M O M S M O N E Y I D
Bugar

Begini Cara Melakukan Japanese Walking yang Viral di TikTok

Begini Cara Melakukan Japanese Walking yang Viral di TikTok
Penulis: Rezki Wening Hayuningtyas  |  Editor: Rezki Wening Hayuningtyas


MOMSMONEY.ID - Bagaimana cara melakukan Japanese walking yang viral di TikTok, ya? Mari cek di sini!

Kalau bicara olahraga yang mudah dilakukan siapa saja, berjalan kaki pasti masuk daftar teratas. Olahraga sederhana ini tidak hanya ramah bagi semua usia, tetapi juga aman untuk orang yang punya masalah persendian atau radang sendi.

Melansir dari Healthline, kebiasaan berjalan kaki bisa membantu meredakan nyeri sendi, menjaga kadar gula darah tetap stabil, hingga membuat tubuh lebih bertenaga. Manfaatnya tidak berhenti di situ. Dengan rutin berjalan, risiko berbagai penyakit dapat berkurang, bahkan peluang untuk hidup lebih lama pun meningkat.

Nah, di tengah banyaknya tren kesehatan, muncul satu teknik berjalan asal Jepang yang sedang ramai dibicarakan, yakni Japanese walking. Bagaimana cara melakukan Japanese walking? Simak, yuk!

Baca Juga: 8 Tips Jalan Kaki yang Efektif Menurunkan Berat Badan Anda

Apa Itu Japanese Walking?

Japanese walking atau yang dikenal juga dengan jalan kaki interval ala Jepang, kini sedang populer sebagai rutinitas olahraga yang bisa dilakukan siapa saja. Teknik ini melibatkan pergantian antara jalan cepat dan jalan santai selama waktu tertentu.

Banyak orang menyukai metode ini karena sederhana, efektif, dan bisa memberikan banyak manfaat untuk kesehatan tubuh dan pikiran.

Di TikTok, banyak pengguna yang membagikan pengalaman mereka setelah mencoba Japanese walking. Mereka mengklaim bahwa teknik ini bisa memperbaiki suasana hati, meningkatkan energi dan fokus, serta lebih efektif daripada sekadar mengejar target 10.000 langkah per hari yang selama ini dianggap standar sehat.

Cara Melakukan Japanese Walking

Mengutip laman Health, Japanese walking pertama kali diperkenalkan lewat sebuah studi pada tahun 2007 di Jepang. Begini cara melakukan Japanese walking yang viral di TikTok:

  • Jalan cepat selama 3 menit
  • Dilanjutkan dengan jalan pelan selama 3 menit
  • Ulangi pola ini sebanyak 5 kali, sehingga total waktu latihan adalah 30 menit

Teknik sederhana ini ternyata punya banyak efek positif bagi tubuh.

Baca Juga: Metode Jalan Kaki 6-6-6 Bisa Menurunkan Berat Badan lo, Kata Ahli

Manfaat Japanese Walking

Berdasarkan penelitian, dibandingkan hanya berjalan santai 8.000 langkah sehari, orang yang melakukan jalan kaki interval seperti Japanese walking menunjukkan peningkatan kekuatan otot, daya tahan, dan tekanan darah yang lebih stabil.

Penelitian lanjutan pada tahun 2018 juga menemukan bahwa mereka yang rutin melakukan teknik ini selama 10 tahun mengalami:

  • Kekuatan otot kaki meningkat hingga 20%
  • Kapasitas latihan maksimal meningkat 40%

Menariknya, bahkan mereka yang hanya menjalankan metode ini dalam waktu lebih singkat pun tetap mendapat manfaat meskipun tidak sebesar itu. Ini menunjukkan bahwa jalan kaki interval dapat membantu menjaga kebugaran seiring bertambahnya usia, dan melindungi dari penurunan kondisi fisik.

Tak hanya itu, jalan kaki dengan intensitas bervariasi seperti ini juga dinilai lebih efektif membakar kalori dan lemak dibanding jalan biasa. Hal ini tergantung pada seberapa sering dan seberapa intens Anda melakukannya.

Menurut Dr. Rekha B. Kumar, Profesor Kedokteran Klinis dan Ahli Endokrinologi, teknik ini membantu Anda memenuhi target aktivitas fisik, seperti yang disarankan oleh American Heart Association, yaitu 150 menit aktivitas sedang per minggu. Ini juga cocok untuk Anda yang mungkin tidak bisa lari atau melakukan olahraga intensitas tinggi.

Baca Juga: Apakah Jalan Kaki Satu Jam Setiap hari Bisa Menurunkan Berat Badan?

