M O M S M O N E Y I D
Bugar

Apakah Aman Konsumsi Pisang Kepok untuk Asam Lambung atau Tidak?

Penulis: Rezki Wening Hayuningtyas  |  Editor: Rezki Wening Hayuningtyas


MOMSMONEY.ID - Banyak ditanyakan, apakah aman konsumsi pisang kepok untuk asam lambung atau tidak? Ini jawabannya.

Masalah asam lambung sering kali membuat penderitanya bingung memilih makanan. Salah sedikit makan, perut bisa terasa perih, mual, atau bahkan naik ke dada seperti terbakar.

Di antara berbagai buah yang sering dianjurkan untuk penderita asam lambung, pisang adalah salah satu yang paling sering disebut. Tapi bagaimana dengan pisang kepok? Apakah aman konsumsi pisang kepok untuk asam lambung?

MomsMoney akan membahasnya pada kesempatan kali ini. Yuk, simak sampai akhir.

Baca Juga: Apa Jenis Pisang yang Tidak Boleh Dikonsumsi Penderita Asam Lambung?

Manfaat pisang untuk asam lambung

Menurut Alodokter, pisang dikenal baik untuk meredakan iritasi di kerongkongan dan mengurangi rasa nyeri akibat asam lambung yang naik. Hal ini karena pisang bersifat basa (alkalin) yang bisa membantu menetralkan kadar asam di lambung.

Selain itu, pisang juga mengandung kalium tinggi, yang bisa merangsang produksi lendir di lambung dan melindungi dinding lambung dari asam berlebih.

Dikutip dari Hello Sehat, pisang juga kaya serat, yang membuatnya bagus untuk membantu mengatasi gejala asam lambung.

Berdasarkan sebuah studi yang dimuat di World Journal of Gastroenterology, makanan tinggi serat sangat disarankan bagi penderita NERD (Non-Erosive Reflux Disease), yaitu bentuk GERD  yang tidak menimbulkan luka pada dinding kerongkongan.

Serat dapat membantu memperkuat otot sfingter di bawah kerongkongan agar asam tidak mudah naik.

Baca Juga: 9 Makanan Pereda Asam Lambung yang Terbukti Ampuh

Pisang sebagai sumber serat juga bisa membantu menurunkan kadar asam lambung dan mengurangi rasa tidak nyaman di perut, terutama pada penderita NERD.

Selain itu, makan makanan berserat seperti pisang membuat kita merasa kenyang lebih lama, sehingga bisa mencegah kebiasaan makan berlebihan yang sering memicu naiknya asam lambung.

Namun, tingkat kematangan pisang sangat penting diperhatikan. Pisang yang masih mentah atau terlalu hijau bisa terasa asam dan berpotensi memperburuk kondisi lambung.

Sebaliknya, pisang yang terlalu matang dan terlalu manis juga bisa merangsang produksi asam berlebih, terutama pada sebagian orang yang sensitif.

Apakah aman konsumsi pisang kepok untuk asam lambung?

Pisang kepok, yang banyak dijumpai di Indonesia, tergolong aman untuk penderita asam lambung. Teksturnya padat, rasanya tidak terlalu manis, dan kadar keasamannya juga rendah, sehingga lebih bersahabat untuk lambung.

Pisang ini juga tinggi serat yang membantu melancarkan pencernaan dan mencegah sembelit, yang sering menjadi penyebab tidak langsung naiknya asam lambung.

Lebih dari itu, serat pada pisang kepok juga berperan sebagai prebiotik, yang mendukung pertumbuhan bakteri baik di saluran pencernaan serta penting untuk menjaga kesehatan usus dan lambung secara menyeluruh.

Pisang kepok termasuk aman dikonsumsi oleh penderita asam lambung, terutama jika dikonsumsi dalam kondisi matang sempurna dan tidak digoreng. Kandungan gizinya membantu meredakan gejala, dan sifatnya yang tidak asam membuatnya ramah di perut. Semoga informasi ini bermanfaat!

Baca Juga: Waspada, Inilah Ciri-Ciri Penyakit Asam Lambung yang Parah

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Trik Tukang Cat Profesional biar Mengecat Rumah Lebih Cepat Selesai

Trik sederhana dari tukang cat profesional membuat proses mengecat rumah lebih cepat, rapi, hemat waktu, dan minim capek.  

4 Perbedaan SPF dan PA pada Sunscreen yang Wajib Dipahami, Jangan Asal Beli!

Saat membeli produk sunscreen, Anda pasti sering melihat label SPF dan PA. Wajib tahu, ini 4 perbedaan SPF dan PA pada sunscreen.

10 Kebiasaan Finansial yang Bisa Bantu Kelas Menengah Naik Asetnya

Ingin kondisi keuangan lebih baik? Simak 10 kebiasaan finansial yang dapat bantu kelas menengah membangun aset secara bertahap.

4 Waktu Terburuk untuk Olahraga yang Bisa Membahayakan Tubuh, Hindari Ya!

Sudah tahu belum? Ada 4 waktu terburuk untuk olahraga yang wajib Anda hindari. Klik untuk penjelasan selengkapnya.

IHSG Pekan Ini Siap Bullish, IPOT Jagokan Tiga Saham Berikut

Pergerakan IHSG pada pekan ini diperkirakan lebih dipengaruhi musim laporan keuangan emiten kuartalan.

Volatilitas SUN Tetap Tinggi Pasca-Rating S&P, Yield SUN 10 Tahun Ditaksir 6,8%-7,3%

Prospek obligasi dinilai tetap menarik hingga akhir 2026, didukung permintaan domestik dan risiko downgrade yang mereda.

Hujan Lebat Masih Turun di Provinsi Ini, Cek Peringatan Dini BMKG Cuaca Besok (21/7)

BMKG merilis peringatan dini cuaca besok Selasa 21 Juli 2026 dengan status Waspada hujan lebat di provinsi berikut ini.

S&P Pertahankan Rating Indonesia, Apa Artinya bagi Pasar Obligasi & Rupiah?

Yield obligasi pemerintah, CDS, rupiah belum menunjukkan perubahan signifikan usai S&P mempertahankan rating Indonesia. Apa sebabnya?

Risiko Rambut Rontok, Mengapa Cat Rambut Permanen Bikin Batang Rambut Rapuh?

Bahan kimia dalam cat rambut permanen bisa mengikis protein alami rambut. Simak alasan mengapa batang rambut rontok setelah diwarnai.

Bitcoin Bertahan di US$ 64.000 Saat Geopolitik Memanas, Apa sebabnya?

Harga Bitcoin bertahan di atas US$ 64.000 meski harga minyak dunia melonjak akibat memanasnya konflik AS-Iran.