M O M S M O N E Y I D
Bugar

Inilah Perbedaan Diabetes Tipe 1 dan 2 yang Penting Anda Ketahui

Reporter: Rezki Wening Hayuningtyas  |  Editor: Rezki Wening Hayuningtyas


MOMSMONEY.ID - Banyak yang masih bingung. Yuk, ketahui perbedaan diabetes 1 dan 2 pada ulasan berikut ini.

Diabetes adalah penyakit kronis yang memengaruhi kemampuan tubuh dalam mengatur kadar gula darah (glukosa). Penyakit ini terbagi menjadi dua jenis utama: diabetes tipe 1 dan diabetes tipe 2.

Meskipun keduanya berhubungan dengan masalah insulin dan gula darah, penyebab, gejala, serta pengelolaannya berbeda. Memahami perbedaan ini penting untuk memastikan diagnosis dan pengobatan yang tepat.

MomsMoney akan mengulas tentang perbedaan diabetes tipe 1 dan 2 pada kesempatan kali ini. Simak, yuk.

Baca Juga: Gula Darah Tinggi? Konsumsi Buah Penurun Kadar Gula Darah Terbaik Berikut

Perbedaan diabetes tipe 1 dan 2

Melansir dari laman Cleveland Clinic, berikut adalah tabel perbedaan diabetes tipe 1 dan 2:

Faktor

Diabetes Tipe 1

Diabetes Tipe 2

Penyebab Utama

Gangguan autoimun.

Resistensi insulin.

Produksi Insulin

Tidak ada produksi insulin.

Insulin diproduksi tetapi tidak efektif.

Kebutuhan Insulin

Selalu membutuhkan insulin.

Kadang-kadang membutuhkan insulin.

Usia Penderita

Sering dialami anak-anak atau remaja.

Lebih umum pada orang dewasa, tetapi juga terjadi pada anak-anak akibat obesitas.

Baca Juga: 12 Pilihan Jus Penurun Kadar Gula Darah Terbaik yang Efektif, Coba yuk!

Bersumber dari Healthline, inilah uraian terkait perbedaan diabetes tipe 1 dan 2:

1. Perbedaan penyebab diabetes tipe 1 dan 2

Diabetes tipe 1 adalah penyakit autoimun di mana sistem kekebalan tubuh, yang seharusnya melawan infeksi, malah menyerang sel-sel beta di pankreas.

Sel-sel ini bertanggung jawab untuk memproduksi insulin, hormon yang membantu glukosa masuk ke dalam sel tubuh untuk diubah menjadi energi. Akibat serangan ini, tubuh tidak lagi mampu memproduksi insulin.

Penyebab pasti mengapa sistem kekebalan tubuh menyerang sel-sel ini belum sepenuhnya dipahami, tetapi faktor genetik dan lingkungan, seperti paparan virus tertentu, diduga berperan. Tidak seperti diabetes tipe 2, gaya hidup dan pola makan tidak menjadi penyebab diabetes tipe 1.

Pada diabetes tipe 2, tubuh masih memproduksi insulin, tetapi tidak menggunakannya secara efektif—kondisi ini dikenal sebagai resistensi insulin.

Seiring waktu, pankreas mencoba mengimbangi dengan memproduksi lebih banyak insulin, tetapi akhirnya kemampuan ini menurun. Akibatnya, kadar glukosa darah meningkat.

Faktor utama yang menyebabkan diabetes tipe 2 adalah gaya hidup yang tidak sehat, seperti kurangnya aktivitas fisik dan kelebihan berat badan.

Selain itu, faktor genetik dan lingkungan juga turut memengaruhi risiko seseorang terkena diabetes tipe 2.

Baca Juga: Hati-Hati! Kebiasaan Ini Bisa Meningkatkan Risiko Diabetes lo

2. Perbedaan faktor risiko diabetes tipe 1 dan 2

Faktor risiko diabetes tipe 1:

  • Risiko lebih tinggi jika memiliki anggota keluarga dekat dengan diabetes tipe 1.
  • Umumnya didiagnosis pada masa kanak-kanak atau remaja, tetapi bisa muncul pada usia berapa pun.

Faktor risiko diabetes tipe 2:

  • Kelebihan berat badan atau obesitas.
  • Lemak perut yang berlebihan.
  • Aktivitas fisik yang kurang dari tiga kali seminggu.
  • Usia di atas 45 tahun.
  • Riwayat diabetes gestasional selama kehamilan.
  • Riwayat keluarga dengan diabetes tipe 2.
  • Polycystic Ovary Syndrome (PCOS).
  • Faktor etnis tertentu, seperti Afrika-Amerika, Hispanik, atau Penduduk Asli Amerika.

Baca Juga: 10 Tips Tetap Sehat saat Musim Hujan Tiba, Cek di Sini yuk

3. Perbedaan diabetes tipe 1 dan 2 memengaruhi tubuh

Diabetes tipe 1 menyebabkan tubuh tidak dapat memproduksi insulin sama sekali, sehingga glukosa tidak dapat masuk ke dalam sel.

Pada diabetes tipe 2, tubuh masih memproduksi insulin, tetapi sel-sel tubuh tidak meresponsnya dengan baik.