Tips Melakukan Japanese Walking

Agar hasil yang didapat optimal, teknik Japanese walking sebaiknya dilakukan dengan benar. Menurut Brent Blaudow, personal trainer dan pemilik Fitness Squared, kuncinya adalah  membedakan antara jalan cepat dan jalan lambat.

Saat Anda menyelesaikan bagian jalan cepat, detak jantung seharusnya terasa meningkat. Sedangkan pada sesi jalan lambat, tubuh idealnya mulai merasa lebih tenang dan pulih.

Bagi Anda yang belum terbiasa berolahraga, tidak masalah jika memulainya secara perlahan. Cukup dengan rutin jalan kaki biasa terlebih dahulu, lalu secara bertahap mulai menambahkan pola interval.

Namun, jika Anda memiliki kondisi medis tertentu, seperti tekanan darah yang tidak stabil, radang sendi, gangguan keseimbangan, atau sedang dalam masa pemulihan dari masalah jantung, sebaiknya berkonsultasi dulu dengan dokter sebelum mencoba teknik ini.

Bila Anda sudah terbiasa jalan cepat, Anda bisa mulai menyesuaikan durasi dan intensitas, misalnya dengan memperpendek waktu jalan lambat atau menambah kecepatan saat jalan cepat, agar manfaatnya semakin maksimal.

Baca Juga: Manfaat Jalan Kaki untuk Meredakan Gejala Asam Urat Anda, Ini Dia 8 Khasiat Lainnya

Itulah ulasan tentang cara melakukan Japanese walking yang viral di TikTok. Untuk melakukannya, Anda cukup memulai dengan berjalan cepat selama tiga menit, lalu menurunkan tempo menjadi berjalan santai selama tiga menit berikutnya.

Pola ini diulang sebanyak lima kali hingga total durasi latihan mencapai sekitar 30 menit. Meski terkesan sederhana, metode ini mampu memberikan beragam manfaat positif bagi kesehatan tubuh. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

5 Manfaat Teh Bunga Osmanthus untuk Kesehatan Pencernaan hingga Melindungi Kulit

Teh bunga osmanthus tak hanya memiliki aroma lembut yang menenangkan, tetapi juga kaya antioksidan. Ketahui beragam manfaatnya di sini!

12 Warna Kabinet Dapur yang Bikin Rumah Terlihat Punya Karakter Kuat

Bingung memilih warna kabinet dapur? Ini 12 pilihan warna tahun 2026 yang hangat, fleksibel, dan cocok untuk beragam gaya rumah di Indonesia.​  

Cara Mengetahui Bank dari Nomor Rekening Tanpa Ribet, Cek Sebelum Transfer

Bingung rekening tersebut bank apa? Kenali cara cek bank dari nomor rekening agar transfer lebih aman dan tidak salah tujuan.

Mengapa Wanita Lebih Rentan Terkena Penyakit Autoimun? Ini Penjelasannya

Sekitar 80% kasus penyakit autoimun dialami oleh wanita akibat faktor genetik dan hormon estrogen. Kenali penyebab, gejala umum, hingga dampaknya.

Provinsi Ini Masih Hujan Lebat, Cek Peringatan Dini BMKG Cuaca Besok (4/8)

BMKG merilis peringatan dini cuaca besok Selasa 4 Agustus 2026 dengan status Waspada hujan lebat di provinsi berikut ini.

Antisipasi Hujan, Pantau Prakiraan Cuaca Sumatra Barat Selasa (4/8) dan Lusa

BMKG memprakirakan cuaca di Sumatra Barat pada besok (4/8) dan lusa didominasi berawan, dengan suhu 17-31 derajat Celsius.

Prakiraan Cuaca Bali Besok (4/8) dan Lusa, Waspada Udara Kabur

BMKG memprakirakan cuaca Bali pada Selasa (4/8) didominasi cerah. Namun, pada Rabu, waspadai udara kabur dan kabut asap.

Prakiraan Cuaca Jawa Timur Besok (4/8) Cerah Dominan, Kabut di Sejumlah Daerah

BMKG memprakirakan cuaca Jawa Timur pada Selasa-Rabu didominasi cerah dan berawan dengan kabut di sejumlah wilayah.

Cek Prakiraan Cuaca Jawa Tengah Besok Selasa (4/8), Mayoritas Wilayah Cerah

BMKG memprakirakan cuaca Jawa Tengah pada Selasa-Rabu didominasi cerah hingga berawan dengan suhu 15-33 °C

Levi’s Rilis Kampanye Keep it Loose, Hadirkan Gaya Preppy Klasik yang Lebih Bebas

Levi’s memperkenalkan kampanye terbaru bertajuk Keep it Loose yang menyoroti produk Loose Prep.