M O M S M O N E Y I D
Bugar

Apa Minuman Terbaik untuk Menurunkan Darah Tinggi ya? Ini Dia Daftarnya

Penulis: Rezki Wening Hayuningtyas  |  Editor: Rezki Wening Hayuningtyas


MOMSMONEY.ID - Jika hipertensi, apa minuman terbaik untuk menurunkan darah tinggi ya? Yuk, intip daftarnya di sini!

Tekanan darah tinggi atau hipertensi adalah salah satu masalah kesehatan yang sering terjadi, terutama pada usia lanjut.

Kondisi ini dapat meningkatkan risiko penyakit jantung, stroke, dan masalah kesehatan lainnya. Salah satu cara efektif untuk mengelola hipertensi adalah dengan menjaga pola makan yang sehat, termasuk minuman yang dikonsumsi.

Lantas, apa minuman terbaik untuk menurunkan darah tinggi? Bersumber dari laman GoodRx, ini dia daftarnya:

1. Susu skim

Susu skim kaya akan kalium, kalsium, dan magnesium – mineral yang dikenal dapat membantu menurunkan tekanan darah.

Penelitian menunjukkan bahwa mengonsumsi 1 hingga 2 gelas susu skim setiap hari dapat membantu menurunkan tekanan darah, terutama pada orang berusia 55 tahun ke atas. Hanya dalam waktu sekitar 4 minggu, perubahan positif dapat terlihat.

Baca Juga: Selamat Hari Diabetes Sedunia, Inilah Tips Mencegah Diabetes Sejak Dini

2. Jus tomat

Tomat mengandung antioksidan seperti likopen yang telah terbukti baik untuk kesehatan jantung. Beberapa penelitian menemukan bahwa mengonsumsi 200 ml jus tomat setiap hari dapat menurunkan tekanan darah sistolik. Efek ini dapat terlihat setelah satu tahun konsumsi rutin.

3. Jus bit

Jus bit mengandung nitrat yang dapat memperlancar aliran darah, yang berfungsi menurunkan tekanan darah.

Uji klinis menunjukkan, mengonsumsi lebih dari 2 cangkir jus bit sehari dapat menurunkan tekanan darah, bahkan dalam waktu singkat, yaitu hanya dalam 30 menit setelah meminumnya. Efek ini bisa bertahan hampir sepanjang hari.

4. Teh kembang sepatu

Teh kembang sepatu mengandung antioksidan yang disebut antosianin yang terbukti dapat membantu menurunkan tekanan darah.

Penelitian terbatas menunjukkan, mengonsumsi 2 cangkir teh kembang sepatu setiap hari selama 2 minggu bisa memberikan hasil yang signifikan.

Efeknya bisa terasa dalam 1 hingga 4 jam setelah meminumnya, meskipun ini bisa bervariasi antar individu.

Baca Juga: Catat! Ini Dia Makanan Pemicu Darah Tinggi yang Sebaiknya Anda Batasi Konsumsinya

5. Jus delima

Jus delima mengandung antosianin juga dapat membantu menurunkan tekanan darah. Studi menunjukkan bahwa mengonsumsi jus delima secara rutin selama dua minggu dapat menurunkan tekanan darah, meskipun jumlah pasti jus yang dibutuhkan masih belum jelas.

Banyak peneliti sepakat bahwa jus delima dapat memberikan manfaat bagi tekanan darah.

6. Jus jeruk bali

Jus jeruk bali mengandung kalium, serat, dan likopen yang dapat membantu menurunkan tekanan darah.

Meskipun penelitian lebih banyak dilakukan dengan kombinasi jus atau obat penurun tekanan darah lainnya, beberapa orang dengan hipertensi melaporkan hasil positif setelah mengonsumsi jus jeruk bali.

Namun, bagi mereka yang mengonsumsi obat untuk hipertensi, disarankan untuk berkonsultasi dengan dokter karena jus ini dapat berinteraksi dengan beberapa jenis obat.

7. Teh hijau

Teh hijau dikenal memiliki berbagai manfaat kesehatan, termasuk menurunkan tekanan darah. Penelitian menunjukkan bahwa mengonsumsi teh hijau secara rutin dapat menurunkan tekanan darah sistolik dan diastolik pada orang yang sehat.

