M O M S M O N E Y I D
Adv

Bank DBS Indonesia Best Market Maker oleh FX LSEG

Reporter: Nina Dwiantika  |  Editor: Nina Dwiantika


MOMSMONEY.ID - Unit bisnis Group Financial Market (GFM) PT Bank DBS Indonesia menerima penghargaan 2nd runner up dalam kategori Best Market Maker pada FX LSEG Award Indonesia 2024, berdasarkan aktivitas pasar valuta asing (valas) pada platform perdagangan elektronik sepanjang tahun 2023.

Penghargaan ini merupakan pengakuan atas kontribusi aktif Bank DBS Indonesia dalam menciptakan proses pembentukan harga yang lebih efisien di pasar valas Indonesia.

Dalam rangkuman dan riset Bank DBS Indonesia, dibandingkan dengan prospek awal 2024 yang memperkirakan perlambatan ekonomi yang ringan dan inflasi yang diperkirakan akan turun menjadi 2%, kita sekarang melihat inflasi yang gigih di AS dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) inti di kisaran 3,5% -4% (YTD). Pasar tenaga kerja juga dinilai kuat, dengan rata-rata 230.000 lapangan kerja baru per bulan. Selain itu, kekayaan rumah tangga AS juga meningkat karena keuntungan di pasar ekuitas, kripto, dan real estat.

Ekspektasi pasar telah bergeser dari enam penurunan suku bunga yang diantisipasi pada awal 2024 menjadi kurang dari dua kali untuk tahun ini, yang mengarah pada penyempitan perbedaan imbal hasil antara obligasi negara berkembang dan Treasury AS. Arus pasar negara berkembang dan pergerakan mata uang telah bergejolak, mempengaruhi arus modal dan akhirnya neraca pembayaran di sebagian besar negara berkembang. Tren Rupiah Indonesia (IDR) YTD telah berjalan selaras dengan sebagian besar mata uang Asia. Selain itu, arus masuk investasi asing (FDI) Indonesia telah stabil selama beberapa tahun terakhir.

Baca Juga: Berikut Rumus Menghitung Modal Awal Usaha

Komponen yang paling bergejolak adalah arus portofolio, namun dengan diluncurkannya Sekuritas Rupiah Bank Indonesia (SRBI) oleh Bank Indonesia, terdapat arus masuk yang stabil dari luar negeri ke dalam instrumen ini dan Bank DBS Indonesia berharap SRBI dapat mengurangi perubahan tajam dalam arus portofolio pada tahun 2024. Pada akhir tahun 2024, Bank DBS Indonesia memperkirakan suku bunga Bank Indonesia (BI) sebesar 6,25%, Federal Funds Rate sebesar 5% nilai tukar USD/IDR sebesar 15.800, dan imbal hasil obligasi pemerintah Indonesia 10 tahun sebesar 7%.

Prospek tersebut menunjukkan lingkungan ekonomi yang menantang namun tangguh. Meskipun inflasi tinggi, pasar kerja yang kuat dan peningkatan kekayaan rumah tangga menunjukkan kekuatan ekonomi yang mendasar. Pergeseran ekspektasi pasar mengenai penurunan suku bunga menunjukkan pendekatan hati-hati terhadap kebijakan moneter, dengan penekanan pada stabilitas.

Untuk Indonesia, inflasi yang rendah, imbal hasil riil yang menarik, mata uang yang relatif stabil, dengan cadangan devisa yang cukup dan proyeksi pertumbuhan ekonomi yang kuat memberikan prospek yang positif. Namun demikian, Indonesia harus tetap waspada terhadap penguatan DXY lebih lanjut dan penurunan harga komoditas.

Baca Juga: Berikut Cara Memulai Usaha Baru Dari Nol agar Cepat Sukses
Secara keseluruhan, masa depan menunjukkan optimisme yang harus disertai dengan kehati-hatian, dengan peluang pertumbuhan dalam kebijakan ekonomi yang stabil dan investasi berkelanjutan di sektor-sektor utama. Wawasan ini memberikan pemahaman yang kritis tentang prospek ekonomi, ekspektasi kebijakan, dan dinamika pasar yang mempengaruhi ekonomi global dan Indonesia. 

Managing Director & Head of Global Financial Markets PT Bank DBS Indonesia Puneet Punj mengatakan, pengakuan PT Bank DBS Indonesia sebagai 2nd runner up untuk kategori Best Market Maker di FX LSEG Award Indonesia 2024 menyoroti komitmen kami untuk menjadi yang terdepan di pasar FX. Penghargaan ini menggarisbawahi aktivitas dan keahlian kami yang kuat dalam platform perdagangan elektronik, yang semakin mengukuhkan posisi Bank DBS Indonesia sebagai market maker terkemuka di industri ini.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Hindari Situs Ilegal, Ini Cara Nonton Drakor Aman dan Lengkap

Penggemar drakor wajib tahu! Aplikasi legal ini menawarkan ribuan judul drama Korea. Jangan sampai ketinggalan episode, cek daftarnya di sini.  

Promo HokBen Tiap Jumat, Hemat Besar saat WFH Mulai Rp 32 Ribuan Saja Per Orang

Membeli HokBen Jumat ini bisa lebih hemat! Paket WFH lengkap siap menemani kerja Anda tanpa bikin dompet menjerit. Lihat daftar menunya, yuk!  

4 Perbedaan Frugal Living dan Pelit dalam Mengelola Keuangan, Jangan Disamakan!

Banyak yang terjebak! Niat hidup frugal living malah dicap pelit. Ini 4 perbedaan frugal living dan pelit yang wajib Anda tahu.

4 Alasan Wanita Harus Punya Penghasilan Sendiri di Era Modern

Ada setidaknya 4 alasan wanita harus punya penghasilan sendiri. Berikut ulasannya yang wajib Anda simak.  

Hujan Lebat Turun di Provinsi Mana? Cek Peringatan Dini BMKG Cuaca Besok (3/7)

BMKG merilis peringatan dini cuaca besok Jumat 3 Juli 2026 dengan status Siaga hujan sangat lebat dan Waspada hujan lebat di provinsi ini.

Anak Takut Terapi Uap, Kenyamanan Jadi Kunci Keberhasilan Pengobatan

​Omron Healthcare Indonesia meluncurkan nebulizer portabel terbaru untuk membantu terapi inhalasi yang lebih nyaman bagi anak dan keluarga.  

Cara Atur Pengiriman OTP Lewat Aplikasi haloBCA, Begini Langkahnya

Ketahui cara mengatur pengiriman kode OTP melalui aplikasi haloBCA biar transaksi online terlindungi dari risiko kejahatan siber.  

Goresan di Lantai Laminasi Tak Harus Diganti, Begini Cara Memperbaikinya

Goresan pada lantai laminasi tak selalu harus diganti. Simak cara mudah memperbaikinya agar lantai kembali rapi dan tahan lama.

Prediksi Portugal vs Kroasia: Siapa Lolos ke 16 Besar Piala Dunia 2026?

Prediksi Portugal vs Kroasia di 32 besar Piala Dunia 2026. Simak jadwal dan peluang skor dari duel panas yang penuh gengsi ini.

Spanyol vs Austria: Ujian Mental La Roja di Babak 32 Besar Piala Dunia 2026

Jadwal Spanyol vs Austria Piala Dunia 2026 lengkap dengan prediksi skor, analisis laga, dan susunan pemain kedua tim.