MOMSMONEY.ID - Pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) tak hanya membutuhkan pelatihan untuk mengembangkan bisnis, tetapi juga akses pasar.
Hal ini menjadi fokus program InJourney UMKM by Sarinah PANDU yang diikuti 81 UMKM.
Program yang digelar InJourney bersama PT Sarinah (Persero) tersebut memberikan pembinaan mulai dari peningkatan kapasitas usaha, kurasi, hingga kesempatan memperkenalkan produk secara langsung kepada konsumen.
Sebanyak 30 UMKM terpilih mengikuti Expo InJourney UMKM by Sarinah PANDU di Sarinah Thamrin. Dari jumlah tersebut, 9 UMKM kembali mendapat kesempatan untuk mengikuti Festiloka by BRImo.
Komisaris Utama InJourney Iwan Setyawan mengatakan, UMKM memiliki peran penting dalam rantai nilai pariwisata Indonesia.
Baca Juga: Alfamidi Gandeng UMKM hingga Pekerja Disabilitas
“UMKM bukan hanya bagian dari perekonomian, tetapi juga bagian penting dari ekosistem pariwisata Indonesia. Karena itu, kita perlu memastikan UMKM memiliki kemampuan dan akses yang dibutuhkan agar dapat tumbuh, berdaya saing, dan menjadi bagian dari rantai nilai pariwisata,” ujar Iwan dalam keterangan resmi yang dikutip Sabtu (22/8).
Menurut Iwan, program tersebut diharapkan dapat membuka lebih banyak ruang bagi UMKM untuk berkembang bersama ekosistem InJourney.
Direktur Utama PT Sarinah (Persero) Raisha Syarfuan mengatakan, pembinaan tersebut merupakan pengembangan pengalaman Sarinah melalui Sarinah PANDU yang sebelumnya telah memberikan pelatihan kepada lebih dari 1.100 UMKM.
“Melalui Sarinah PANDU, kami telah membangun pengalaman dalam pembinaan UMKM, termasuk melalui pengembangan silabus, modul, dan trainer," ungkap Raisha.
"Kami bangga pengalaman tersebut kini dapat dikembangkan bersama InJourney dalam skala yang lebih luas, sehingga pembinaan tidak berhenti pada peningkatan kapasitas, tetapi juga membuka akses dan peluang pasar bagi UMKM,” lanjutnya.
Selain pembinaan, program ini juga mengembangkan silabus, modul, dan trainer sebagai bagian dari InJourney Retail Academy.
Ekosistem InJourney yang mencakup retail, bandara, destinasi, hingga hotel diharapkan dapat menjadi salah satu akses bagi UMKM untuk memperluas pasar.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News