M O M S M O N E Y I D
Bugar

Apakah Konsumsi Makanan Tertentu Bisa Mencegah Kanker Usus atau Tidak?

Apakah Konsumsi Makanan Tertentu Bisa Mencegah Kanker Usus atau Tidak?
Reporter: Rezki Wening Hayuningtyas  |  Editor: Rezki Wening Hayuningtyas


MOMSMONEY.ID - Sebenarnya, apakah konsumsi makanan tertentu bisa mencegah kanker usus atau tidak? Cari tahu jawabannya di sini, yuk.

Apa yang kita konsumsi setiap hari dapat memengaruhi kemungkinan munculnya kanker usus. Nutrisi yang tepat membantu tubuh menjaga kesehatan saluran pencernaan sekaligus mendukung proses pencegahan maupun mengurangi risiko kekambuhan.

Namun, apakah konsumsi makanan tertentu bisa mencegah kanker usus? MomsMoney akan membahasnya di sini!

Baca Juga: Ternyata Olahraga Bisa Mencegah Kanker, Ini Kata Dokter

Apakah konsumsi makanan tertentu bisa mencegah kanker usus?

Selain menyehatkan usus secara umum, pola makan seimbang juga mampu mengurangi peradangan serta membantu menjaga berat badan. Keduanya merupakan faktor kunci yang terbukti menurunkan risiko kanker.

Melansir dari laman Houston Methodist, Badan Internasional untuk Penelitian Kanker bahkan melaporkan, penderita obesitas memiliki risiko sekitar 1,3 kali lebih tinggi mengalami kanker kolorektal dibanding mereka yang memiliki berat badan normal.

“Saya selalu menyarankan pasien untuk menurunkan berat badan berlebih dan mempertahankan indeks massa tubuh (BMI) di kisaran sehat, yaitu 18,5–24,” ujar Dr. Anaum Maqsood, ahli onkologi gastrointestinal di Houston Methodist.

“Bahkan penurunan 10–15% dari berat badan berlebih sudah bisa membantu menurunkan risiko kanker,” kata dia.

Mulailah dengan langkah kecil yang bisa dijalani, lalu tambahkan perubahan lain secara bertahap. Seiring waktu, pola makan akan menjadi lebih sehat dan risiko kanker usus besar pun menurun.

Baca Juga: Waspadai Gejala Awal Kanker Paru Ini, Masyarakat Harus Lebih Peduli

Pilihan makanan untuk mencegah kanker usus

Banyak diet populer mengklaim dapat mencegah kanker, namun tidak semuanya memiliki dasar ilmiah.

Menurut Dr. Maqsood, pola makan Mediterania adalah salah satu yang paling konsisten direkomendasikan untuk mencegah kanker usus. Pola makan ini menekankan konsumsi makanan nabati, lemak sehat, serta membatasi daging merah, makanan manis, dan karbohidrat olahan.

Namun, American Cancer Society menekankan, tidak ada satu jenis makanan yang bisa melindungi sepenuhnya dari kanker. Yang terpenting adalah kombinasi pola makan sehat dengan porsi seimbang.

Beberapa jenis makanan yang sebaiknya sering dikonsumsi untuk mencegah kanker usus antara lain:

  • Biji-bijian utuh dan kacang-kacangan seperti quinoa, gandum, beras merah, lentil, kacang hitam, kacang merah yang tinggi serat dan mendukung kesehatan usus.
  • Menurut American Institute for Cancer Research, konsumsi susu terbukti berhubungan dengan penurunan risiko kanker usus besar.
  • Buah dan sayuran segar kaya serat, vitamin, mineral, antioksidan, dan fitonutrien. Disarankan dikonsumsi utuh, bukan dalam bentuk jus yang sering ditambah gula.
  • Protein rendah lemak, seperti ayam, ikan, tahu, lentil, buncis, dan quinoa.
  • Mengganti minuman manis dengan air dapat menjaga hidrasi sekaligus menekan risiko obesitas.
  • Lemak sehat dari alpukat, kacang, biji-bijian, dan minyak zaitun yang punya efek antiinflamasi serta antioksidan.

Menurut Dr. Maqsood, memasak dengan bahan segar dari awal dan mengurangi konsumsi makanan kemasan sangat dianjurkan.

Baca Juga: Kanker Penyebab Mpok Alpa Meninggal, Apa Penyebab Kanker Sebenarnya?

Makanan yang sebaiknya dibatasi untuk mencegah kanker usus

Meski tidak ada makanan yang sepenuhnya terlarang, beberapa jenis sebaiknya dikonsumsi dalam jumlah terbatas:

  • Daging merah seperti sapi, babi, rusa, bison. Batas aman yang disarankan adalah maksimal 18 ons per minggu.
  • Daging olahan seperti sosis, bacon, ham, kornet, hot dog. WHO telah mengklasifikasikan daging olahan sebagai karsinogen karena berpotensi memicu kanker.
  • Makanan tinggi gula seperti permen dan minuman manis, karena berkontribusi pada obesitas.
  • Alkohol, yang di dalam tubuh berubah menjadi senyawa karsinogenik dan merusak lapisan sel usus. Bila dikonsumsi, batasi satu porsi per hari.
  • Tembakau, meski bukan makanan, juga berisiko tinggi karena bahan kimianya dapat memicu mutasi genetik pada sel, termasuk sel usus.

