MOMSMONEY.ID - Diabetes tipe 1 berbeda dengan diabetes tipe 2. Apa saja gejala penyakit diabetes tipe 1, ya? Mari simak ulasannya di sini!
Diabetes tipe 1 adalah penyakit autoimun jangka panjang yang membuat pankreas Anda tidak bisa memproduksi insulin.
Insulin adalah hormon yang sangat penting untuk mengatur kadar gula (glukosa) dalam darah. Dalam tubuh yang sehat, insulin bekerja dengan cara berikut:
- Ketika Anda makan, tubuh memecah makanan menjadi glukosa, yang menjadi sumber energi utama bagi tubuh.
- Glukosa masuk ke dalam aliran darah, dan ini memberi sinyal bagi pankreas untuk melepaskan insulin.
- Insulin membantu glukosa masuk ke dalam sel-sel tubuh, seperti sel otot, sel lemak, dan sel hati, sehingga tubuh bisa menggunakannya sebagai energi atau menyimpannya untuk digunakan nanti.
- Ketika glukosa sudah masuk ke dalam sel dan kadar gula darah turun, ini memberi sinyal bagi pankreas untuk berhenti mengeluarkan insulin.
Baca Juga: Macam-macam Makanan yang Perlu Dihindari Penderita Diabetes, Ini Daftarnya!
Namun, pada penderita diabetes tipe 1, tubuh tidak memproduksi cukup insulin, sehingga gula menumpuk dalam darah. Hal ini menyebabkan kadar gula darah menjadi sangat tinggi (hiperglikemia) dan tubuh tidak bisa memanfaatkan makanan untuk energi.
Jika tidak segera ditangani, kondisi ini bisa menyebabkan masalah kesehatan serius atau bahkan kematian. Penderita diabetes tipe 1 harus menerima insulin sintetis setiap hari untuk menjaga kesehatannya.
Lantas, apa saja gejala penyakit diabetes tipe 1 dan penyebabnya? MomsMoney akan mengulasnya di sini. Simak, yuk!
Baca Juga: 10 Makanan yang Efektif Menurunkan Kadar Gula Darah, Cek Daftarnya!
Apa Saja Gejala Diabetes Tipe 1?
Gejala diabetes tipe 1 biasanya muncul secara perlahan dan bisa semakin parah seiring waktu. Proses ini bisa berlangsung dalam beberapa hari, minggu, atau bulan, tergantung pada seberapa banyak insulin yang bisa diproduksi oleh pankreas Anda.
Mengutip dari laman Cleveland Clinic, berikut adalah beberapa gejala penyakit diabetes tipe 1:
- Rasa haus yang berlebihan.
- Sering buang air kecil.
- Rasa lapar terus-menerus.
- Penurunan berat badan tanpa sebab yang jelas.
- Merasa sangat lelah.
- Penglihatan kabur.
- Luka yang lambat sembuh.
- Infeksi jamur pada area kewanitaan.
Jika Anda atau anak Anda mengalami gejala-gejala tersebut, segeralah temui dokter untuk melakukan tes diabetes tipe 1. Semakin cepat didiagnosis, semakin baik untuk pengobatannya.
Baca Juga: Layak Dicoba! Ini Tips Menurunkan Kadar Gula Darah Tinggi Secara Alami
Jika diagnosis terlambat, diabetes tipe 1 yang tidak diobati bisa berbahaya dan menyebabkan komplikasi serius yang disebut ketoasidosis diabetik (DKA). Segera cari perawatan medis jika Anda atau anak Anda mengalami gejala-gejala berikut:
- Nafas yang berbau seperti buah.
- Mual dan muntah.
- Sakit perut.
- Pernapasan yang cepat.
- Kebingungan.
- Mengantuk.
- Kehilangan kesadaran.
Baca Juga: Makanan yang Bagus untuk Penderita Diabetes agar Tidak Lemas
Penyebab Diabetes Tipe 1
Diabetes tipe 1 terjadi ketika sistem kekebalan tubuh secara keliru menyerang dan menghancurkan sel-sel di pankreas yang berfungsi untuk memproduksi insulin. Proses penghancuran ini bisa berlangsung selama berbulan-bulan atau bahkan bertahun-tahun, hingga akhirnya tubuh kekurangan insulin.
