M O M S M O N E Y I D
Bugar

8 Tips Pola Makan Sehat untuk Mencegah Penyakit Jantung

Penulis: Rezki Wening Hayuningtyas  |  Editor: Rezki Wening Hayuningtyas


MOMSMONEY.ID - Ada sejumlah tips pola makan sehat untuk mencegah penyakit jantung. Mari intip pembahasannya di sini!

Salah satu faktor utama yang memengaruhi kesehatan jantung adalah pola makan sehari-hari. Makanan yang tinggi lemak jenuh, gula, dan garam bisa meningkatkan risiko kolesterol tinggi, hipertensi, hingga penyumbatan pembuluh darah.

Sebaliknya, pola makan sehat dapat membantu menjaga tekanan darah, kadar gula, serta kolesterol tetap stabil. Artinya, dengan memilih makanan yang tepat, Anda bisa secara signifikan mengurangi risiko terkena penyakit jantung.

Menurut penelitian dari American Heart Association, orang dewasa muda yang rutin makan minimal lima porsi buah dan sayur setiap hari berisiko hingga 26% lebih rendah mengalami penyumbatan arteri koroner setelah 20 tahun.

Hal ini ditegaskan oleh Dr. Mrinalini Meesala, ahli jantung dari The Heart Group of Penn Medicine Lancaster General Health. Ia menjelaskan bahwa penumpukan plak di pembuluh darah bisa mempersempit aliran darah atau pecah dan menghambat aliran darah ke organ lain, yang sering kali menjadi pemicu serangan jantung maupun stroke.

Baca Juga: 17 Rekomendasi Makanan Terbaik yang Menyehatkan Jantung Anda, Apa Saja ya?

Melansir dari laman Mayo Clinic, berikut ini beberapa tips pola makan sehat untuk mencegah penyakit jantung:

1. Kendalikan porsi makan

Bukan cuma apa yang Anda makan yang penting, tapi juga seberapa banyak Anda makan. Makan berlebihan bisa membuat Anda mengonsumsi kalori lebih banyak dari yang dibutuhkan tubuh. Apalagi porsi makanan di restoran sering kali jauh lebih besar dari yang seharusnya.

Tips untuk mengontrol porsi:

  • Gunakan piring kecil agar porsi tampak lebih banyak.
  • Perbanyak makan buah dan sayuran rendah kalori.
  • Batasi makanan tinggi kalori dan tinggi garam seperti makanan olahan dan cepat saji.

Contoh ukuran porsi:

  • 1 porsi pasta: sekitar 1/3 – 1/2 cangkir (seukuran kepalan tangan).
  • 1 porsi daging/ikan/ayam: sekitar 2–3 ons (seukuran setumpuk kartu).

2. Perbanyak buah dan sayur

Buah dan sayuran kaya vitamin, mineral, serat, serta rendah kalori. Kandungan alaminya bisa membantu mencegah penyakit jantung dan membantu Anda mengurangi konsumsi makanan tinggi lemak dan kalori.

Tips agar mudah mengonsumsinya:

  • Simpan buah segar di meja dapur agar mudah dilihat dan diambil.
  • Siapkan sayuran yang sudah dicuci dan dipotong untuk camilan cepat.
  • Buat resep yang berbahan dasar buah atau sayur, seperti salad atau tumisan.

Pilihlah buah dan sayur segar, beku, atau kalengan tanpa tambahan gula/garam.

Batasi sayuran bersaus krim atau digoreng dan buah dalam sirup atau beku dengan tambahan gula.

3. Pilih biji-bijian utuh

Biji-bijian utuh seperti oatmeal, nasi merah, quinoa mengandung serat dan nutrisi penting untuk jantung dan membantu mengontrol tekanan darah.

Yang sebaiknya dikonsumsi:

  • Roti gandum utuh (100%)
  • Oatmeal, nasi merah, barley
  • Sereal tinggi serat (≥ 5 g serat/porsi)

Yang perlu dikurangi:

  • Tepung putih, roti putih, donat, biskuit, mie telur
  • Camilan olahan tinggi lemak seperti popcorn mentega

4. Batasi lemak tidak sehat

Kurangi konsumsi lemak jenuh dan lemak trans. Lemak ini bisa meningkatkan kolesterol dan risiko penyakit jantung.

Panduan konsumsi:

  • Lemak jenuh: <6% dari total kalori harian (sekitar 11–13 gram dari 2.000 kalori)
  • Lemak trans: hindari sama sekali

Cara menguranginya:

  • Pilih daging tanpa lemak dan buang bagian berlemaknya.
  • Gunakan minyak sehat (zaitun, canola) ketimbang mentega atau margarin.
  • Periksa label makanan dan hindari produk dengan “minyak terhidrogenasi parsial”.

Lemak sehat yang dianjurkan:

  • Minyak zaitun/canola
  • Kacang-kacangan, alpukat, biji rami
  • Margarin bebas lemak trans

Yang harus dibatasi:

  • Mentega, krimer, lemak babi, makanan goreng
  • Makanan ringan tinggi lemak jenuh/trans

Baca Juga: 13 Makanan yang Efektif Menurunkan Kolesterol dan Menyehatkan Jantung

5. Pilih sumber protein rendah lemak

Protein penting untuk tubuh, tapi pilihlah yang rendah lemak, seperti:

  • Daging tanpa lemak, ayam tanpa kulit, ikan, susu rendah lemak, telur.
  • Ikan berlemak seperti salmon dan makarel mengandung omega-3 yang baik untuk jantung.
  • Kacang-kacangan, lentil, dan tahu adalah sumber protein nabati rendah lemak dan tinggi serat.

