M O M S M O N E Y I D
Santai

Rumah Sempit Bisa Lega Seketika! Ini Kunci dari Ahli Tata Ruang

Rumah Sempit Bisa Lega Seketika! Ini Kunci dari Ahli Tata Ruang
Penulis: Ramadhan Widiantoro  |  Editor: Ramadhan Widiantoro


MOMSMONEY.ID - Yuk, cek cara sederhana menata rumah kecil agar terasa lebih luas, rapi, dan nyaman dengan prinsip prioritas barang ala ahli.

Tinggal di rumah kecil bukan berarti harus berdamai dengan rasa sempit dan sumpek setiap hari. Banyak orang dewasa kini memilih hunian minimalis karena praktis, tetapi justru kewalahan saat barang mulai menumpuk. 

Padahal, rasa luas pada rumah tidak selalu ditentukan oleh ukuran bangunan, melainkan oleh cara mengatur dan memilih isi di dalamnya. 

Mengutip dari House Beautiful, para penata profesional sepakat bahwa kerapian adalah kunci utama agar rumah kecil tetap terasa lega. 

“Di ruang yang terbatas, setiap barang harus benar benar punya alasan kuat untuk ada, karena ketenangan pikiran sama pentingnya dengan fungsi,” ujar Sara Bereika, penata organisasi profesional bersertifikat.

Baca Juga: Lampu Rias 3 Bohlam? Ternyata Bikin Wajah Kamar Mandi Tampak Buruk

Prinsip prioritas barang sebagai kunci rumah terasa lapang

Salah satu kesalahan paling umum saat menata rumah kecil adalah menyimpan terlalu banyak barang tanpa pertimbangan. Prinsip prioritas barang membantu penghuni rumah menilai ulang apa yang benar benar dibutuhkan. 

Setiap benda seharusnya memiliki fungsi jelas atau nilai emosional yang kuat. Dengan cara ini, rumah tidak hanya terlihat lebih luas, tetapi juga terasa lebih ringan secara mental.

Menentukan batasan agar rumah tidak terasa sesak

Rumah kecil secara alami memiliki keterbatasan ruang, namun sering kali batas ini diabaikan. Tanpa aturan yang jelas, barang akan terus bertambah dan membuat ruangan terasa menekan. 

Menentukan batas berarti berani memilih mana yang layak disimpan dan mana yang perlu dilepaskan. Ketika batas ini dijaga, rumah berubah menjadi tempat istirahat yang menenangkan, bukan sumber stres.

Teknik skala kepentingan untuk memilah barang

Bagi yang sulit mengambil keputusan, metode skala kepentingan bisa menjadi solusi praktis. Setiap barang dinilai dari angka 1 hingga 5 berdasarkan seberapa penting perannya dalam kehidupan sehari hari. 

Nilai rendah menandakan barang jarang digunakan atau tidak lagi relevan, sementara nilai tinggi menunjukkan fungsi atau makna yang kuat. Teknik ini membantu proses memilah barang menjadi lebih rasional dan minim drama emosional.

Mengurangi dekorasi agar ruangan terlihat lega

Dekorasi memang memperindah rumah, tetapi terlalu banyak ornamen justru membuat ruangan terasa sempit. Para ahli tata ruang menyarankan untuk memilih dekorasi yang benar benar disukai atau memiliki fungsi visual yang kuat. 

Dengan jumlah dekorasi yang lebih terkontrol, mata lebih mudah bergerak dan ruangan terasa lebih luas. Rumah kecil pun tetap punya karakter tanpa terlihat penuh.

Baca Juga: Sandaran Kepala? Ternyata Ini Kunci Rumah Anda Berkelas Ala Hotel

Menjaga permukaan tetap bersih dan rapi

Permukaan seperti meja, dapur, dan lantai sangat berpengaruh pada kesan luas sebuah ruangan. Saat permukaan dipenuhi barang, rumah akan terlihat sempit meski sebenarnya tertata. 

Sebaliknya, permukaan yang bersih memberi ruang bernapas dan menciptakan suasana lebih tenang. Kebiasaan sederhana ini juga memudahkan aktivitas sehari hari dan perawatan rumah jangka panjang.

Rumah kecil bisa terasa luas, nyaman, dan menenangkan jika ditata dengan pendekatan yang tepat. Memprioritaskan barang penting, menetapkan batasan, mengurangi dekorasi berlebih, dan menjaga permukaan tetap rapi, kualitas hidup di dalam rumah meningkat secara signifikan. 

Prinsip ini tidak hanya relevan untuk hunian minimalis, tetapi juga untuk siapa saja yang ingin hidup lebih teratur. Pada akhirnya, rumah yang ideal bukan soal ukuran, melainkan tentang bagaimana ruang tersebut mendukung ketenangan dan keseharian penghuninya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

5 Cara Mengatasi Badan Lemas saat Diet agar Tetap Bertenaga Sepanjang Hari

Ingin diet berhasil tanpa tersiksa rasa lemas? Terapkan cara mengatasi badan lemas berikut ini agar tubuh tetap bugar dan berenergi.

Kenali Amylophagia: Ini 5 Dampak Buruk Makan Tepung Terigu Mentah untuk Kesehatan

Ketahui alasan medis mengapa makan tepung terigu dalam kondisi mentah sangat berbahaya bagi saluran pencernaan dan kesehatan secara keseluruhan.

Ada 6 Tokenized Stocks Baru dari Tokocrypto, Cek yuk

Tokenized stocks memberikan eksposur terhadap underlying asset dan bukan merupakan kepemilikan langsung atas saham atau ETF yang mendasarinya.

Rekomendasi Pilihan Obat Influenza Tipe A yang Efektif Percepat Proses Penyembuhan

Kenali berbagai rekomendasi obat influenza tipe A mulai dari antivirus hingga pereda gejala untuk bantu tubuh pulih lebih cepat.

IHSG Berbalik Naik ke 6.036 pada Jumat (2/10), Cek Saham Top Gainers

IHSG pada Jumat ditutup menguat meskipun asing mencatat jual bersih alias net sell Rp 1,17 triliun. 

Update Harga Buyback Emas Hari Ini: UBS Naik, Antam Masih Tertinggi Rp 2.38 Juta

Emas UBS mencatat kenaikan harga buyback paling besar hari ini, sementara Antam turun, tetapi masih yang tertinggi.

Bank Indonesia Kurangi Intervensi Spot, Efektif Menjaga Rupiah?

Bank Indonesia menggeser strategi intervensi di pasar untuk menjaga nilai tukar rupiah terhadap dollar, sekaligus menghemat cadangan devisa.

5 Hal yang Sebaiknya Dihindari biar Eksterior Rumah Lebih Tahan Lama

Ingin eksterior rumah Anda tetap keren dan tidak cepat ketinggalan zaman? Kenali 5 hal ini yang sebaiknya dihindari sejak awal.​

5 Kesalahan Dekorasi Ini Bikin Rumah Mahal Terlihat Murahan, Begini Penampakannya

Ini 5 kesalahan dekorasi yang bisa membuat rumah mahal terlihat murahan. Cek gorden, lampu, sakelar, dekorasi, dan aroma rumah.

Kebutuhan Keluarga Berubah, Konsep Hunian Multigenerasi Mulai Dilirik

LippoLand mengembangkan konsep Brentwood Villas sebagai hunian untuk keluarga multigenerasi dengan pembagian ruang yang sesuai kebutuhan.