M O M S M O N E Y I D
Keluarga

8 Mitos Tanaman dalam Ruangan yang Sering Dibicarakan, Simak Faktanya!

Penulis: Nur Afitria Cika  |  Editor: Nur Afitria


MOMSMONEY.ID - Apakah Anda menanam tanaman dalam ruangan? Jika iya, pasti pernah mendengar mitos tanaman dalam ruangan. 

Ya, ada beberapa mitos tanaman dalam ruangan yang sering dibicarakan. Mitos tanaman dalam ruangan ini dapat membantu Anda merawat tanaman tersebut. 

Beberapa mitos tanaman dalam ruangan ini bahkan dipercaya oleh pecinta tanaman. 

Nah, apa saja mitos tanaman dalam ruangan? Mengutip Balcony Garden Web, berikut ini mitos tanaman dalam ruangan yang sering dibicarakan. 

1. Tanaman tumbuh lebih besar di pot yang lebih besar

Fakta:

Tanaman yang tumbuh paling cepat adalah tanaman yang dipelihara dalam pot secukupnya sehingga akarnya memenuhi sebagian besar pot. 

Tanaman yang sering direpoting menghabiskan banyak energinya untuk menumbuhkan lebih banyak akar, sehingga mengorbankan daun dan bunga. Tanaman dalam pot besar juga lebih mungkin terserang busuk akar.

Baca Juga: 5 Mitos Tanaman Hias Sukulen yang Terkenal, Simak Fakta dan Penjelasannya

2. Tanaman yang sakit akan mendapat manfaat dari makanan nabati

Fakta:

Tanaman pangan atau pupuk bukanlah obat. Ini ditujukan untuk tanaman sehat yang tumbuh subur dan menggunakan nutrisi penting di dalam tanah. Anda tidak bisa memaksa tanaman untuk menggunakan lebih banyak nutrisi daripada yang dibutuhkannya. 

Kelebihan unsur hara terakumulasi di dalam tanah dan membakar akar yang lunak serta menyebabkan perubahan warna daun. Tanaman yang sakit menyerap lebih sedikit unsur hara dibandingkan tanaman yang sehat.

3. Tanaman di dalam ruangan membutuhkan banyak sinar matahari langsung

Tanaman Hias Indoor
Tanaman Hias Indoor

Fakta :

Hanya beberapa tanaman dalam ruangan yang mendapat manfaat dari sinar matahari langsung. Banyak tanaman dalam ruangan yang menyukai naungan dan menderita “sengatan matahari” (daunnya memutih) saat terkena sinar matahari langsung.

4. Daun kuning dan ujung coklat berarti terlalu banyak menyiram

Fakta: 

Gejala-gejala umum ini mempunyai banyak kemungkinan penyebab termasuk terlalu sedikit air, cahaya yang tidak memadai, pupuk berlebih, air sadah, dan kualitas tanah yang buruk.

Baca Juga: 10 Tanaman Hias Penghasil Oksigen Paling Banyak, Cocok untuk Ditanam di Dalam Ruangan

5. Tanaman yang berkabut akan meningkatkan kelembapan

Fakta:  

Menyemprotkan tanaman sekali atau dua kali sehari akan meningkatkan kelembapan sangat sedikit sehingga tidak memiliki nilai praktis bagi tanaman yang menyukai kelembapan. Namun, kabut memang membantu menjaga tanaman tetap bersih.

6. Kebanyakan tanaman dalam ruangan membutuhkan kelembapan tinggi untuk tumbuh subur

Fakta: 

Sebagian besar tanaman dalam ruangan yang tersedia secara umum tersedia karena telah terbukti kemampuannya beradaptasi dengan lingkungan sangat kering yang ditemukan di dalam ruangan. 

Meskipun sebagian besar tanaman dalam ruangan (kecuali sukulen) berasal dari habitat alami yang lembab, namun banyak di antaranya yang dapat bertahan hidup dengan cukup baik dalam kelembapan rendah, selama tanaman tersebut menerima kelembapan yang cukup melalui akarnya.