Kedua kondisi ini menyebabkan kadar gula darah tetap tinggi, yang dapat meningkatkan risiko komplikasi serius seperti kerusakan saraf, penyakit jantung, dan gangguan penglihatan.

4. Perbedaan gejala diabetes tipe 1 dam 2

Gejala diabetes tipe 1 biasanya muncul dengan cepat, dalam hitungan minggu, sementara gejala tipe 2 berkembang lebih lambat dan sering kali tidak disadari. Gejala yang umum meliputi:

  • Sering buang air kecil.
  • Rasa haus yang berlebihan.
  • Rasa lapar yang berlebihan.
  • Kelelahan.
  • Penglihatan kabur.
  • Luka yang sulit sembuh.
  • Infeksi yang sering terjadi.

Pada beberapa kasus, penderita diabetes tipe 2 mungkin tidak menyadari gejala ini hingga komplikasi muncul.

Baca Juga: Seperti Apa Ciri-Ciri Diabetes pada Wanita? Yuk, Ketahui Selengkapnya di Sini

5. Perbedaan pengobatan dan pencegahan diabetes tipe 1 dan 2

Diabetes tipe 1:

  • Tidak dapat dicegah.
  • Memerlukan pengobatan insulin setiap hari, baik melalui suntikan atau pompa insulin.
  • Memantau kadar gula darah secara rutin sangat penting.

Diabetes tipe 2:

  • Dapat dikelola dan dicegah melalui perubahan gaya hidup seperti:
    • Menjaga berat badan ideal.
    • Berolahraga secara rutin.
    • Makan makanan sehat, terutama mengurangi konsumsi gula dan makanan olahan.
  • Jika gaya hidup sehat tidak cukup, obat-obatan atau suntikan insulin mungkin diperlukan.
  • Pemantauan gula darah tetap menjadi bagian penting dari pengelolaan.

Baca Juga: 17 Pilihan Makanan Penurun Kadar Gula Darah Terbaik yang Terbukti Efektif

Nah, demikanlah ulasan terkait perbedaan diabetes tipe 1 dan 2. Diabetes tipe 1 dan tipe 2 adalah dua kondisi yang berbeda dengan penyebab dan mekanisme unik.

Diabetes tipe 1 disebabkan oleh gangguan autoimun dan tidak dapat dicegah, sementara tipe 2 sering kali terkait dengan gaya hidup dan dapat dicegah dengan kebiasaan sehat.

Mengenali gejala dan memahami risiko masing-masing tipe adalah langkah penting untuk mencegah komplikasi dan mengelola kondisi ini dengan baik. Semoga bermanfaat, ya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Rupiah Loyo Jegal Gerak IHSG, Cek Rekomendasi Saham Pekan Ini dari IPOT!

Stabilitas rupiah & kebijakan The Fed, faktor krusial penentu arah pasar saham Juni. Simak rekomendasi saham untuk trading pekan ini dari IPOT.

Harga Emas Hari Ini Fluktuatif, Sedikit Naik di atas US$ 4.500

Sempat turun pada perdagangan sesi pagi, harga emas kini menguji naik. Rebound terjadi setelah turun lebih dari 1% pada sesi kemarin.

Promo Tiket Trans Snow World Bekasi: Liburan Hemat Cuma Rp 50 Ribu, Hanya 3 Hari

Membeli tiket Trans Snow World Bekasi kini bisa lebih hemat. Hanya Rp 50.000 untuk liburan sekolah. Cek periode pembeliannya sekarang!

Baterai 7000mAh Motorola Edge 70 Fusion: Mampu Bertahan Seharian Penuh Tanpa Ngecas

Layar AMOLED 1.5K dengan 5200 nits peak brightness, bikin mata terpukau. Cari tahu fitur canggih lainnya dari Motorola Edge 70 Fusion.

Cek Puluhan Emiten Pembagi Dividen yang Punya Yield Menarik

Investor yang memburu pendapatan dividen masih memiliki peluang. Mulai hari ini, Selasa (2/6) beberapa emiten memasuki cum date dividen.

Katalog Promo Alfamidi Hemat Satu Pekan 1-7 Juni 2026, Mogu Mogu Beli 2 Diskon 40%

Promo Alfamidi Hemat Satu Pekan hadir 1-7 Juni 2026. Jangan sampai melewatkan diskon besar untuk produk favorit Anda.

Febby Rastanty Bagikan Tips Konsisten Berlari di Tengah Jadwal yang Padat

Febby Rastanty membagikan sejumlah tips konsisten berlari di tengah jadwal yang padat, berikut ulasannya.  

Kamera iPhone 17 Kini Pakai Fusion 48MP: Hasil Fotonya Bikin Terkejut

Kamera Fusion 48MP iPhone 17 hasilkan foto detail luar biasa. Temukan fitur Dual Capture dan peningkatannya di sini.

Simak 4 Rekomendasi Saham dari BRI Danareksa Sekuritas Hari Ini (2/6)

BRI Danareksa Sekuritas membagikan sejumlah ide trading dan rekomendasi saham untuk perdagangan hari ini Selasa (2/6/2026). Berikut ulasannya.

Saldo ATM Berkurang Tanpa Kamu Tahu? Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya

Saldo ATM tiba tiba berkurang? Ketahui penyebab, cara mengecek transaksi, dan langkah cepat mengamankan rekening.