MOMSMONEY.ID - Apakah pakai ponsel saat di-charge membuat baterai HP rusak? Jawaban singkatnya adalah tidak. Namun, pengisian daya ponsel bisa berjalan lebih lambat.
Christine Persaud, pengamat media sosial dari Endgadget.com, menyebutkan, hal ini berkat Bypass Charging dan teknologi pembuangan panas. Dengan Bypass Charge, ponsel akan mengalihkan sumber dayanya dari pengisian baterai untuk menjalankan aplikasi.
Sehingga, proses pengisian daya seolah-olah terhenti. Hal ini bertujuan untuk memastikan pengalaman pengguna yang optimal sekaligus melindungi baterai ponsel dari panas yang dapat merusaknya.
Salah satu contoh awal penerapan Bypass Charging adalah pada Sony Xperia 1 II, melalui fitur yang disebut Heat Suppression Power Control. Saat ini, fitur tersebut tersedia di banyak ponsel dari berbagai merek ternama seperti Samsung, Google dan Xiaomi.
Namun, iPhone dari Apple belum mendukung fitur Bypass Charge.
Baca Juga: Akun WhatsApp Diblokir Tiba-tiba Karena Sistem Otomatis? Lakukan Tips Berikut
Mengapa ponsel mengisi daya lebih lambat saat digunakan?
Alasan pengisian daya jadi lebih lambat saat ponsel digunakan adalah karena cara pembagian dayanya. Saat ponsel di-charge dan digunakan, daya dari charger akan beragam.
Sebagian daya digunakan untuk menjalankan ponsel dan sisanya digunakan untuk mengisi baterai. Fungsinya sederhana, seperti melihat layar dengan tingkat kecerahan rendah tidak akan banyak mengonsumsi daya.
Namun, bermain game atau menonton video membutuhkan energi yang jauh lebih besar. Akibatnya, lebih banyak daya dialokasikan untuk menjalankan ponsel dan daya yang tersisa untuk mengisi baterai menjadi lebih sedikit.
Fitur pengisian daya Bypass" kini banyak dimiliki ponsel baru, memungkinkan perangkat beroperasi langsung menggunakan daya dari pengisi daya saat di-charge. Hal ini mampu mengurangi beban kerja baterai dan menjaga ponsel tetap dingin. N
Tips agar baterai HP tidak cepat rusak
Berikut adalah beberapa tips mudah agar baterai HP tidak cepat rusak:
1. Gunakan perangkat yang berkualitas
Selalu gunakan pengisi daya dan kabel bawaan dari dalam kemasan atau belilah produk bersertifikat dari merek tepercaya. Langkah sederhana ini dapat menghilangkan sebagian besar risiko keamanan.
2. Jaga suhu tetap rendah saat bepergian dengan power bank yang tepat
Power bank berstandar Qi2 seperti EcoFlow RAPID Mag menstabilkan suhu pengisian daya dengan teknologi X-Cooling. Ia juga mampu menjaga suhu permukaan tetap di bawah sekitar 38°C/100°F.
Baca Juga: Fitur Pembersih Saluran WhatsApp Bikin Hapus File Tanpa Sentuh Pesan Berbintang
3. Pastikan ada sirkulasi udara
Panas perlu dibiarkan. Jangan mengisi daya ponsel di bawah bantal atau di atas sofa yang empuk. Permukaan yang keras dan datar, seperti meja, adalah pilihan terbaik.
4. Hindari aktivitas berat
Jika perlu mengisi daya, lakukanlah aktivitas ringan saja. Simpan sesi bermain game untuk nanti setelah ponsel dicabut dari pengisi daya.
5. Lepaskan casing
Beberapa casing ponsel yang tebal dapat menangkap gambar panas. Jika ponsel terasa panas saat sedang terisi daya, melepas casing dapat membantu suhunya turun.
Jika ponsel terasa sangat panas saat disentuh, cukup cabut kabel pengisi daya dan biarkan ponsel beristirahat sejenak. Kebiasaan-kebiasaan kecil ini membantu merawat baterai HP lebih awet. Inilah cara menjaga baterai HP tidak mudah rusak.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News