M O M S M O N E Y I D
Bugar

8 Manfaat Konsumsi Minuman Fermentasi secara Rutin untuk Kesehatan

8 Manfaat Konsumsi Minuman Fermentasi secara Rutin untuk Kesehatan
Reporter: Rezki Wening Hayuningtyas  |  Editor: Rezki Wening Hayuningtyas


MOMSMONEY.ID - Ternyata ini, lho, beberapa manfaat konsumsi minuman fermentasi secara rutin untuk kesehatan. Simak, yuk!

Minuman fermentasi semakin populer sebagai bagian dari gaya hidup sehat. Proses fermentasi alami yang melibatkan bakteri baik dan ragi menghasilkan minuman dengan kandungan probiotik, enzim, serta senyawa bioaktif yang bermanfaat bagi tubuh.

Jika dikonsumsi secara rutin dalam jumlah wajar, minuman fermentasi dapat membantu menjaga kesehatan, lho. Tidak heran jika minuman seperti yogurt drink, kefir, kombucha, dan minuman fermentasi tradisional mulai banyak dilirik sebagai pelengkap pola makan sehat.

Baca Juga: 9 Manfaat Konsumsi Buah Ceri secara Rutin untuk Kesehatan Tubuh

Melansir dari laman Verywell Health, berikut beberapa manfaat konsumsi minuman fermentasi secara rutin untuk kesehatan:

1. Mikrobioma usus menjadi lebih sehat

Bakteri baik dalam minuman fermentasi dapat memengaruhi kondisi mikrobioma usus. Manfaat ini perlu dijaga dengan konsumsi rutin karena efeknya bisa berkurang jika asupan makanan fermentasi dihentikan.

Perubahan positif pada mikrobioma membantu bakteri baik berkembang dan menekan pertumbuhan bakteri merugikan. Selain itu, usus akan menghasilkan lebih banyak asam lemak rantai pendek yang berperan penting dalam kesehatan pencernaan.

2. Membantu memperkuat sistem kekebalan tubuh

Usus memiliki peran besar dalam sistem imun dan cara tubuh melawan virus serta bakteri penyebab penyakit. Probiotik dari minuman fermentasi mendorong usus memproduksi senyawa yang membantu melawan mikroorganisme berbahaya, sehingga daya tahan tubuh dapat meningkat.

3. Berpotensi mengurangi gejala depresi dan kecemasan

Ketidakseimbangan bakteri usus dapat memengaruhi kondisi mental. Saat lapisan usus melemah dan mikrobioma tidak seimbang, tubuh menjadi kurang optimal dalam menghasilkan zat kimia yang mendukung fungsi otak.

Beberapa penelitian menunjukkan konsumsi probiotik dapat membantu meredakan gejala depresi dan kecemasan, meski hasilnya masih bervariasi antar individu.

Baca Juga: 7 Manfaat Konsumsi Buah Blackberry secara Rutin untuk Kesehatan Tubuh

4. Menjaga kesehatan mulut

Mulut juga memiliki mikrobioma yang berpengaruh pada kesehatan gigi dan gusi. Konsumsi makanan dan minuman fermentasi dapat membantu menyeimbangkan bakteri di mulut, sehingga risiko bau mulut, peradangan gusi, gigi berlubang, dan penumpukan plak dapat berkurang.

5. Membantu mengatasi sembelit

Orang yang mengalami sembelit kronis biasanya memiliki jumlah bakteri baik yang lebih sedikit di usus. Dalam sebuah penelitian, konsumsi minuman probiotik selama 12 minggu membantu meningkatkan frekuensi buang air besar.

Tinja juga menunjukkan peningkatan jumlah bakteri menguntungkan yang mendukung kelancaran pencernaan.

6. Mengurangi peradangan dalam tubuh

Minuman fermentasi seperti kombucha dan kefir mengandung probiotik yang dapat membantu menurunkan peradangan. Hal ini berkaitan dengan perbaikan keseimbangan mikrobioma usus, yang pada akhirnya mendukung kerja sistem imun dalam mengendalikan peradangan.