Walaupun demikian, masih diperlukan penelitian lebih lanjut mengenai efek teh hijau pada penderita hipertensi.

Baca Juga: Apakah Daun Singkong Bisa Menyebabkan Darah Tinggi? Ini Jawabannya

8. Teh hitam

Teh hitam juga dapat membantu menurunkan tekanan darah. Kandungan bahan kimia aktif dalam teh hitam diduga dapat mengendurkan otot-otot pembuluh darah, mengurangi hormon yang meningkatkan tekanan darah, serta meningkatkan oksida nitrat yang membantu membuka pembuluh darah.

Walau mekanisme pastinya belum sepenuhnya dipahami, penelitian menunjukkan teh hitam dapat memberikan manfaat pada tekanan darah.

9. Teh kapulaga

Teh kapulaga juga terbukti memiliki manfaat menurunkan tekanan darah. Kapulaga merupakan rempah yang sering digunakan dalam berbagai masakan dan minuman.

Penelitian kecil menunjukkan, teh kapulaga dapat membantu menurunkan tekanan darah secara keseluruhan dan meningkatkan pembekuan darah dalam tubuh.

Demikianlah ulasan terkait apa minuman terbaik untuk menurunkan darah tinggi. Semoga bermanfaat.

Tonton: Gula Darah Rendah Harus Makan Apa? Cek Daftarnya Berikut Ini

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Trik Tukang Cat Profesional biar Mengecat Rumah Lebih Cepat Selesai

Trik sederhana dari tukang cat profesional membuat proses mengecat rumah lebih cepat, rapi, hemat waktu, dan minim capek.  

4 Perbedaan SPF dan PA pada Sunscreen yang Wajib Dipahami, Jangan Asal Beli!

Saat membeli produk sunscreen, Anda pasti sering melihat label SPF dan PA. Wajib tahu, ini 4 perbedaan SPF dan PA pada sunscreen.

10 Kebiasaan Finansial yang Bisa Bantu Kelas Menengah Naik Asetnya

Ingin kondisi keuangan lebih baik? Simak 10 kebiasaan finansial yang dapat bantu kelas menengah membangun aset secara bertahap.

4 Waktu Terburuk untuk Olahraga yang Bisa Membahayakan Tubuh, Hindari Ya!

Sudah tahu belum? Ada 4 waktu terburuk untuk olahraga yang wajib Anda hindari. Klik untuk penjelasan selengkapnya.

IHSG Pekan Ini Siap Bullish, IPOT Jagokan Tiga Saham Berikut

Pergerakan IHSG pada pekan ini diperkirakan lebih dipengaruhi musim laporan keuangan emiten kuartalan.

Volatilitas SUN Tetap Tinggi Pasca-Rating S&P, Yield SUN 10 Tahun Ditaksir 6,8%-7,3%

Prospek obligasi dinilai tetap menarik hingga akhir 2026, didukung permintaan domestik dan risiko downgrade yang mereda.

Hujan Lebat Masih Turun di Provinsi Ini, Cek Peringatan Dini BMKG Cuaca Besok (21/7)

BMKG merilis peringatan dini cuaca besok Selasa 21 Juli 2026 dengan status Waspada hujan lebat di provinsi berikut ini.

S&P Pertahankan Rating Indonesia, Apa Artinya bagi Pasar Obligasi & Rupiah?

Yield obligasi pemerintah, CDS, rupiah belum menunjukkan perubahan signifikan usai S&P mempertahankan rating Indonesia. Apa sebabnya?

Risiko Rambut Rontok, Mengapa Cat Rambut Permanen Bikin Batang Rambut Rapuh?

Bahan kimia dalam cat rambut permanen bisa mengikis protein alami rambut. Simak alasan mengapa batang rambut rontok setelah diwarnai.

Bitcoin Bertahan di US$ 64.000 Saat Geopolitik Memanas, Apa sebabnya?

Harga Bitcoin bertahan di atas US$ 64.000 meski harga minyak dunia melonjak akibat memanasnya konflik AS-Iran.