M O M S M O N E Y I D
Santai

Beberapa Daerah Mulai Keluarkan Kebijakan Menjaga Lingkungan

Beberapa Daerah Mulai Keluarkan Kebijakan Menjaga Lingkungan
Reporter: Andy Dwijayanto  |  Editor: Andy Dwijayanto


MOMSMONEY.ID - Gerakan menjaga lingkungan kian masif dilakukan di beberapa daerah, tujuannya untuk mengurangi dampak negatif terhadap ekosistem kini mulai mengkhawatirkan. Salah dua inisiatif ini lahir dari daerah seperti Provinsi Bali dan Daerah Khusus Jakarta.

Misalnya Surat Edaran Gubernur Bali No 9 Tahun 2025 tentang Gerakan Bali Bersih Sampah dan Instruksi Gubernur DKI Jakarta No 6 tahun 2025 yang mewajibkan seluruh ASN menggunakan transportasi umum pada hari Rabu menjadi pelecut semangat menjaga lingkungan.

Baca Juga: 5 Tontonan Film Tentang Bumi dan Isu Lingkungan Hidup Beragam Genre

I Wayan Koster, Gubernur Provinsi Bali bilang Gerakan Bali Bersih Sampah merupakan inisiatif bersama untuk kebaikan Bali. Pasalnya sampah di Bali menjadi persoalan yang serius dengan volume 3.436 ton per harinya.

"Guna wejudukan agar Bali ini bersih dan lestari, hari ini dan dimasa yang akan datang. Karenanya dibutuhkan komitmen, kerja kolektif, gotong royong, kesungguhan dan konsistensi semua pihak. Tidak ada pilihan lain, Gerakan Bali Bersih Sampah harus segera dimulai dan harus berhasil," ujar Koster beberapa waktu lalu.

Salah satu yang terkandung dalam Gerakan Bali Bersih Sampah ini adalah pembatasan penggunaan plastik sekali pakai seperti penggunaan kantong plastik, sedotan plastik, dan styrofoam di pusat perbelanjaan, restoran, dan tempat wisata.

Selain itu Provinsi Bali juga melarang produsen memproduksi dan mendistribusikan air minum dalam kemasan (AMDK) di bawah 1 liter. Ada juga aturan soal pengelolaan sampah berbasis sumber sepert rumah tangga, usaha, dan institusi wajib memilah sampah sejak dari sumbernya. Desa adat di Bali juga diinstruksikan untuk menerapkan aturan adat dalam pengelolaan sampah, termasuk penggunaan wadah alami seperti daun pisang.

Baca Juga: Utusan Khusus Sekjen PBB Retno Marsudi Beberkan 3 Tantangan Air di Dunia

Ahmad Safrudin, Founder Net Zero Waste Management Consortium bilang bahwa kebijakan ini merupakan sebuah langkah baik yang bisa diterapkan di beberapa kota lainnya. Harapannya kebijakan ini bisa diperluas dan didukung oleh pemerintah pusat sebagai kebijaakan nasional.

"Ya, tentu untuk konteks lingkungan ya, itu sangat bagus. Karena kalau kita lihat selama ini kan ada problem dengan pencemaran sampah kemasan kecil ya. Baik botol AMDK, air minum dalam kemasan, maupun botol-botol lainnya, apakah sampo, minyak goreng, dan sebagainya," kata Ahmad.

Sementara di Jakarta, Gubernur Provinsi DKI Jakarta Pramono Anung menginstruksikan seluruh ASN di Jakarta untuk menggunakan transportasi umum untuk berangkat ke kantor hingga pelaksaan tugas diluar setiap hari Rabu. Kebijakan ini dibuat selain untuk meningkatkan penggunaan angkutan umum di lingkungan Pemprov juga bertujuan untuk meningkatkan kualitas udara di Jakarta.

"Kami akan setengah memaksa semua ASN di Jakarta, mereka harus naik angkutan umum . Maka fasilitas yang dimiliki oleh pemerintah Daerah Khusus Jakarta juga kami siapkan untuk hari Rabu, supaya ASN di Jakarta ini naik transportasi publik, mereka akan kami gratiskan," ujar Pramono.

