M O M S M O N E Y I D
Santai

Bangun Kebiasaan Positif: 8 Tips Manajemen Waktu agar Anak Lebih Disiplin dan Terarah

Bangun Kebiasaan Positif: 8 Tips Manajemen Waktu agar Anak Lebih Disiplin dan Terarah
Penulis: Widya Oktaviana  |  Editor: Widya Oktaviana


MOMSMONEY.ID - Tips manajemen waktu sangat penting diajarkan kepada anak sejak dini. Hal ini membantu anak untuk memahami betapa pentingnya manajemen waktu yang tak sekadar menyusun jadwal, tapi menanamkan kebiasaan positif.

Upaya ini tentunya memiliki manfaat yang sangat besar di masa depan. Meski begitu, dalam membangun manajemen waktu yang baik dalam diri anak, tetap membutuhkan bimbingan dari orang tua agar pengelolaan waktu bisa seimbang dan bertanggung jawab.

Baca Juga: Manajemen Keuangan Sederhana untuk Moms Agar Hidup Lebih Tenang dan Teratur

Melalui pendekatan secara tepat, orang tua bisa mengajarkan disiplin tanpa paksaan. Mulai dari menyusun rutinitas harian yang sederhana sampai membimbingnya agar konsisten. Hal ini dilakukan di tengah-tengah aktivitas bermain, belajar, dan istirahat mereka.

Beberapa tips manajemen waktu ini hadir untuk membantu anak agar lebih terarah, fokus, dan bisa menyelesaikan tanggung jawabnya dengan baik. 

Berikut delapan tips manajemen waktu agar anak lebih disiplin dan terarah yang dikutip dari www.mywellnesshub.in.

Baca Juga: 5 Manfaat Rajin Menulis Jurnal Pribadi buat Kesehatan, Bisa Jadi Manajemen Stres

1. Menyusun rutinitas harian

Hal pertama yang perlu dilakukan dalam membimbing anak melakukan manajemen waktu secara baik adalah dengan menyusun rutinitas harian. Cara ini akan memudahkan anak untuk melakukan aktivitas selanjutnya. 

Anda bisa membantunya untuk membuat apa saja rutinitas di pagi hari, saat pulang sekolah, dan sebelum tidur. Jangan lupa untuk melibatkan anak dalam menyusun aktivitas mereka ya.

2. Menetapkan tujuan yang jelas

Menetapkan tujuan secara jelas sangatlah penting. Meski dari hal-hal yang sederhana saja dan berjangka pendek. Misalnya menyelesaikan pekerjaan rumah sebelum makan malam atau merapikan kamar tidur sendiri.

Sedangkan untuk tujuan jangka panjang, misalnya bisa memainkan alat musik tertentu atau mendapatkan nilai yang baik dalam ujian di sekolahnya.

Pastikan Anda juga turut berperan di dalamnya dengan mengajak anak berbincang terkait dengan apa yang sudah dilakukan dan dicapai. Dengan begitu, Anda bisa mengetahui progresnya.

Baca Juga: Dari Ide Sederhana hingga Medali, Ini Kunci Anak Mampu Berprestasi di Olimpiade

3. Buat jadwal

Anak-anak akan sangat suka dengan hal-hal yang secara visual menarik. Nah, Anda dan anak bisa membuat jadwal yang menarik. Misalnya dengan membuat jadwal dengan bentuk tertentu dan memberi warna kesukaan anak.

Cara ini akan membuat anak merasa senang dan bersemangat menjalani rutinitasnya. Jadwal yang dibuat bisa disesuaikan dengan usia anak ya. 

Seiring bertambahnya usia, jadwal tersebut akan membuat Anak terbiasa dan aktivitas yang dijalankan akan semakin detail. 

4. Membagi tugas menjadi beberapa langkah kecil

Bagi seorang anak, melakukan sebuah tugas bisa membuatnya merasa kesulitan. Oleh karena itu, penting untuk membaginya menjadi beberapa langkah kecil. Tujuannya agar anak merasa lebih ringan, tidak terbebani, dan tidak stres.

Misalnya saat sedang belajar, anak mempelajari salah satu materi. Agar tidak kesulitan, Anda bisa membimbing anak agar membaca buku terlebih dahulu, kemudian berikan tugas untuk menulis hal-hal pentingnya, dan coba untuk mengerjakan soal latihan terkait materi tersebut.

Jika aktivitas ini bisa diselesaikan secara baik, jangan lupa untuk merayakannya ya. Misalnya dengan memberikan stiker lucu atau memberikan makanan kesukaan anak.

