M O M S M O N E Y I D
Bugar

Apa itu Resistensi Insulin? Ayo Simak Ulasan Lengkapnya di Sini

Penulis: Rezki Wening Hayuningtyas  |  Editor: Rezki Wening Hayuningtyas


MOMSMONEY.ID - Resistensi insulin mempengaruhi cara tubuh kita mengelola glukosa darah, yang merupakan sumber energi utama kita. Namun, apa itu resistensi insulin sebenarnya?

Dalam artikel ini, kita akan menjelajahi apa itu resistensi insulin, penyebabnya, serta gejala yang terkait. Simak, ya!

Apa itu Resistensi Insulin?

Melansir dari WebMD, resistensi insulin adalah kondisi di mana sel-sel di otot, lemak, dan hati tidak merespon secara efektif terhadap insulin. Insulin adalah hormon yang diproduksi oleh pankreas untuk mengatur kadar glukosa atau gula darah.

Meskipun bisa bersifat sementara, resistensi insulin yang tidak ditangani dapat berkembang menjadi diabetes tipe 2. Tubuh Anda memperoleh glukosa sebagai sumber energi utama dari makanan yang dikonsumsi.

Baca Juga: Kental Manis Tidak Boleh Diseduh, Begini Penjelasan dari Dokter, Moms!

Glukosa ini memasuki aliran darah dan dengan bantuan insulin, seharusnya masuk ke dalam sel untuk digunakan atau disimpan. Insulin juga memberi sinyal kepada pankreas untuk berhenti memproduksi lebih banyak insulin.

Namun, jika Anda mengalami resistensi insulin, sel-sel Anda tidak membuka 'pintu' untuk glukosa meskipun insulin telah "meminta". Akibatnya, glukosa menumpuk di aliran darah, dan pankreas Anda terus memproduksi insulin.

Pada awalnya, pankreas mungkin masih bisa memproduksi cukup insulin tambahan sehingga sel-sel akhirnya merespons dan kadar gula darah tetap normal. Tetapi lama-kelamaan, sel-sel menjadi semakin resisten terhadap insulin dan kadar glukosa darah Anda mungkin mulai meningkat.

Baca Juga: Seberapa Efektif Manfaat Daun Kersen untuk Diabetes? Cek Ulasannya di Sini

Penyebab Resistensi Insulin

Adapun beberapa penyebab resistensi insulin sebagai berikut:

  • Berat badan berlebih, terutama lemak yang terakumulasi di sekitar perut.
  • Kurangnya aktivitas fisik.
  • Konsumsi makanan tinggi karbohidrat olahan.
  • Riwayat medis seperti diabetes gestasional atau penyakit hati berlemak nonalkohol.
  • Risiko lebih tinggi jika ada anggota keluarga dengan diabetes.
  • Kebiasaan merokok
  • Risiko lebih tinggi pada individu berkulit hitam, Asia Amerika, Hispanik/Latin, atau penduduk asli dari Alaska, AS, dan Kepulauan Pasifik.
  • Risiko meningkat setelah usia 45 tahun.
  • Gangguan hormonal seperti sindrom Cushing, akromegali, dan hipotiroidisme.
  • Penggunaan steroid dan beberapa obat tekanan darah dan HIV.
  • Sleep apnea.

Baca Juga: Mengulik Manfaat Konsumsi Singkong untuk Diabetes, Kendalikan Gula Darah

Gejala Resistensi Insulin

Resistensi insulin seringkali tidak memiliki gejala yang dirasakan secara langsung, dan hanya dapat dideteksi melalui tes darah yang mengukur kadar gula darah. Namun, ada beberapa indikator yang bisa menunjukkan kemungkinan resistensi insulin:

  • Lingkar pinggang lebih dari 40 inci pada pria dan 35 inci pada wanita.
  • Tekanan darah 130/80 atau lebih tinggi.
  • Kadar glukosa puasa di atas 100 mg/dL.
  • Kadar trigliserida puasa di atas 150 mg/dL.
  • Kadar kolesterol HDL di bawah 40 mg/dL pada pria dan 50 mg/dL pada wanita.
  • Munculnya tag kulit dan bercak kulit gelap, beludru di bawah lengan atau di leher (acanthosis nigricans).
  • Kerusakan pada pembuluh darah kecil di mata, yang dapat menyebabkan retinopati.

Nah, demikianlah ulasan terkait apa itu resistensi insulin serta penyebab dan gejalanya. Semoga bermanfaat.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Jangan Panik! Ini 7 Cara Praktis Mengatasi Anxiety Kambuh untuk Redakan Cemas & Sesak

Mengatasi rasa cemas yang meluap tidak selalu harus langsung bergantung pada obat. Ketahui cara meredakan anxiety kambuh secara mandiri berikut.  

Bazar Buku BBW Kembali ke ICE BSD, Catat Jadwal dan Promo yang Ditawarkan

​Berlangsung pada 28 Oktober–1 November 2026, bazar ini juga menawarkan koleksi buku anak Little Umma dan sejumlah promo.

Panduan Menu Diet DASH Sehari-hari untuk Cegah Hipertensi dan Jaga Kesehatan Jantung

Menu diet DASH menjadi pilihan efektif untuk mengontrol tekanan darah dan menjaga kesehatan jantung. Simak panduan porsi hariannya berikut.

Enggak Suka Sayur & Buah? Ini 7 Makanan yang Kaya akan Serat sebagai Alternatifnya

Temukan berbagai pilihan makanan yang kaya akan serat seperti biji-bijian hingga kacang-kacangan untuk menjaga kesehatan pencernaan Anda.  

Hujan Turun di 9 Daerah Jabodetabek Ini, Cek Peringatan Dini BMKG Cuaca Besok (29/10)

Peringatan dini BMKG cuaca besok Kamis (29/10), Waspada hujan lebat di sejumlah wilayah Jabodetabek berikut ini.

Peringatan Dini BMKG Cuaca Besok (29/10), Hujan Lebat Terjadi di 24 Provinsi Ini

BMKG memberikan peringatan dini cuaca besok 29 Oktober 2026 dengan status Siaga hujan sangat lebat dan Waspada hujan lebat di banyak provinsi ini.

IHSG Rabu (28/10) Berbalik Naik Tipis 0,31% ke Level 5.282

Investor asing mencatatkan aksi beli dan borong saham BBCA hingga naik 7%. IHSG berhasil naik tipis 0,31% ke level 5.282.

Ingin Berkarier di Industri Energi? Kenali Peluang dan Bekalnya Sejak Kuliah

Upstream Youth Champs 2026 ajak mahasiswa mengenal tantangan industri hulu migas dan memahami kebutuhan tenaga kerja dari berbagai bidang

Intip Tren Kuliner di Krista Interfood 2026, Ada Kompetisi Chef hingga Gelato

​Krista Interfood 2026 menghadirkan beragam kegiatan kuliner, termasuk kompetisi yang mengeksplorasi cita rasa lokal dan internasional.

Tak Hanya Jawab Keluhan, Begini Perkembangan AI untuk Layanan Pelanggan

Qiscus memperkenalkan dua teknologi AI baru yang dirancang untuk mendukung proses pengambilan keputusan dan layanan pelanggan.