M O M S M O N E Y I D
Bugar

Bahaya Istirahat Kurang dari 7 Jam! Kenali 5 Penyakit Akibat Kurang Tidur Ini

Bahaya Istirahat Kurang dari 7 Jam! Kenali 5 Penyakit Akibat Kurang Tidur Ini
Penulis: Widya Oktaviana  |  Editor: Widya Oktaviana


MOMSMONEY.ID - Penyakit akibat kurang tidur sering kali dianggap remeh oleh banyak orang, padahal dampaknya bisa jauh lebih serius dari yang dibayangkan, lo.

Coba deh, Anda pernah enggak sih merasa sudah tidur cukup, tapi besoknya masih lemas dan susah fokus? Nah, bisa jadi durasi tidur Anda sebenarnya belum memenuhi kebutuhan tubuh. 

Karena orang dewasa membutuhkan tidur sekitar 7–9 jam setiap harinya. Kalau kurang dari durasi tersebut, hal ini bisa berdampak buruk bagi kesehatan, lo.

Apalagi bagi Anda yang sering begadang, kebiasaan ini sebaiknya mulai ditinggalkan demi kesehatan tubuh ya.

Baca Juga: 4 Jenis Suplemen yang Tidak Boleh Dikonsumsi Malam Hari, Bikin Susah Tidur

Sebenarnya, waktu tidur itu bukan sekadar istirahat biasa. Tubuh memakai waktu ini untuk memperbaiki diri dari berbagai kerusakan, sehingga keesokan harinya Anda bisa kembali beraktivitas dan bekerja dengan normal. 

Sayangnya, masih banyak orang yang tidak mencukupi waktu tidurnya sekitar 7–9 jam per hari. Padahal, selain bikin mengantuk di siang hari, ada beberapa efek kurang tidur yang perlu Anda waspadai, dan beberapa di antaranya cukup berbahaya.

Berikut beberapa penyakit akibat kurang tidur dari 7 jam yang perlu Anda ketahui, sebagaimana dikutip dari hellosehat.com:

Baca Juga: Haus saat Bangun Tidur Bukan Karena Kurang Minum Biasa, Tanda Gula Darah Tinggi

1. Mudah sakit dan bisa memicu kanker

Salah satu akibat dari kurang tidur dari 7 jam bisa membuat Anda mudah sakit, bahkan memicu kanker. Karena manfaat dari tidur adalah untuk meningkatkan sistem kekebalan tubuh.

Sistem kekebalan tubuh inilah yang mampu melawan dari infeksi, dari dari virus, bakteri, jamur, maupun parasit.

Jika kekebalan tubuh Anda lemah, maka perlindungan yang diberikan juga ikut melemah. Dengan begitu, Anda menjadi mudah terkena infeksi.

2. Fungsi otak jadi kurang optimal

Selain mudah sakit, kurang tidur juga membuat fungsi otak jadi kurang optimal. Di mana Anda jadi sering lupa. 

Dampaknya adalah Anda akan mengalami kesulitan untuk fokus pada sesuatu hal dan lebih lambat dalam memberikan respons.

Tak hanya itu, kurang tidur juga membuat Anda sulit untuk membuat keputusan dan menemukan solusi. Jadi, ada peluang untuk terjadinya kesalahan dan membutuhkan waktu lama dalam menyelesaikan tugas.

Baca Juga: Bukannya Segar, Ini 6 Akibat Tidur Terlalu Lama untuk Tubuh Termasuk Penyakit Jantung

3. Kenaikan berat badan

Kurang tidur juga berhubungan dengan berat badan, lo. Di mana bisa membuat berat badan melonjak.

Bagi orang dewasa, tidur hanya 4 jam per hari akan meningkatkan rasa lapar. Terlebih pada makanan tinggi karbohidrat yang padat kalori. Kondisi ini juga dialami oleh anak-anak dan remaja.

Lalu, naiknya berat badan dikarenakan kurang tidur bisa juga dipengaruhi oleh tubuh yang kelelahan. Jadi, memungkinkan seseorang pada akhirnya membatasi aktivitas fisik.