7. Pestisida kimia adalah satu-satunya cara efektif untuk membasmi hama tanaman

Baca Juga: 8 Tanaman Hias untuk Anak, Aman dan Cocok Ditanam di Dalam Kamar

Fakta: 

Ada banyak pengobatan yang aman dan efektif untuk hama tanaman. Perawatan ini mencakup produk-produk seperti sabun cuci piring, alkohol gosok, minyak hortikultura, pasir, perangkap lengket, tanah diatom, dan cabai.

8. Kebanyakan tanaman dalam ruangan tidak aktif di musim dingin

Kebanyakan tanaman dalam ruangan berasal dari daerah tropis yang hangat sepanjang tahun. Berbeda dengan tanaman di daerah beriklim sedang, tanaman tropis tumbuh aktif sepanjang tahun.

Di daerah beriklim utara, bulan-bulan musim dingin menghasilkan lebih sedikit jam siang hari. Pengurangan cahaya ini menyebabkan lambatnya laju pertumbuhan tanaman, menyebabkan beberapa pengamat salah menyimpulkan bahwa tanaman tersebut tidak aktif.

Nah itulah beberapa mitos tanaman dalam ruangan yang sering kali dibicarakan. Simak faktanya untuk mengetahui kebenarannya. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Valuasi Obligasi Menarik, Investor Disarankan Tetap Jaga Daya Tahan Portofolio

Ketidakpastian suku bunga global, harga energi, rupiah dan kebijakan domestik membuat investor harus selektif, meski valuasi obligasi menarik.

Peringatan Dini BMKG Cuaca Besok (13/8), Hanya Provinsi Ini Masih Turun Hujan Lebat

BMKG mengeluarkan peringatan dini cuaca besok Kamis 13 Agustus 2026 dengan status Waspada hujan lebat hanya di provinsi berikut ini.

5 Tanda Kulit Kekurangan Ceramide, Bukan Hanya Kemerahan

Berikut adalah 5 tanda kulit kekurangan ceramide yang harus Anda perhatikan agar kesehatan kulit kembali optimal.

Benar Bikin Cepat Langsing? Ini 6 Risiko Diet Tinggi Protein yang Bisa Merusak Ginjal

Banyak orang memilih diet tinggi protein untuk membakar lemak, namun abai akan bahaya kesehatannya. Pahami risikonya agar tidak salah langkah!

Selisih Harga Jual-Buyback Emas Kian Lebar, Cek Spread Paling Tipis

Selisih harga jual-buyback paling tipis Rp 130.000 per gram, sedangkan yang terlebar mencapai Rp 264.300 per gram.

Makan Mi Ayam Pakai Saus dan Micin Brutal, Waspadai 7 Bahaya bagi Tubuh

Mengonsumsi saus instan dan MSG berlebihan dapat memicu berbagai risiko penyakit kronis seperti diabetes hingga kerusakan saraf.

Harga Buyback Emas Hari Ini Turun, Antam Tetap di Posisi Teratas

Harga buyback emas hari ini mayoritas turun. Antam masih mencatat harga buyback tertinggi, sedangkan harga UBS paling rendah.

Ramalan Shio Besok Kamis 13 Agustus 2026, Cek Peruntungan Paling Hoki

Simak ramalan shio Kamis 13 Agustus 2026, cek peluang karier, keuangan, cinta, kesehatan, dan shio paling beruntung yang lengkap di sini.

Waspada Kabut dan Asap, Cek Prakiraan Cuaca Jawa Timur Besok dan Lusa

BMKG memprakirakan cuaca Jawa Timur Kamis dan Jumat didominasi cerah, dengan suhu berkisar 14–32 derajat Celsius.

Pasar Global Terbuka, Ini yang Perlu Disiapkan Pelaku UMKM

​Trade Indonesia menyiapkan sejumlah layanan untuk mendukung pelaku usaha, mulai dari promosi digital hingga akses ekspor-impor dan pembiayaan