Pentingnya olahraga untuk mencegah kanker usus

Selain pola makan, olahraga teratur juga menjadi faktor penting dalam menurunkan risiko kanker usus. Olahraga membantu meningkatkan metabolisme, menjaga massa otot, dan mengontrol berat badan.

“Kanker usus besar dan kanker payudara adalah dua jenis kanker yang terbukti risikonya bisa ditekan dengan menjaga BMI tetap sehat serta melakukan olahraga minimal 30 menit sehari, lima kali seminggu,” jelas Dr. Maqsood.

Olahraga tidak harus berat. Jalan kaki, bersepeda, berkebun, hingga memilih tangga dibanding lift sudah memberikan manfaat. Yang terpenting, pilih aktivitas yang menyenangkan dan berkelanjutan.

Baca Juga: 15 Rekomendasi Makanan yang Bisa Melawan Sel Kanker di Tubuh, yuk Konsumsi

Jadi, apakah konsumsi makanan tertentu bisa mencegah kanker usus? Makanan tertentu bisa membantu menurunkan risiko, tapi tidak bisa mencegah sepenuhnya.

Beberapa makanan seperti sayur, buah, biji-bijian utuh, susu, ikan, serta lemak sehat memang terbukti mendukung kesehatan usus dan menurunkan faktor risiko kanker.

Pola makan seimbang juga bisa mengurangi peradangan dan membantu menjaga berat badan ideal, dua hal yang berperan besar dalam pencegahan kanker usus.

Namun, tidak ada satu jenis makanan yang bisa benar-benar melindungi tubuh 100% dari kanker. Pencegahan paling efektif tetap kombinasi antara pola makan sehat, gaya hidup aktif, menjaga berat badan, serta melakukan skrining rutin seperti kolonoskopi.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Aset Kripto Ini Bertahan di Puncak Kripto Top Gainers saat Pasar Rontok

Kripto Canton, salah satu yang bertahan naik dan menghuni kripto top gainers 24 jam terakhir.       

Harga Emas Pekan Ini Ditutup Ambles di bawah US$ 5.000, Ini Penyebabnya!

Pada perdagangan intraday Jumat, emas sempat ambles 12%, penurunan terbesar dalam empat dekade atawa awal 1980-an.

Musikal Perahu Kertas Resmi Berlayar, Tampil hingga 15 Februari di Ciputra Artpreneur

Musikal Perahu Kertas resmi berlayar, tampil hingga 15 Februari 2026 di Ciputra Artpreneur Jakarta dengan total 21 pertunjukan.​

Samsung Galaxy A55: Desain Mewah Mirip S24, Performa Ngebut di Kelas Menengah

Samsung Galaxy A55 hadir dengan desain bingkai logam dan layar OLED adaptif 120Hz, sangat mirip S24+.  

7 Khasiat Konsumsi Buah Melon untuk Kesehatan Tubuh yang Luar Biasa

Ternyata ini, lho, khasiat konsumsi buah melon untuk kesehatan tubuh yang luar biasa. Apa saja?        

Rekomendasi HP Kamera 200 MP: Pilihan Terbaik Januari 2026, Foto Sejernih DSLR

HP kamera 200 MP menjanjikan lompatan kualitas foto. Ketahui bagaimana teknologi ini akan mengubah pengalaman fotografi Anda.

Harga Emas Antam Sabtu 31 Januari 2026 Turun

Harga dasar emas batangan Antam ukuran 1 gram dibanderol Rp 2.860.000 Sabtu (31/1/2026), turun Rp 260.000 dibanding harga Jumat (30/1/2026).

Anjlok Parah Harga Emas Galeri 24 dan UBS di Pegadaian Hari Ini Sabtu (31/1/2026)

Harga emas Galeri 24 dan UBS di Pegadaian Sabtu (31/1/2026) kompak turun. Emas Galeri 24 1 gram jadi Rp 3.171.000, emas UBS Rp 3.186.000

Ramalan Zodiak Keuangan dan Karier Hari Sabtu 31 Januari 2026, Waktunya Refleksi

Simak ramalan keuangan dan karier 12 zodiak hari ini Sabtu 31 Januari 2026, lengkap dengan peluang kerja, kolaborasi, dan strategi profesional.

15 Rutinitas Pagi yang Bikin Berat Badan Turun, Apa Saja?

Ini dia beberapa rutinitas pagi yang bikin berat badan turun. Apa sajakah itu?