M O M S M O N E Y I D
Bugar

Apakah Daging Kambing Menyebabkan Darah Tinggi?

Reporter: Rezki Wening Hayuningtyas  |  Editor: Rezki Wening Hayuningtyas


MOMSMONEY.ID - Anda pasti pernah bertanya-tanya, apakah daging kambing menyebabkan darah tinggi atau tidak? Berikut ini adalah jawabannya. Daging kambing sering kali dianggap sebagai penyebab kenaikan tekanan darah atau hipertensi. Pendapat ini muncul karena daging kambing diketahui memiliki kandungan lemak yang relatif tinggi, yang bisa berdampak pada kesehatan jantung dan pembuluh darah.

Namun, sejauh mana kebenaran anggapan ini? Apakah benar konsumsi daging kambing secara langsung berhubungan dengan peningkatan risiko darah tinggi?

Baca Juga: Apakah Timun Bisa Menurunkan Darah Tinggi? Cek Jawabannya Disini!

Kandungan nutrisi dalam daging kambing

Sebelum membahas dampak daging kambing terhadap tekanan darah, penting untuk memahami komposisi nutrisi dari daging kambing. Melansir dari WebMD, daging kambing merupakan sumber protein hewani yang kaya akan zat besi, protein, dan berbagai vitamin dan mineral esensial seperti vitamin B12, zinc, fosfor, dan selenium.

Meskipun daging kambing memiliki kandungan lemak yang lebih rendah dibandingkan dengan daging merah lainnya seperti daging sapi, namun daging kambing tetap mengandung kolesterol dan lemak jenuh.

Baca Juga: Mengapa Selalu Merasa Lelah Padahal Tidak Beraktivitas? Ini Penyebabnya

Apakah daging kambing menyebabkan darah tinggi?

Penelitian tentang hubungan antara konsumsi daging kambing dan risiko tekanan darah tinggi masih terbatas dan belum sepenuhnya jelas. Namun, ada beberapa faktor yang dapat mempengaruhi dampak daging kambing terhadap tekanan darah seseorang.

1. Kandungan lemak dan kolesterol

Menyadur dari Kompas.com, daging kambing memiliki kadar kolesterol yang lebih rendah daripada daging sapi dan ayam, hanya sekitar 57 mg per 100 gram. Kandungan lemaknya juga lebih rendah, dengan hanya 2,3 gram per 100 gram, sementara daging sapi bisa mencapai 15 gram dan ayam sekitar 7,5 gram.

Selain itu, daging kambing juga memiliki kalori yang lebih rendah, sekitar 109 kalori per 100 gram, dibandingkan dengan daging sapi yang mencapai 250 kalori dan ayam 196 kalori. Meskipun demikian, daging kambing tetap merupakan sumber protein hewani yang baik, dengan kandungan protein sekitar 20 gram per 100 gram, meski jumlahnya sedikit lebih rendah dibandingkan dengan daging sapi (25 gram) dan ayam (30 gram).

Meskipun kandungan lemaknya cenderung lebih rendah daripada beberapa jenis daging merah lainnya, daging kambing tetap mengandung lemak jenuh dan kolesterol. Konsumsi lemak jenuh dan kolesterol secara berlebihan dapat meningkatkan risiko penyumbatan arteri dan tekanan darah tinggi.

Baca Juga: Konsumsi Buah Naga Bisa Menurunkan Darah Tinggi, Benarkah?

2. Cara memasaknya

Cara memasak daging kambing juga dapat mempengaruhi dampaknya terhadap tekanan darah. Menurut Buku Ajar Ilmu Kesehatan: Memahami Gejala, Tanda dan Mitos (2019) karya Umar Zein dan Emir El Newi, pengonsumsian daging kambing dapat menjadi risiko bagi kesehatan, termasuk hipertensi, tergantung pada cara pengolahannya.

Proses penggorengan, pemanggangan, atau pembakaran dapat meningkatkan jumlah kalori dalam makanan dibandingkan dengan kondisi mentahnya. Selain itu, penggunaan minyak goreng, mentega, atau margarin dalam proses pengolahan juga dapat meningkatkan kandungan lemak dalam daging.

