M O M S M O N E Y I D
Bugar

Apa itu Dispepsia? Salah Satu Gejala Asam Lambung Naik

Penulis: Rezki Wening Hayuningtyas  |  Editor: Rezki Wening Hayuningtyas


MOMSMONEY.ID - Dispepsia sering disebut sebagai indigestion atau gangguan pencernaan, adalah kondisi yang ditandai dengan rasa tidak nyaman atau sakit di bagian atas perut.

Gejala ini dapat menjadi salah satu tanda dari penyakit asam lambung naik, dikenal juga sebagai gastroesophageal reflux disease (GERD).

Kondisi ini tidak hanya menyebabkan ketidaknyamanan signifikan tetapi juga dapat mengganggu kualitas hidup seseorang.

Momsmoney akan menjelaskan apa itu dispepsia, hubungannya dengan asam lambung naik, gejala, dan penyebabnya, berikut ini!

Baca Juga: Stres Penyebab Asam Lambung Naik, Ini Penjelasan dan Cara Mengatasinya!

Pengertian dispepsia

Dispepsia adalah istilah medis yang digunakan untuk menggambarkan berbagai gejala pencernaan yang berkaitan dengan ketidaknyamanan di perut bagian atas. Meskipun dispepsia sering kali dapat diatasi dengan perubahan gaya hidup atau pengobatan, kondisi ini bisa menjadi gejala dari kondisi kesehatan yang lebih serius, seperti ulkus lambung atau GERD.

Hubungan dispepsia dengan asam lambung naik

GERD sering kali dikaitkan dengan dispepsia karena gejala utamanya, yaitu rasa terbakar di dada (heartburn) disertai dengan rasa tidak nyaman di perut. GERD terjadi ketika sfingter esofagus bawah tidak berfungsi dengan baik, memungkinkan asam lambung untuk naik kembali ke esofagus, yang dapat menyebabkan iritasi dan gejala lainnya.

Baca Juga: Makanan Pantangan Asam Lambung, Apa Saja?

Gejala dispepsia

Gejala dispepsia dapat bervariasi dari ringan hingga parah dan sering kali muncul setelah makan. Mengutip dari WebMD, berikut adalah gejala dispepsia yang perlu Anda tahu:

  • Rasa penuh, kembung, atau gas di perut
  • Nyeri atau sensasi terbakar di bagian atas perut
  • Bersendawa atau rasa asam di mulut
  • Mual atau muntah
  • Rasa cepat kenyang saat makan

Baca Juga: 7 Makanan yang Baik untuk Penderita Asam Lambung, Intip yuk

Penyebab dispepsia

Dispepsia dapat disebabkan oleh berbagai faktor, termasuk:

  • Konsumsi makanan pedas, berlemak, atau asam
  • Merokok
  • Konsumsi alkohol
  • Stres atau kecemasan
  • Infeksi bakteri, seperti Helicobacter pylori
  • Penggunaan obat-obatan tertentu, seperti aspirin atau obat anti-inflamasi nonsteroid (NSAID)
  • GERD atau penyakit asam lambung naik

Demikianlah pembahasan terkait apa itu dispepsia. Dispepsia adalah kondisi yang umum dan sering kali berkaitan dengan penyakit asam lambung naik. Dengan mengidentifikasi penyebab dan menerapkan perubahan gaya hidup serta pengobatan yang tepat, banyak orang dapat mengelola gejala dispepsia dan meningkatkan kualitas hidup mereka.

Jika gejala berlanjut atau memburuk, penting untuk berkonsultasi dengan dokter untuk evaluasi lebih lanjut dan pengobatan yang sesuai. Semoga bermanfaat!

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Mayoritas Cerah, Berikut Prakiraan Cuaca Sulawesi Selatan, Selasa (6/10)

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisikan (BMKG) memperkirakan hanya Luwu Timur saja yang akan berada dalam kondisi udara kabur.   

4 Jenis Parenting yang Harus Dihindari oleh Orang Tua, Bisa Merusak Mental Anak!

Berikut adalah 4 jenis parenting yang harus dihindari oleh orang tua agar anak dapat tumbuh menjadi pribadi yang sehat, mandiri, dan tangguh.

Bukan Alternatif Aman ya! Ini 5 Bahaya Rokok Vape untuk Paru-Paru hingga Jantung

Alih-alih menjadi jalan keluar, kenali apa saja zat kimia berbahaya di dalam vape. Waspadai bahaya vape demi menjaga kesehatan jangka panjang.  

Mengatur Keuangan di Tengah Biaya Hidup Naik, Ini 5 Tonggak yang Diperlukan

Mengatur keuangan tak cukup soal gaji. Simak cara bangun dana darurat, mengendalikan utang, dan menambah aset secara bertahap.  

Jangan Dibuang ya! Ini Beragam Manfaat dan Kandungan Kulit Kentang untuk Kesehatan

Sering dibuang begitu saja, ternyata kandungan kulit kentang kaya akan serat, vitamin, dan mineral penting. Simak manfaat lengkapnya di sini!  

Diet Golongan Darah AB: Ini Makanan yang Baik Dikonsumsi & Harus Dihindari, Apa Saja?

Ketahui jenis daging, susu, sayur, hingga buah yang tepat untuk diet golongan darah AB. Jaga keseimbangan tubuh Anda mulai sekarang ya.  

Sekali Lagi, Informasi, Penanganan dan Tip Pencegahan Influenza

Berikut sejumlah penanganan dan tip untuk pencegahan influenza yang hingga kini  masih menjadi perhatian khalayak banyak.

Anomali, Suhu di Indonesia Selama September 2026 Lebih Panas Hampir 1°C

BMKG mencatat, Indonesia mengalami anomali suhu selama September 2028. Suhu udara di negara kita lebih panas dibanding rata-rata.

Dorong Wisman Jajaki Destinasi Domestik Via Garuda Indonesia Stopover Program

Garuda Indonesia Stopover Program diperkenalkan untuk memperluas kunjungan wisatawan mancanegara ke berbagai destinasi di Indonesia.

Cuaca Jawa Tengah Besok (6/10) dan Lusa: Berawan di Hampir Semua Wilayah, Suhu 36°C

BMKG prakirakan cuaca wilayah Jawa Tengah pada 6-7 Oktober didominasi berawan, dengan suhu mencapai 36 derajat Celsius di sejumlah daerah.