Baca Juga: Manfaat Anak Ikut Kompetisi Sekolah, Dari Kreativitas hingga Percaya Diri

5. Batasi hal-hal yang berisiko mengganggu

Orang tua perlu membatasi hal-hal yang bisa mengganggu rutinitas anak, seperti smartphone, TV, atau game console. Dengan memberikan batasan, anak bisa mengatur waktunya dengan lebih efektif.

Orang tua juga perlu untuk menyediakan ruang belajar yang nyaman dan bebas gangguan. Cara ini akan membantu anak lebih fokus.

6. Mengutamakan tugas

Ada beberapa tugas yang dihadapi anak, namun tidak semua tugas memiliki prioritas yang sama. Oleh karena itu, ajari anak untuk menentukan tugas mana yang harus diutamakan terlebih dahulu.

Cara ini tak hanya bisa membuat tugas utama terselesaikan secara tepat waktu, tetapi juga melatih anak menjadi pribadi yang fokus dan terorganisir.

Baca Juga: Cakap Perkuat Akar Pendidikan dengan Menangani Kesenjangan Anak Usia Dini

7. Ajak untuk beristirahat

Melatih anak agar tetap fokus pada aktivitasnya memang sangat penting. Tapi, jangan lupa untuk mengajak mereka beristirahat. Ini adalah jeda waktu bagi anak agar bisa mengisi energi dan mengistirahatkan otak.

Beristirahat bisa membuat anak lebih segar dan memiliki perasaan lebih baik untuk melanjutkan aktivitasnya. Usahakan untuk mengisi waktu istirahat secara bijak ya.

8. Latih agar konsisten

Melakukan aktivitas yang sudah dijadwalkan memang mudah. Namun, untuk bersikap konsisten tidaklah mudah. Oleh karena itu, hal inilah yang perlu untuk dijaga. Terutama melatih anak agar sabar menjalaninya.

Sehingga, aktivitas tersebut tidak hanya bertahan beberapa bulan saja, tetapi bisa menjadi kebiasaan dalam hidupnya dan tertanam kuat.

Itulah beberapa tips manajemen waktu yang bisa diajarkan orang tua agar anak lebih disiplin dan terarah.  

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Ramalan Zodiak Besok Rabu 5 Agustus 2026, Peluang Besar Makin Terbuka

Simak ramalan zodiak besok Rabu 5 Agustus 2026 berikut, cek peluang rezeki, karier, asmara, dan zodiak paling beruntung.

Intip 7 Hidden Gems Super Estetis di Australia Barat untuk Liburan Keluarga

Ciptakan liburan yang berkesan, ini rekomendasi 7 hidden gems menarik di Australia Barat untuk libur bersama anak.

Jogja Run'nShine 2026 Bidik 3.500 Pelari: Padukan Lari, Seni, Kuliner hingga Konser

Jogja Run'nShine 2026 kembali digelar dengan target 3.500 peserta dan menawarkan pengalaman lari, seni, kuliner, musik, hingga wisata.

5 Persiapan Wajib Sebelum Menjajal Tren Hyrox

Antusiasme dan euforia tren ini tentu tidak bisa diikuti hanya bermodalkan rasa takut ketinggalan zaman alias FOMO (fear of missing out). 

Ifan Seventeen Bawakan Versi Anyar Lagu Apa Kabar

Lagu Apa Kabar menggambarkan seseorang yang belum benar-benar mampu menerima kepergian orang yang dicintainya. 

Hujan Guyur Wilayah Ini, Pantau Prakiraan Cuaca Sumatera Selatan Besok (5/8)

BMKG memprediksi cuaca Sumsel Rabu (5/8) didominasi berawan dengan suhu 16–35°C. Pagar Alam berpotensi hujan ringan.

Prakiraan Cuaca Banten Besok (5/8) dan Lusa, Kompak Berawan

​BMKG memperkirakan cuaca besok, Rabu (5/8) dan lusa, Kamis (6/8) di seluruh wilayah Banten akan berawan.

Selisih Harga Jual dan Buyback Emas Tiap Merek Berbeda, Ini Perbandingannya

Emas Antam mencatat spread terbesar, sedangkan HRTA menjadi merek dengan spread paling tipis. Cek selengkapnya di sini!     

Prakiraan Cuaca DKI Jakarta Besok (5/8) dan Lusa, Diprediksi Berawan

​BMKG memperkirakan cuaca besok, Rabu (5/8) dan lusa, Kamis (6/8) di seluruh wilayah DKI Jakarta akan berawan.

Bebas Batu Ginjal, Ini 5 Makanan Sehat yang Wajib Dikonsumsi untuk Kurangi Risiko

Ingin terhindar dari batu ginjal? Mulai dari jeruk hingga biji-bijian utuh, simak daftar makanan bergizi yang ampuh menjaga ginjal tetap sehat.