MOMSMONEY.ID - Jadi pertanyaan, benarkah kolesterol tinggi menyebabkan sakit kepala?
Kolesterol tinggi memang sudah lama dikenal sebagai salah satu faktor risiko dari berbagai masalah kesehatan serius. “Dampak kolesterol tinggi biasanya muncul secara perlahan dan menumpuk seiring waktu,” jelas ahli jantung, Dr. Luke Laffin, MD.
“Karena itu, penting untuk menanganinya dengan serius. Jika dibiarkan, kolesterol tinggi dapat meningkatkan risiko stroke, serangan jantung, dan pengerasan arteri atau aterosklerosis. Inilah yang paling menjadi perhatian utama,” tambahnya.
Seseorang yang memiliki kadar kolesterol tinggi sering mengalami sakit kepala atau pusing. Pertanyaannya, benarkah kolesterol tinggi menyebabkan sakit kepala?
Untuk memahami kaitan antara kolesterol dan sakit kepala, MomsMoney akan membahasnya di sini.
Baca Juga: Berapa Kadar Kolesterol Normal Wanita Usia 40 Tahun? Cek di Sini
Benarkah Kolesterol Tinggi Menyebabkan Sakit Kepala?
Melansir dari Cleveland Clinic, hingga kini belum ada bukti medis yang benar-benar membuktikan bahwa kolesterol tinggi langsung menjadi penyebab sakit kepala. Meski begitu, ada sejumlah penelitian yang menemukan adanya kemungkinan kaitan antara kadar kolesterol dan migrain.
Salah satu penelitian tahun 2015 menunjukkan bahwa penderita migrain parah cenderung memiliki kadar kolesterol total dan LDL (kolesterol jahat) yang lebih tinggi. Setelah menjalani pengobatan selama tiga bulan dan gejala migrainnya berkurang, kadar kolesterol mereka juga ikut menurun. Namun, penelitian ini hanya melibatkan 52 orang, sehingga terlalu kecil untuk dijadikan kesimpulan umum.
Penelitian lain pada tahun 2011 juga menemukan hasil serupa. Orang dengan migrain disertai aura memiliki kadar kolesterol dan trigliserida lebih tinggi dibandingkan orang tanpa migrain. Akan tetapi, penelitian ini hanya dilakukan pada kelompok lansia, sehingga hasilnya belum tentu berlaku untuk usia lainnya.
Dengan kata lain, hubungan antara kolesterol tinggi dan sakit kepala masih sebatas keterkaitan, bukan penyebab langsung. Belum ada bukti kuat yang memastikan kolesterol tinggi benar-benar menimbulkan migrain atau sakit kepala.
Selain itu, gaya hidup yang menyebabkan kolesterol tinggi juga sering berkaitan dengan faktor lain yang bisa memicu sakit kepala, misalnya pola makan tidak sehat, jarang berolahraga, dan stres. Makanan tinggi lemak jenuh maupun lemak trans bukan hanya meningkatkan kolesterol, tetapi pada sebagian orang juga bisa memicu migrain.
Baca Juga: Ini 13 Cara Alami Turunkan Kadar Kolesterol yang Tinggi dalam Darah
Jadi, benarkah kolesterol tinggi menyebabkan sakit kepala?
Jawabannya, belum terbukti secara pasti. Memang ada penelitian yang menunjukkan hubungan keduanya, tetapi belum cukup kuat untuk disimpulkan sebagai sebab-akibat.
Jika Anda memiliki kolesterol tinggi dan sering sakit kepala, sebaiknya jangan langsung menghubungkannya. Lebih baik periksakan diri ke dokter untuk mendapatkan evaluasi menyeluruh agar tahu penyebab pastinya dan cara penanganan yang tepat.
Dengan menjaga pola makan sehat, rutin berolahraga, serta mengelola stres, Anda bisa menurunkan risiko kolesterol tinggi sekaligus mengurangi kemungkinan sakit kepala akibat gaya hidup yang tidak seimbang.
Selanjutnya: Gaji UMR Tapi Ingin Menabung untuk Naik Haji, Ini Tips dari Perencana Keuangan
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News