Bugar

Tips Pola Hidup Sehat Penderita Asam Urat agar Tetap Aktif Setiap Hari

Tips Pola Hidup Sehat Penderita Asam Urat agar Tetap Aktif Setiap Hari

MOMSMONEY.ID - Tips pola hidup sehat penderita asam urat bisa membantu mencegah kambuh yang berulang. Batasi konsumsi alkohol dan makanan kaya purin seperti daging berlemak, kerang, serta beberapa jenis jeroan. 

Sebaliknya, perbanyak konsumsi makanan yang dapat membantu menurunkan kadar asam urat. Jangan lupa untuk tetap terhidrasi dengan baik, karena air membantu mengeluarkan asam urat dari tubuh.

Floranne Ernste, seorang dokter penyakit dalam dan spesialis reumatologi, menekankan bahwa mengelola stres juga penting. “Stres dapat memicu serangan asam urat dan memperparah gejala. Teknik relaksasi seperti meditasi, pernapasan dalam, atau yoga ringan bisa sangat membantu,” imbuhnya. 

Baca Juga: Menu Ikan Goreng untuk Asam Urat Tinggi: Simak Tips dan Daftar Pilihannya di Sini

Mari pelajari lebih lanjut berbagai informasi tentang tips pola hidup sehat penderita asam urat yang bersumber dari Healthcentral.com berikut:

Tips pola hidup sehat penderita asam urat

1. Batasi alkohol dan makanan kaya purin

Salah satu langkah utama untuk mencegah serangan asam urat adalah mengurangi konsumsi makanan tinggi purin, seperti daging merah, jeroan, dan kerang. Alkohol bisa meningkatkan kadar asam urat dalam tubuh. 

Dengan membatasi makanan dan minuman ini, Anda membantu mencegah pembentukan kristal asam urat yang memicu rasa sakit dan peradangan. Sebagai tambahan, beberapa makanan justru dapat membantu menurunkan risiko serangan, seperti ceri, kopi, dan makanan kaya vitamin C. 

Jangan lupa untuk tetap terhidrasi dengan minum air yang cukup setiap hari. Air puith membantu mengeluarkan asam urat melalui ginjal dan mencegah kristalisasi yang dapat menimbulkan serangan.

2.Kurangi stres dalam hidup

Stres merupakan pemicu yang sering diabaikan, namun dapat memicu atau memperparah gejala asam urat. Mengurangi stres tidak hanya bermanfaat untuk kesehatan mental, tetapi juga berkontribusi pada pencegahan serangan. 

Teknik relaksasi seperti meditasi, pernapasan dalam, atau yoga dapat membantu menenangkan pikiran dan tubuh Anda. Selain itu, stres yang berlebihan dapat membuat rasa sakit terasa lebih parah. 

Dengan mengelola stres secara efektif, Anda dapat lebih fokus pada penanganan gejala dan mempercepat pemulihan. Sehingga, tetap bisa menjalani aktivitas sehari-hari meskipun menderita asam urat.

3. Berolahragalah secara teratur

Tetap aktif dengan olahraga ringan atau sedang sangat dianjurkan bagi penderita asam urat. Aktivitas fisik membantu menurunkan berat badan karena obesitas meningkatkan risiko asam urat. 

Olahraga juga bermanfaat untuk mengurangi stres, menjaga kekuatan sendi, dan meningkatkan kesehatan jantung secara keseluruhan. Namun jika Anda sedang mengalami serangan akut, sebaiknya hindari olahraga hingga peradangan berkurang. 

Konsultasikan dengan dokter mengenai jenis olahraga yang aman dan sesuai kondisi Anda. Aktivitas fisik yang konsisten akan membantu Anda tetap aktif setiap hari tanpa memicu serangan.

4. Istirahat dan tidur yang cukup

Kualitas tidur yang baik berperan besar dalam mengelola stres dan mendukung kesehatan tubuh secara keseluruhan. Penderita asam urat disarankan tidur sekitar 7-8 jam per malam agar tubuh memiliki waktu yang cukup untuk memulihkan diri. 

Istirahat juga membantu mengurangi rasa nyeri saat serangan terjadi. Selain tidur malam yang cukup, penting juga untuk memberi istirahat pada sendi yang terkena saat gejala muncul. 

Mengistirahatkan sendi dapat mencegah peradangan bertambah parah dan mempercepat pemulihan, sehingga Anda tetap dapat beraktivitas secara produktif setiap hari.

5.Cobalah suplemen herbal

Beberapa suplemen herbal dan makanan diketahui memiliki potensi mengurangi peradangan akibat asam urat. Contohnya, kunyit yang dikenal bersifat antiinflamasi dan bromelain dari batang nanas yang diyakini membantu mencegah pembentukan kristal asam urat.

6. Konsultasi rutin dan pantau kesehatan sendi

Pemeriksaan rutin ke dokter penting untuk memantau kadar asam urat dalam darah. Dokter dapat menyesuaikan obat-obatan jika diperlukan dan memberi saran nutrisi yang sesuai. 

Jangan ragu berdiskusi tentang gejala baru atau serangan yang sering terjadi, penanganan dini dapat mencegah komplikasi jangka panjang. Selain itu, catat pola gejala harian dan aktivitas.

 Data ini membantu dokter membuat strategi pengelolaan yang tepat dan mendukung penderita tetap aktif tanpa terganggu nyeri sendi. Menggabungkan pengawasan medis dengan pola hidup sehat adalah kunci agar penderita asam urat tetap produktif.

Baca Juga: 8 Makanan yang Mengandung Lemak Sehat dan Aman untuk Asam Urat, Ini Daftarnya

Menerapkan tips pola hidup sehat penderita asam urat ini secara bertahap dapat membantu penderita asam urat tetap aktif setiap hari. 

Selanjutnya: Sebulan Naik 3,23%, Harga Emas Antam Hari Ini Menanjak (30 Agustus 2025)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News