BEI dan KSEI telah merampungkan empat agenda utama reformasi transparansi pasar modal untuk meningkatkan kredibilitas dan memenuhi standar global, termasuk terkait MSCI. Kebijakan tersebut mencakup pembukaan data kepemilikan saham di atas 1%, implementasi High Shareholding Concentration (HSC), klasifikasi investor hingga 39 tipe, serta kenaikan minimum free float menjadi 15%. 

BEI merilis daftar 9 saham dengan high shareholding concentration (HSC) atau kepemilikan di atas  95% per 31 Maret 2026. Saham-saham itu LUCY (95,47%), AGII (97,75%), SOTS (98,35%), IFSH (99,77%), MGLV (95,94%), ROCK (99,85%), RLCO (95,35%), DSSA (95,76%), dan BREN (97,31%)

Pengumuman HSC ini sebagai langkah transparansi untuk membantu investor menilai risiko likuiditas dan pergerakan harga. 

BEI menegaskan status HSC tidak otomatis melanggar aturan free float, namun tetap menjadi indikator penting bahwa kepemilikan saham sangat terkonsentrasi pada kelompok tertentu. 

Emiten dalam daftar ini didorong untuk meningkatkan porsi kepemilikan publik, dengan kemungkinan evaluasi ulang dan pencabutan status HSC setelah distribusi saham membaik, meskipun saat ini belum ada notasi khusus yang diberikan oleh Bursa.

Liza menjelaskan, ada kemungkinan MSCI akan mempertimbangkan saham-saham yang keluar di daftar HSC, untuk dikeluarkan dari indeks. Sementara itu, saham dengan bobot besar seperti BREN dan DSSA yang masuk daftar HSC, berpeluang memberikan pengaruh besar pada pergerakan pasar secara keseluruhan hari ini. 

Dengan demikian, dia mengingatkan investor untuk menghadapi volatilitas tinggi  dengan risiko IHSG kembali uji support psikologis 7.000 hingga 6.920. Jika level ini ditembus, maka bisa meluncur ke arah 6.650. 

Ide trading

Di tengah potensi volatilitas IHSG, Liza menyarankan investor untuk Hold, wait and see. "Kurangi posisi jika memungkinkan," ujar Liza. 

berikut sejumlah saham yang bisa dipertimbangkan investor. Tapi, rekomendasi teknikal ini bukan ajakan untuk membeli atau menjual saham tertentu. 

1. INDY

Entry Buy : 3,320 – 3,410

Target Price : 3,520 – 3,620

Support    : 3,280 – 3,320

Cut loss : 3,260

2. LSIP

Entry Buy : 1,450 – 1,485

Target Price : 1,530 – 1,575

Support    : 1,430 – 1,450

Cut loss : 1,420

3. MAPI

Entry Buy : 1,270 – 1,305

Target Price : 1,345 – 1,385

Support    : 1,255 – 1,270

Cut loss : 1,245

4. TLKM

Entry Buy : 3,050 – 3,130

Target Price : 3,230 – 3,320

Support    : 3,010 – 3,050

Cut loss : 2,990

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Atur Kamar Tidur dan Ruang Transisi agar Lebih Fungsional

IKEA menghadirkan inspirasi penataan dan solusi penyimpanan yang membantu kamar tidur tetap nyaman digunakan, meski fungsinya terus berkembang.

Pameran PRO AVL Indonesia 2026 Dibuka, Ada Kompetisi Vokal hingga Drum Battle

​Tak hanya untuk pelaku industri, pameran ini juga menghadirkan beragam hiburan dan program edukasi bagi masyarakat.

Makin Banyak Bisnis Andalkan AI, Kepatuhan Kini jadi Tantangan Baru

​Veranthios menggandeng PT Digivla Indonesia untuk menghadirkan solusi tata kelola AI bagi perusahaan di Indonesia.

Ranking Harga Buyback Emas Hari Ini, Galeri 24 Masih yang Tertinggi

Harga buyback emas hari ini bergerak bervariasi, dengan Galeri 24 tetap memimpin daftar harga buyback emas tertinggi.

Oona Catat Kenaikan 107,6% Asuransi Perjalanan ke Schengen, Liburan Makin Matang

Perjalanan internasional yang semakin kompleks mendorong wisatawan Indonesia mempersiapkan perlindungan sejak tahap perencanaan.

Fundamental Indonesia Tetap Kuat, AI dan Hilirisasi jadi Katalis Pertumbuhan Ekonomi

Perkembangan AI, pergeseran rantai pasok global, dan meningkatnya permintaan mineral strategis membuka peluang pertumbuhan ekonomi Indonesia.

Harga Emas Dunia Turun Tipis Jelang Keputusan Suku Bunga The Fed

Harga emas turun di tengah pasar swap menyiratkan 40% kemungkinan kenaikan 25 bps, tingkat ketidakpastian yang luar biasa tinggi. 

GENTLY Baby Hadirkan Cera-Care Biome Technology, Formula Lengkap Kulit si Kecil

Teknologi ini dirancang untuk membantu menjaga kesehatan skin barrier sekaligus mendukung keseimbangan mikrobioma pada kulit

XLSMART Gandeng ZTE Perkuat Jaringan 5G dan FWA Berbasis AI

Kemitraan ini akan mempercepat komersialisasi FWA, mengembangkan peluang broadband baru, serta membantu memaksimalkan nilai investasi 5G XLSMART.

Cara Membuat Pohon Jeruk Bisa Ditanam dalam Pot, jadi Tanaman Hias di Teras

Menanam pohon jeruk dalam pot butuh trik khusus. Ganjal dasar pot setidaknya setengah inci agar akar tidak cepat membusuk.