Disarankan:

  • Produk susu rendah lemak
  • Ikan (terutama ikan air dingin)
  • Kacang, kedelai, dan produk nabati

Yang perlu dikurangi:

  • Daging tinggi lemak, daging organ (hati), sosis, bacon
  • Daging goreng atau dilapisi tepung

6. Kurangi garam

Terlalu banyak natrium—zat yang terkandung dalam garam—dapat menyebabkan tekanan darah naik, yang merupakan salah satu pemicu utama penyakit jantung. Oleh karena itu, disarankan untuk membatasi asupan natrium harian.

Idealnya tidak lebih dari 1.500 mg, dan maksimal 2.300 mg per hari atau sekitar satu sendok teh garam. Untuk mengontrol asupan ini, Anda bisa mulai dengan memasak sendiri di rumah agar penggunaan garam lebih terkontrol, memilih produk dengan label “rendah natrium” atau “tanpa tambahan garam”, serta mengganti garam dapur dengan bumbu alami atau rempah-rempah.

Beberapa pilihan sehat yang bisa digunakan antara lain rempah-rempah segar atau kering dan bumbu dapur bebas garam, serta sup atau saus rendah natrium.

Sebaliknya, penting untuk membatasi konsumsi makanan olahan seperti makanan dalam kemasan, sup kalengan, saus botolan, serta makanan cepat saji, karena umumnya mengandung kadar natrium yang tinggi.

7. Buat Menu Harian

Rencanakan menu harian berdasarkan tips di atas. Konsumsi sayuran, buah, biji-bijian utuh, dan protein tanpa lemak. Batasi makanan asin dan tinggi lemak. Variasikan jenis makanan agar tidak bosan dan kebutuhan nutrisi tetap terpenuhi.

8. Boleh nikmati makanan favorit sesekali

Makan sehat bukan berarti Anda tak boleh menikmati makanan favorit. Sesekali makan cokelat atau keripik itu tidak apa-apa, asal tidak berlebihan. Kuncinya adalah keseimbangan: makan sehat sebagian besar waktu, dan sesekali memberi “hadiah kecil” untuk diri sendiri.

Catatan:

  • Batasi gula tambahan hingga kurang dari 10% dari kalori harian. Misalnya, maksimal 50 gram gula dari 2.000 kalori.
  • Anak di bawah usia 2 tahun sebaiknya tidak diberi makanan/minuman dengan tambahan gula.

Itulah tips pola makan sehat untuk mencegah penyakit jantung. Dengan mengikuti delapan tips ini, Anda bisa mulai menjalani pola makan yang lebih sehat dan menjaga kesehatan jantung. Semoga bermanfaat.

Baca Juga: 4 Manfaat Semangka jika Dikonsumsi Secara Teratur, Sehat buat Jantung

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Hasil French Open 2026: Putri dan Raymond/Joaquin juga Melangkah ke 8 Besar

Hasil French Open 2026 babak 16 besar, tunggal putri Putri Kusuma Wardani dan ganda putra Raymond Indra/Nikolaus Joaquin juga ke perempatfinal.

Hasil French Open 2026: 2 Tunggal dan 1 Ganda Campuran Indonesia ke Perempatfinal

Hasil French Open 2026 babak 16 besar, Kamis (22/10), dua tunggal dan satu ganda campuran Indonesia melaju ke perempatfinal.

Prakiraan Cuaca Jakarta Besok Jumat (23/10), Hujan Ringan Turun di 5 Wilayah Ini

Prakiraan cuaca besok Jumat (23/10) di Jakarta mengacu ramalan BMKG, sejumlah wilayah turun hujan pada sore hari.

Aromanya Unik Khasiatnya Ciamik! Ini 7 Manfaat Natto, Bagus buat Bantu Turunkan BB

Manfaat natto bagi tubuh ternyata sangat luar biasa. Simak rahasia superfood Jepang ini dalam menjaga pencernaan, imun, hingga kesehatan jantung.

Jaga Keamanan Siber saat Melamar Kerja, Simak Berberapa Tips Berikut

Pencari kerja juga harus memahami informasi apa saja yang aman untuk dibagikan dan bagaimana cara melindungi akun dan perangkat mereka.

Ingin Tampak Bugar & Segar? Ini 7 Rahasia Cara Hidup Sehat dan Awet Muda secara Alami

Penuaan dini bisa Anda cegah dengan gaya hidup yang tepat. Simak panduan cara hidup sehat dan awet muda secara alami di sini.

Praktis & Sehat! Ini Manfaat Protein Bar untuk Diet serta Tips Memilihnya yang Tepat

Protein bar adalah camilan sehat dan praktis yang bisa menjaga energi serta memberi rasa kenyang. Simak manfaat dan cara tepat memilihnya.

Daun Cincau Ternyata Punya Potensi Ekspor Yang Menyegarkan

Ekspor daun cincau kering asal Jawa Tengah sudah menyebar ke sejumlah negara di Asia Tenggara hingga Tiongkok. 

Sadar Lemari Dorong Tanggung Jawab Masyarakat atas Limbah Pakaian

Founder Sadar Lemari Sarah Ratu Satriavi mengatakan, pakaian berbahan sintetis jika tidak diolah dengan benar akan menghasilkan zat berbahaya.

11 Provinsi Ini Masih Hujan Lebat, Berikut Peringatan Dini BMKG Cuaca Besok (23/10)

BMKG merilis peringatan dini cuaca besok Jumat 23 Oktober 2026 dengan status Siaga hujan sangat lebat dan Waspada hujan lebat di provinsi ini.