4. Risiko penyakit jantung

Penyakit akibat kurang tidur kurang dari 7 jam juga bisa berisiko mendatangkan penyakit jantung, lo.

Hal ini karena tidur menyebabkan pembentukan sitokin inflamasi, di mana memiliki peran penting dalam perkembangan gangguan kardiovakular.

Sitokin inflamasi bisa menyebabkan peradangan. Peradangan inilah yang menyerang organ dan jaringan tubuh, tak terkecuali pembuluh darah di sekitar jantung.

Baca Juga: Bisa Bikin Tidur Nyenyak, Intip 6 Manfaat Buah Ceri untuk Kesehatan

5. Risiko penyakit mental

Dampak buruk dari kurang tidur yang berlangsung lama adalah meningkatkan risiko penyakit mental. Hal ini karena kurang tidur bisa berpengaruh pada suasana hati seseorang yang menjadi lebih buruk.

Penyakit mental yang mungkin terjadi karena kurang tidur seperti depresi, gangguan kecemasan, bipolar, dan ADHD.

Ingat, penyakit akibat kurang tidur bukan cuma soal rasa kantuk sesaat, tapi bisa menjadi pintu masuk berbagai masalah kesehatan jangka panjang Anda ya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Kenapa Gula Darah Naik Usai Bangun Tidur? Stop Kebiasaan Makan Jam 9 Malam!

Gula darah sering melonjak drastis saat bangun tidur. Kenali pemicu biologis dan cara ampuh mengendalikannya.

Baterai HP Samsung Galaxy A08 Melonjak ke 6.000 mAh, Bawa Layar 6.7 inci!

Muncul entri TAC resmi untuk Samsung Galaxy A08. Temukan keunggulan kamera 50 MP serta jaminan update Android 6 tahun.

Makan Enak Makin Hemat! Cek Aneka Promo Gokana Terbaru Diskon hingga 30% di Sini

Nikmati Ramen, Bento, dan Teppan favorit dengan promo Gokana diskon hingga 30%. Pesan paket Mabar atau Selalu Hemat lewat ojek online kesayangan.

Jadwal Hylo Open 2026: 3 Wakil Indonesia Berlaga, Jonathan Bertemu Tunggal Denmark

Sebanyak 3 wakil Indonesia tanding di Babak 32 Besar Hylo Open 2026 hari kedua untuk memperebutkan tiket 16 besar.

7 Manfaat Kesehatan Buah Anggur untuk Kesehatan Tubuh, Bisa Kurangi Kolesterol

Yuk, langsung intip apa saja manfaat anggur yang kaya nutrisi untuk kesehatan tubuh Anda berikut ini.

Hasil Hylo Open 2026: 4 Wakil Indonesia Melangkah ke 16 Besar, Leo/Daniel Mundur

Hasil Hylo Open 2026 babak 32 besar hari pertama, Selasa (27/10), empat wakil Indonesia melenggang ke 16 besar, Leo/Daniel mundur.

Bahaya Istirahat Kurang dari 7 Jam! Kenali 5 Penyakit Akibat Kurang Tidur Ini

Sering mengabaikan istirahat 7–9 jam sehari? Ketahui berbagai penyakit akibat kurang tidur, dari penurunan fungsi otak hingga penyakit jantung.

Katalog Promo Superindo Weekday Diskon hingga 45% Periode 26-29 Oktober 2026

Cek promo Superindo Weekday hari ini periode 26-29 Oktober 2026 untuk belanja hemat di Superindo terdekat awal pekan ini.

HP Xiaomi 17 Tampil Ringkas Ala iPhone dengan Kecerahan 3500 Nits

Xiaomi 17 tampil ringkas ala iPhone dengan kecerahan 3500 nits. Simak alasan mengapa ponsel ini lebih nyaman di bawah sinar matahari.

Ketahui 7 Manfaat Rutin Lakukan Seks untuk Kesehatan Tubuh dan Mental di Sini

Bagi yang belum tahu, intip yuk, daftar manfaat yang bisa diperoleh saat rutin lakukan hubungan seks dengan pasangan.