MOMSMONEY.ID - IKEA memberikan tujuh cara sederhana yang dapat membantu membuat kegiatan WFH terasa lebih tenang, nyaman, dan tetap produktif.
Kebijakan Work from Home (WFH) atau kerja dari rumah kembali mencuri perhatian setelah pemerintah menetapkan pola kerja fleksibel bagi aparatur sipil negara (ASN) setiap hari Jumat.
Namun, bagi banyak pekerja di Indonesia, WFH sudah menjadi bagian dari ritme hidup sejak beberapa tahun terakhir. Ada kantor yang menetapkan WFH di awal minggu untuk meredakan monday blues, ada juga yang WFH di hari Jumat karena beban pekerjaan yang lebih ringkas.
Bagi sebagian orang, tantangan WFH bukan hanya ketersediaan ruang, tetapi ritme rumah yang hidup seperti anak yang butuh ditemani, lalu-lalang anggota keluarga, aktivitas domestik, hingga kebisingan sehari-hari.
Menurut Melina Ardianti Hadiatmodjo, Interior Design Manager IKEA Indonesia, kebiasaan bekerja dari rumah saat ini berbeda jauh dari masa pandemi.
“Dulu WFH muncul karena keharusan, jadi apa pun bisa dijadikan ruang kerja dadakan. Sekarang WFH lebih seperti bonus yang datang sekali-sekali, sehingga perlu menyesuaikan ritme rumah, bukan memaksa rumah mengikuti pola kantor,” ujar Melina dalam keterangan tertulis, Rabu (1/4).
Melina menambahkan, banyak keluarga sebenarnya sudah menemukan titik kerja mereka sendiri, di meja belajar anak, dekat jendela, atau di area yang bisa diberi tirai sebagai pembatas. Namun, menurutnya, ada hal-hal dasar yang tetap penting diingat.
“Yang sering terlupa adalah kenyamanan jangka panjang. Hindari bekerja di tempat tidur karena tubuh akan mudah merasa mengantuk, pastikan posisi duduk ditopang dengan baik, dan tambahkan penopang sederhana seperti cushion atau meja lipat bila diperlukan,” jelasnya.
Tidak kalah penting, cek juga apakah kursi dan meja di rumah cukup mendukung aktivitas kerja.
Baca Juga: WFH Kelihatan Hemat? Padahal Bisa Bikin Uang Cepat Habis Tanpa Kamu Sadari Lo
Dengan pola kerja yang semakin fleksibel, menata ruang agar mendukung fokus dan kenyamanan menjadi semakin penting.
Tentukan sudut kerja yang paling mendukung fokus
Tidak semua orang punya ruangan khusus untuk bekerja, dan itu wajar. Yang penting adalah menemukan titik di rumah yang benar-benar membantu kamu fokus. Bisa sudut kecil di ruang keluarga, area dekat jendela, atau meja yang biasanya hanya dipakai menaruh dekorasi.
Dengan kursi yang nyaman dan pencahayaan yang tepat, sudut kecil seperti ini bisa bekerja seefektif meja kantor. Bila ruang terbatas, pilih area yang mudah dibereskan di akhir hari supaya rumah tetap terasa seperti rumah, bukan kantor yang pindah alamat.
Buat pembeda sederhana antara area kerja dan area santai
Banyak rumah menggabungkan ruang makan, ruang keluarga, dan ruang kerja dalam satu area besar. Adanya pembeda kecil dapat membantu otak untuk “ganti mode”. Karpet kecil, meja lipat, atau bahkan perubahan arah duduk bisa membantu memberi batas visual.
Bila semua ruangan terasa menyatu, kunci utamanya adalah ritual bereskan alat kerja setiap selesai. Sederhana tapi sangat membantu memisahkan waktu kerja dan waktu pribadi.
Gunakan pencahayaan yang membantu konsentrasi
Cahaya alami selalu menjadi pilihan terbaik, tapi tidak semua sudut rumah punya akses yang cukup. Bila bekerja di area yang agak gelap, cukup tambahkan lampu meja atau lampu lantai sederhana.
Arah cahaya yang bisa diatur akan mengurangi silau pada layar, terutama bila bekerja di meja makan atau sofa. Pencahayaan yang tepat bukan hanya membuat ruangan lebih terang, tapi juga membangun suasana kerja yang lebih tenang dan fokus.
