M O M S M O N E Y I D
Bugar

Apa Perbedaan Rematik dan Asam Urat? Kulik Selengkapnya di Sini

Penulis: Rezki Wening Hayuningtyas  |  Editor: Rezki Wening Hayuningtyas


MOMSMONEY.ID - Masih banyak yang tidak tahu perbedaannya. Mari mengulik apa perbedaan rematik dan asam urat di sini!

Rematik dan asam urat adalah jenis arthritis yang sering kali menimbulkan gejala serupa, seperti nyeri dan pembengkakan sendi.

Namun, kedua kondisi ini memiliki perbedaan signifikan, baik dari segi penyebab maupun pengobatannya. MomsMoney akan mengulas perbedaan rematik dan asam urat pada kesempatan kali ini. Simak, ya!

Baca Juga: Apa Manfaat Buah Ciplukan untuk Kesehatan Tubuh? Ini 15 Daftarnya

Perbedaan Rematik dan Asam Urat

Melansir dari laman Healthline, inilah perbedaan rematik dan asam urat yang perlu Anda tahu:

1. Perbedaan Gejala Rematik dan Asam Urat

Meskipun rematik dan asam urat sama-sama menyebabkan nyeri sendi, pembengkakan, dan kemerahan, terdapat beberapa perbedaan dalam hal bagian tubuh yang terkena dan intensitas nyeri.

Gejala rematik:

  • Biasanya memengaruhi sendi kecil, seperti jari tangan, pergelangan tangan, dan kaki.
  • Nyeri disertai kekakuan, terutama pada pagi hari.
  • Menyebabkan pembengkakan yang simetris, yaitu terjadi pada sendi yang sama di kedua sisi tubuh.
  • Pada tahap lanjut, dapat menyebabkan kerusakan sendi permanen dan memengaruhi organ tubuh lainnya seperti paru-paru, jantung, dan mata.

Gejala asam urat:

  • Umumnya menyerang sendi di jempol kaki, tetapi bisa juga mempengaruhi pergelangan kaki, lutut, dan tangan.
  • Nyeri sangat intens dan sering datang tiba-tiba, terutama di malam hari.
  • Pembengkakan pada asam urat biasanya terjadi selama 1 hingga 2 minggu dalam serangan akut.
  • Pada tahap lanjut, asam urat bisa menyebabkan kerusakan ginjal.

Baca Juga: Apa Penyebab Kolesterol Tinggi Selain Makanan? Ini Dia Beberapa Penyebabnya

2. Perbedaan Penyebab Rematik dan Asam Urat

Rematik disebabkan oleh gangguan autoimun, di mana sistem kekebalan tubuh menyerang jaringan sendi sendiri.

Penyebab pasti rematik belum diketahui, namun faktor genetik, lingkungan, dan gaya hidup (seperti paparan asap rokok) diduga dapat meningkatkan risiko. Rematik lebih umum terjadi pada wanita dan sering kali berkembang pada usia lanjut.

Sementara itu, asam urat disebabkan oleh tingginya kadar asam urat dalam darah. Asam urat ini terbentuk ketika tubuh memecah purin, senyawa yang terdapat dalam makanan seperti daging merah, ikan, dan minuman beralkohol.

Ketika kadar asam urat berlebihan, kristal tajam terbentuk di sendi, sehingga menyebabkan peradangan dan nyeri.

Faktor risiko lainnya termasuk konsumsi alkohol, makanan tinggi purin, dan kondisi kesehatan seperti hipertensi dan sindrom metabolik.

Baca Juga: Ini Dia 13 Pilihan Pengganti Nasi untuk Diabetes yang Lebih Sehat

3. Perbedaan Pengobatan Rematik dan Asam Urat

Pengobatan rematik umumnya menggunakan obat-obatan antirematik pengubah penyakit (DMARD) atau biologik yang bertujuan memperlambat perkembangan penyakit dan mencegah kerusakan sendi. NSAID dan kortikosteroid juga sering diresepkan untuk mengurangi nyeri dan peradangan.

Untuk mengobati asam urat, dokter mungkin meresepkan obat seperti allopurinol atau probenecid yang berfungsi menurunkan kadar asam urat dalam darah.