Dalam beberapa tahun terakhir, Jakarta sering kali mendapat predikat sebagai salah satu kota dengan tingkat polusi udara tertinggi di dunia. Namun, perlahan citra tersebut mulai berubah. Berdasarkan data dari IQ Air yang diakses pada 25 April 2025 pukul 09.00, Jakarta justru tidak masuk dalam daftar 10 kota paling berpolusi di Indonesia.

Menariknya, posisi kota dengan tingkat polusi tertinggi justru dipegang oleh Tangerang Selatan, diikuti oleh Bandung, Surabaya, Tangerang, Semarang, Denpasar, Medan, Badung, dan Bekasi. Yang lebih mengkhawatirkan, Tangerang Selatan dan Bandung mencatat indeks kualitas udara (AQI) masing-masing sebesar 162 dan 161, yang berarti kondisi udara di kedua kota tersebut sudah masuk dalam kategori tidak sehat bagi masyarakat. 

Indeks ini menunjukkan bahwa paparan polutan udara seperti PM2.5 dapat berdampak buruk pada kesehatan, terutama bagi kelompok rentan seperti anak-anak, lansia, dan penderita penyakit pernapasan.

Baca Juga: KLH Terbitkan Aturan Pembayaran Imbal Jasa Lingkungan

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Risiko Kehilangan Bilyet Deposito Bisa Sirna? BCA Beri Solusinya, Simak Yuk

Membuka deposito kini tanpa bilyet fisik. Dana Anda tetap aman, bunga rutin dikirimkan tiap bulan, dan pencairan pun mudah. Yuk, pahami sekarang.

Punya Rumah Sempit? Coba Ubah Lukisan Jadi Tempat Simpan Rahasia

Jangan biarkan rumah sempit membatasi Anda! Lukisan dinding ternyata bisa jadi lemari tersembunyi yang fungsional. Begini cara cerdas mengaturnya.

Tren Warna Pink Hangat yang Bikin Ruang Tamu Terasa Fungsional di 2026

Bosan dengan putih atau abu-abu? Pink lembut bernuansa peach terbukti bikin rumah terasa hangat dan menyambut. Simak tips memilihnya!  

NIK Jadi NPWP: Aktivasi Coretax Itu Wajib, Ini Cara Daftar Mudahnya!

Berikut cara daftar NPWP online lewat Coretax 2026, lengkap dengan panduan aktivasi NIK jadi NPWP resmi dan praktis modal HP.   &nbs

Accrual Basis vs Cash Basis: Mana yang Cocok untuk Pembukuan Bisnis di 2026?

Berikut perbedaan accrual basis dan cash basis serta cara memilih metode pembukuan yang tepat untuk bisnis Anda.

Mau Tidur Lebih Nyenyak Ini 7 Warna Cat Kamar yang Bikin Adem dan Tenang

Kamar terasa kurang nyaman padahal sudah rapi? Bisa jadi warna dindingnya penyebabnya. Hindari 3 kesalahan ini sebelum mengecat ulang.

Lewat Ekosistem Bisnis Ocean, BCA Bidik Pelaku Bisnis termasuk UMKM

BCA meluncurkan Ocean by BCA sebagai bagian dari strategi penguatan ekosistem layanan digital untuk segmen bisnis.​

10 Tanda-Tanda Masalah Ginjal pada Tubuh yang Penting Diketahui

Ini, lho, tanda-tanda masalah ginjal pada tubuh yang penting diketahui. Cari tahu selengkapnya di sini!  

Sambut Ramadan, Ngaji.ai Hadirkan Fitur Baru untuk Dampingi Ibadah Harian

​Menyambut Ramadan 1447 Hijriah, aplikasi belajar Al-Qur’an ngaji.ai menghadirkan sejumlah fitur baru untuk dampingi ibadan harian  

11 Obat Herbal agar Gula Darah Tinggi Turun secara Alami

Yuk, ketahui beberapa obat herbal agar gula darah tinggi turun secara alami berikut ini! Ada apa saja?