Meskipun penyebab pasti dari diabetes tipe 1 belum diketahui, para ilmuwan percaya ada faktor genetik yang berperan besar. Risiko terkena diabetes tipe 1 pada seseorang tanpa riwayat keluarga penyakit ini adalah sekitar 0,4%.
Namun, jika ibu Anda menderita diabetes tipe 1, risikonya menjadi 1% hingga 4%, dan jika ayah Anda yang menderita, risikonya bisa mencapai 3% hingga 8%. Jika kedua orang tua Anda mengidap diabetes tipe 1, risikonya bisa meningkat hingga 30%.
Baca Juga: Apakah Penyakit Diabetes Tipe 2 Bisa Sembuh Total?
Selain faktor genetik, para ilmuwan juga meyakini bahwa faktor lingkungan seperti virus atau racun bisa memicu sistem kekebalan tubuh untuk menyerang pankreas, terutama pada orang yang memiliki kecenderungan genetik untuk mengembangkan diabetes tipe 1.
Nah, itu dia ulasan lengkap tentang apa saja gejala penyakit diabetes tipe 1 dan penyebabnya. Semoga informasi di atas bermanfaat, ya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Berita Terkait
TERBARU
Dividen Bank Danamon (BDMN) Rp 113,85 per saham, Potensi Yield 4,6%
Jangan lewatkan tanggal terakhir perdagangan saham Bank Danamon (BDMN) yang memuat hak dividen di sini!
Dividen BBRI Rp 208,4 per saham, Paling Lambat Beli Sahamnya 10 April 2025
Dengan asumsi harga saham BBRI di Rp 4.050 per saham, ada potensi dividen yield sekitar 5,15%.
Semarang Hujan Pagi hingga Sore, Ini Prakiraan Cuaca Besok (28/3) di Jawa Tengah
Menurut laman resmi BMKG, prakiraan cuaca besok hujan akan mengguyur beberapa daerah di Jawa Tengah termasuk Semarang.
Promo Lebaran Indomaret sampai 9 April 2025, Sirup Freiss Diskon 35% Jadi Rp 7.000-an
Promo Lebaran Indomaret Periode 27 Maret-9 April 2025, cek di sini untuk belanja kebutuhan Lebaran lebih hemat.
Bandung Diguyur Hujan Ringan, Simak Prakiraan Cuaca Besok (28/3) di Jawa Barat
Menurut BMKG, cuaca besok di Jawa Barat akan lebih sering berawan. Hujan ringan juga turun pada waktu-waktu tertentu.
Antisipasi Hujan Pagi Hari, Ini Prakiraan Cuaca Besok (28/3) di Banten
Berdasarkan laman resmi BMKG, cuaca besok di Banten akan dominan berawan. Namun, hujan tetap akan turun di beberapa daerah.
Dominan Berawan, Simak Prakiraan Cuaca Jakarta Besok (28/3)
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merilis prediksi cuaca besok untuk wilayah Jakarta pada Jumat, 28 Maret 2025.
Libur Lebaran, Pertamina Pastikan Bisnis Hulu Migas Berjalan Lancar
Untuk menjaga ketahanan energi nasional, Pertamina memastikan operasional bisnis hulu migas tetap berjalan lancar selama periode libur Lebaran
6 Tips Mudik untuk Ibu Hamil Menurut Dokter Kandungan, Jangan Sampai Dehidrasi
Ada 6 tips mudik untuk ibu hamil agar tetap nyaman dan aman sampai tempat tujuan. Cari tahu informasi selengkapnya di sini.
Mudik Pakai Motor? Ini 9 Komponen Motor yang Wajib Diperiksa Sebelum Mudik
Mau mudik pakai motor? Jangan sampai terlewat, ini 9 komponen motor yang wajib diperiksa sebelum mudik.