Obat colchicine sering digunakan untuk mengurangi peradangan saat terjadi serangan asam urat. Selain itu, perubahan pola makan seperti mengurangi makanan tinggi purin juga sangat dianjurkan untuk mencegah kekambuhan.

Baca Juga: Yogurt untuk Asam Lambung, Aman atau Tidak untuk Dikonsumsi?

Demikianlah ulasan lengkap terkait perbedaan rematik dan asam urat yang perlu Anda ketahui. Meskipun rematik dan asam urat sama-sama menyebabkan nyeri dan pembengkakan sendi, keduanya memiliki penyebab dan pengobatan yang berbeda.

Rematik lebih banyak menyerang sendi kecil secara simetris dan bisa merusak jaringan tubuh lainnya. Sementara itu, asam urat biasanya terjadi pada jempol kaki dan disebabkan oleh penumpukan asam urat.

Jika Anda mengalami nyeri sendi yang tidak biasa, segera periksakan diri ke dokter untuk diagnosis dan penanganan yang tepat.

Dengan pengobatan yang sesuai, gejala kedua kondisi ini dapat dikontrol. Semoga bermanfaat, ya.

Tonton: Tinggalkan 5 Kebiasaan Sehari hari Ini Jika Tak Ingin Asam Lambung Kambuh

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Promo Hypermart Beli Banyak Lebih Hemat 14-20 Agustus 2026, Pantene Beli 1 Gratis 1

Cek dan manfaatkan katalog promo Hypermart Beli Banyak Lebih Hemat periode 14-20 Agustus 2026. Ada Beli 1 Gratis 1, Moms.

Hujan Sangat Lebat Masih Guyur Provinsi Ini, Cek Peringatan Dini Cuaca Besok (15/8)

BMKG merilis peringatan dini cuaca besok Sabtu 15 Agustus 2026 dengan status Siaga hujan sangat lebat dan Waspada hujan lebat di provinsi ini.

10 Cara Orang Kaya Menghadapi Kegagalan yang Bisa Ditiru Siapa Saja

Gagal bukan akhir segalanya lo, pelajari 10 cara menghadapi kegagalan agar lebih tenang, rasional, dan siap bangkit lagi.

Jawab Tren Soft Living, Rukita Luncurkan Rukita Deluxe untuk Profesional Muda

Rukita menghadirkan Rukita Deluxe, tipe hunian coliving eksklusif dengan konsep fully-furnished layaknya apartemen modern. 

Prakiraan Cuaca Jawa Timur Besok (15/8) dan Lusa Didominasi Cerah Berawan

BMKG memprakirakan cuaca Jawa Timur pada akhir pekan didominasi cerah hingga berawan, dengan suhu mencapai 33°C.​

Gen Z Kini Lebih Cepat Menyiapkan Pensiun, Meski Rumah Masih Tertunda

Gen Z menghadapi mahalnya rumah dan biaya hidup, tetapi justru mulai menabung untuk pensiun lebih cepat. Apakah aman? Simak ulasan berikut.​

Liburan Bebas Cemas, Prakiraan Cuaca Jawa Tengah Didominasi Cerah pada Sabtu (15/8)

Prakiraan cuaca Jawa Tengah untuk Sabtu (15/8) didominasi cerah, tetapi terdapat empat wilayah yang diprakirakan hujan ringan​.

5 Tanda Rumah Punya Struktur Kuat yang Jarang Diperhatikan

Kenali 5 tanda struktur rumah kuat sebelum membeli atau merenovasi, dari pondasi, atap, denah hingga sistem utama.

Renovasi Rumah Sendiri Bisa Hemat nih, Ini Dia Proyek DIY yang Bisa Dicoba

Renovasi rumah tak harus mahal. Simak proyek DIY sederhana yang hemat dan bisa membuat hunian terasa lebih nyaman.

Akhir Pekan Cerah, Intip Prakiraan Cuaca Jawa Barat Besok (15/8) dan Lusa (16/8)

Prakiraan cuaca Jawa Barat untuk Sabtu (15/8) dan Minggu (16/8) didominasi cuaca cerah dan berawan​.