Baca Juga: 5 Manfaat Minum Jus Lidah Buaya bagi Kesehatan Tubuh yang Jarang Diketahui

7. Membantu mengelola sindrom iritasi usus besar

Sebuah studi kecil menunjukkan bahwa penderita IBS dengan sembelit mengalami perbaikan setelah mengonsumsi kombucha selama 10 hari. Peserta penelitian melaporkan buang air besar lebih lancar dan gejala yang berkurang. Meski begitu, jenis dan jumlah probiotik yang paling efektif masih terus diteliti.

8. Mendukung pengelolaan berat badan

Kefir menunjukkan potensi dalam membantu pengelolaan obesitas, baik pada penelitian manusia maupun hewan. Probiotik di dalamnya dapat mendukung pencernaan, membantu menurunkan kadar kolesterol, dan berperan dalam pengurangan lemak tubuh.

Kombucha juga diteliti karena kemampuannya memperbaiki mikrobioma yang berkaitan dengan kondisi obesitas.

Itulah beberapa manfaat konsumsi minuman fermentasi secara rutin untuk kesehatan. Semoga bermanfaat.

Baca Juga: 11 Manfaat Konsumsi Kacang secara Rutin bagi Kesehatan Tubuh

Selanjutnya: Ashmore Asset Management (AMOR) Tebar Dividen Interim Rp 28,6 Miliar, Cek Jadwalnya

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

5 Makanan yang Lebih Sehat Dimakan Mentah daripada Dimasak

Tahukah bahwa ada beberapa makanan yang lebih sehat dimakan mentah daripada dimasak, lho. Apa sajakah itu?  

6 Mitos tentang Karbohidrat yang Tidak Perlu Dipercaya

Ini dia beberapa mitos tentang karbohidrat yang tidak perlu dipercaya. Apa sajakah itu?             

5 Rekomendasi Minyak Paling Sehat untuk Saus Salad Anda

Yuk, coba beberapa rekomendasi minyak paling sehat untuk saus salad Anda. Ada apa saja?                  

Ruangan Sempit Terasa Sesak? Coba 6 Trik Cat Ini biar Rumah Tampak Lebih Luas

Trik pengecatan sederhana ini bisa membuat ruangan kecil terlihat lebih luas, nyaman, dan estetik tanpa renovasi besar.  

Ini Hal yang Disesali Pemilik Rumah saat Beli Meja Dapur Quartz Sebelum Renovasi

Sebelum memilih meja dapur quartz, yuk pahami dahulu kelebihan, kekurangan, dan pengalaman nyata pasca renovasi.​

Rumah Ramah ADHD Dewasa Makin Dicari, Ini Ide Desain yang Direkomendasikan

Berikut ini inspirasi rumah ramah ADHD yang bantu aktivitas lebih teratur, fokus meningkat, dan rutinitas harian terasa ringan.​

7 Efek Samping Serius Konsumsi Minuman Energi secara Rutin

Ada beberapa efek samping serius konsumsi minuman energi secara rutin, lho. Yuk, intip pembahasan lengkapnya di sini!  

3 Cara Magnesium Menjaga Kesehatan Jantung Anda

Begini cara magnesium menjaga kesehatan jantung Anda. Yuk, simak penjelasan lengkapnya di sini!       

10 Rekomendasi Kacang Tinggi Serat untuk Dikonsumsi

 Intip beberapa rekomendasi kacang tinggi serat untuk dikonsumsi berikut ini, yuk! Ada apa saja?           

7 Makanan yang Bisa Berinteraksi dengan Obat, Jangan Dikonsumsi Bersamaan!

Ini dia beberapa makanan yang bisa berinteraksi dengan obat yang Anda konsumsi. Cek daftarnya di sini, yuk!