Baca Juga: Lima Inspirasi Praktis dari IKEA untuk Dapur Lebih Rapi
Atur posisi duduk agar tubuh tidak mudah lelah
Bekerja dengan nyaman tidak selalu membutuhkan kursi kantor khusus. Banyak orang bekerja di sofa, bangku panjang, atau bahkan lantai dengan meja lipat. Tidak masalah, selama ada penopang punggung dan posisi duduk tidak membuat tubuh kaku.
Bantal kecil bisa membantu memperbaiki postur, sedangkan footrest sederhana membuat duduk lebih rileks.
Anda juga bisa berganti lokasi dalam satu hari: pagi di meja makan, siang di sofa, sore di teras rumah. Perubahan posisi seperti ini membuat tubuh bergerak dan mengurangi ketegangan setelah bekerja terlalu lama di satu tempat.
Kelola kebisingan dengan cara yang paling realistis untuk rumah Anda
Rumah tidak selalu tenang, percayalah, kita semua pasti merasakannya. Mulai dari suara kendaraan, anak bermain, penjual makanan keliling, tukang sayur langganan, kurir paket, hingga aktivitas penghuni lain.
Peredam suara mungkin tidak selalu praktis, tapi ada banyak solusi sehari-hari yang bisa membantu. Karpet, tirai tebal, atau sofa besar bisa meredam gema ruangan. Headset dengan fitur noise cancelling dapat menjadi penyelamat saat rapat online.
Bila bekerja di area terbuka seperti teras, pilih waktu yang lebih sepi. Informasikan jadwal rapat online pada anggota keluarga lain. Pendekatan seperti ini dapat membuat alur kerja lebih lancar tanpa harus mengubah tata rumah.
Simpan barang yang tidak terpakai agar area kerja tetap rapi
Meja yang rapi tidak berarti kosong. Cukup pastikan hanya barang yang kamu butuhkan yang ada di sudutmu. Alat tulis, kabel, dan dokumen bisa disimpan dalam tempat khusus agar tidak memenuhi meja.
Manfaatkan rak dinding, wadah penyimpanan portable, atau troli kecil yang mudah dipindahkan dari meja makan ke pojok ruangan apabila kamu sudah selesai bekerja. Area yang tidak terlalu ramai membantu pikiran lebih fokus dan mengurangi rasa lelah visual.
Saat pekerjaan selesai, simpan kembali semua peralatan agar rumah kembali ke fungsi utamanya.
Baca Juga: Insipirasi Segarkan Rumah dengan Desain Baru dari IKEA
Bangun rutinitas kecil untuk memulai dan mengakhiri hari kerja
WFH sering membuat batas waktu kerja menjadi kabur. Karena itu, rutinitas kecil bisa membantu menandai awal dan akhir hari. Misalnya, menata meja selama satu menit sebelum mulai, membuat minuman favorit, atau memutar playlist tertentu sebagai sinyal “hari kerja dimulai”.
Setelah selesai bekerja, kamu bisa simpan alat kerja, matikan lampu meja, atau berpindah ke ruangan lain agar tubuh dan pikiran ikut “ganti mode”. Rutinitas seperti ini tidak perlu rumit, yang penting konsisten dan mengikuti ritme alami Anda.
“Kami memahami bahwa setiap rumah punya tantangannya sendiri. Karena itu, kami ingin membantu masyarakat menemukan solusi yang sesuai dengan kebutuhan, agar kegiatan bekerja dari rumah bisa lebih nyaman dan seimbang,” ujar Ririn Basuki, Public Relations Manager IKEA Indonesia.
Dengan kebutuhan bekerja dari rumah yang terus berkembang, IKEA Indonesia menyediakan beragam inspirasi penataan ruang yang dapat disesuaikan dengan ukuran dan kebiasaan setiap rumah.
Ide-ide penataan ruang dapat ditemukan di ikea.co.id, aplikasi resmi, serta seluruh toko IKEA Indonesia. Untuk melengkapi ruang kerja di rumah, rangkaian produk IKEA juga tersedia di website, aplikasi, dan marketplace resmi IKEA Indonesia, sehingga mudah dijangkau dari mana pun.
Melalui penataan yang tepat, rumah tidak hanya menjadi tempat beristirahat, tetapi juga ruang yang mendukung berbagai aktivitas, termasuk bekerja.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News