M O M S M O N E Y I D
InvesYuk

Rekor Lagi, Harga Emas Naik Mendekati US$ 4.200 per troi ons

Rekor Lagi, Harga Emas Naik Mendekati US$ 4.200 per troi ons
Reporter: Dupla Kartini  |  Editor: Dupla Kartini


MOMSMONEY.ID - Harga emas hari ini di pasar global terus melaju hingga memperbarui rekor tertinggi alias all time high. 

Mengutip Bloomberg, Selasa (14/10), harga emas spot mencapai level tertinggi US$ 4.149,82 per troi ons pada pukul 08.27 WIB, sebelum sedikit melandai.

Harga emas hari ini lanjut naik 1%, setelah kemarin untuk pertama kalinya menembus level US$ 4.100 per troi ons. Emas melonjak didorong oleh pembelian aset safe haven karena ketegangan perdagangan AS-China muncul kembali. Ekspektasi pemangkasan suku bunga Federal Reserve akhir bulan ini semakin meningkatkan permintaan emas.

Baca Juga: Harga Emas Ukir Rekor Tertinggi Baru, Lampaui US$ 4.065 per troi ons

Sejumlah bank dan institusi global telah mengerek target harga emas. Teranyar, Societe Generale menaikkan target harga emas akhir 2026 menjadi US$ 5.000 per troi ons.

"Dengan arus masuk ke ETF yang tetap kuat dan pembelian bank sentral diperkirakan akan kuat, kami merasa yakin dan terdorong untuk memperbarui target harga. Laju aliran masuk telah melampaui asumsi awal kami," kata analis Michael Haigh dan Ben Hoff, mengutip Bloomberg, hari ini.

Sebelumnya, Bank of America Global Research pada Senin, meningkatkan prospek harga emas tahun 2026 menjadi US$ 5.000 per troi ons, dengan harga rata-rata sekitar US$ 4.400.

Bank tersebut melihat risiko koreksi dalam waktu dekat, tetapi masih memperkirakan kenaikan lebih lanjut pada 2026. "Melihat tahun 2026, peningkatan permintaan investasi sebesar 14%, serupa dengan yang kita lihat tahun ini, dapat mengangkat harga emas ke US$ 5.000," tulis BofA, mengutip Reuters.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Kris+ Rayakan Ulang Tahun, Tebar Promo dan Reward

Pengguna Kris+ berkesempatan mendapatkan hingga delapan miles per dolar Singapura, voucher diskon 50%, serta hadiah  selama Oktober 2026.

Rupiah Bertahan di Rp 18.000 atau Tembus Rp 18.200, Ini 5 Indikator Penentu

Analis EBC Financial Group mencermati lima indikator penentu arah rupiah, mulai dari harga minyak, arus modal asing hingga intervensi BI.  

Ini Tip Pengobatan dan Pencegahan Agar Suara Yang Hilang Kembali Bergema

Suara hilang bagi pekerja yang mengandalkan pita suara tentu menjadi persoalan, berikut ini langkah pengobatan dan pencegahannya.

5 Cara Mengatasi Badan Lemas saat Diet agar Tetap Bertenaga Sepanjang Hari

Ingin diet berhasil tanpa tersiksa rasa lemas? Terapkan cara mengatasi badan lemas berikut ini agar tubuh tetap bugar dan berenergi.

Kenali Amylophagia: Ini 5 Dampak Buruk Makan Tepung Terigu Mentah untuk Kesehatan

Ketahui alasan medis mengapa makan tepung terigu dalam kondisi mentah sangat berbahaya bagi saluran pencernaan dan kesehatan secara keseluruhan.

Ada 6 Tokenized Stocks Baru dari Tokocrypto, Cek yuk

Tokenized stocks memberikan eksposur terhadap underlying asset dan bukan merupakan kepemilikan langsung atas saham atau ETF yang mendasarinya.

Rekomendasi Pilihan Obat Influenza Tipe A yang Efektif Percepat Proses Penyembuhan

Kenali berbagai rekomendasi obat influenza tipe A mulai dari antivirus hingga pereda gejala untuk bantu tubuh pulih lebih cepat.

IHSG Berbalik Naik ke 6.036 pada Jumat (2/10), Cek Saham Top Gainers

IHSG pada Jumat ditutup menguat meskipun asing mencatat jual bersih alias net sell Rp 1,17 triliun. 

Update Harga Buyback Emas Hari Ini: UBS Naik, Antam Masih Tertinggi Rp 2.38 Juta

Emas UBS mencatat kenaikan harga buyback paling besar hari ini, sementara Antam turun, tetapi masih yang tertinggi.

Bank Indonesia Kurangi Intervensi Spot, Efektif Menjaga Rupiah?

Bank Indonesia menggeser strategi intervensi di pasar untuk menjaga nilai tukar rupiah terhadap dollar, sekaligus menghemat cadangan devisa.