Suhu tinggi saat menggoreng atau memanggang dapat mengurangi kadar air dalam daging dan meningkatkan penyerapan lemak dari minyak, yang pada akhirnya meningkatkan jumlah kalori. Peningkatan kalori dalam daging kambing setelah proses pengolahan bahkan dapat mencapai 64 persen lebih tinggi daripada sebelumnya.

Hal ini dapat berujung pada peningkatan penimbunan lemak di dalam pembuluh darah dan peningkatan tekanan darah. Selain itu, penggunaan bumbu penyedap seperti kecap, garam, dan MSG dalam proses memasak juga dapat berkontribusi terhadap peningkatan tekanan darah karena kandungan sodium yang tinggi.

Baca Juga: Menilik Manfaat Buah Kiwi, Dapat Memelihara Kesehatan Jantung!

Daging kambing juga sering kali diolah bersama santan, seperti dalam gulai kambing, kari kambing, atau rendang kambing. Meskipun santan secara alami tidak mengandung kolesterol, tetapi kandungan lemak jenuh yang tinggi dalam santan juga harus diperhatikan dalam konsumsinya. Oleh karena itu, penting untuk memperhatikan cara pengolahan dan jumlah konsumsi daging kambing serta bahan-bahan lainnya untuk menjaga kesehatan jantung dan mengurangi risiko hipertensi.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Kenangan Lebaran Aman! Ikuti 5 Langkah Mudah Pulihkan Foto iPhone

Foto Lebaran di iPhone Anda tiba-tiba lenyap? Ini dia 5 metode praktis untuk mengembalikan momen berharga yang hilang, cek sekarang!

Rekomendasi 7 Film Konflik Ibu-Anak yang Menguras Emosi dan Pelik

Lewat 7 film ini, Anda bisa memahami kompleksitas emosional konflik ibu dan anak seringkali tak terucap.

Rekomendasi Kartun Horor Anak Dari Goosebumps hingga Shinbi's House

Goosebumps hingga Shinbi's House, 4 kartun horor ini jadi favorit anak. Cari tahu alasan mengapa mereka aman dan menghibur untuk ditonton.  

Ramalan Zodiak Keuangan dan Karier Hari Ini, Rabu 8 April 2026: Pisces Terhambat

Simak ramalan 12 zodiak hari ini, Rabu 8 April 2026, cek peluang keuangan dan karier Anda lewat strategi komunikasi yang tepat.​  

Promo HokBen Tebus Murah April: Menu Favorit Mulai Rp 10 Ribu, Cek Sekarang

Membeli HokBen pekan ini bisa lebih untung. Ada promo Tebus Murah mulai Rp 10.000 untuk menu pilihan. Serbu sekarang sebelum kehabisan!

HP Vivo X300s: Layar 144Hz dan Kamera Zeiss 200MP Unggulan

HP Vivo X300s meluncur dengan layar 144Hz LTPO dan chip V3+ tercanggih. Simak fitur unggulan yang membuat ponsel ini layak dilirik! 

Rahasia K-Beauty Terbongkar, Skincare Ginseng Bisa Atasi Keriput dan Jerawat

Banyak orang belum tahu, ginseng bisa cegah keriput dan tingkatkan kolagen kulit. Jangan lewatkan manfaat luar biasanya!

Kadar Asam Urat Naik Drastis? Waspada, Stres Diam-Diam Merusak Tubuh

Bukan cuma makanan tinggi purin, stres oksidatif juga tingkatkan asam urat. Pahami kaitan unik ini dan cara mengatasinya sekarang!

Wajib Tahu! Begini Cara Cek Permintaan Ikuti Instagram Tertunda

Pernah kirim permintaan ikuti di Instagram tapi lupa ke siapa? Anda tidak sendirian. Instagram menyimpannya tapi tak ditampilkan. Temukan caranya.

Park Bo Gum Buka Salon di Desa? Intip Aksi Artis Korea Lain di V-Show Terbaru

Membosankan drama Korea? Ada 7 variety show terbaru yang siap jadi tontonan seru Anda. Jangan sampai terlewat keseruannya!