M O M S M O N E Y I D
Bugar

8 Makanan Olahan yang Bikin Tekanan Darah Naik, Hindari Konsumsinya

8 Makanan Olahan yang Bikin Tekanan Darah Naik, Hindari Konsumsinya
Reporter: Rezki Wening Hayuningtyas  |  Editor: Rezki Wening Hayuningtyas


MOMSMONEY.ID - Mari intip daftar makanan olahan yang bikin tekanan darah naik berikut ini, yuk! Apa saja?

Tekanan darah tinggi atau hipertensi sering berkembang tanpa gejala yang jelas. Gaya hidup dan pola makan menjadi faktor yang sangat berpengaruh terhadap kondisi ini, terutama konsumsi makanan olahan yang tinggi garam, gula, dan lemak jenuh. Tanpa disadari, makanan yang praktis dan mudah ditemukan sehari-hari justru dapat membuat tekanan darah meningkat secara perlahan.

Kandungan natrium yang tinggi pada makanan olahan dapat membuat tubuh menahan lebih banyak cairan. Akibatnya, tekanan pada pembuluh darah meningkat dan jantung harus bekerja lebih keras untuk memompa darah. Jika terus berlangsung, kondisi ini dapat meningkatkan risiko penyakit jantung, stroke, hingga gangguan ginjal.

Baca Juga: 5 Rekomendasi Makanan untuk Stabilkan Tekanan Darah Anda

Melansir dari Verywell Health, berikut daftar makanan olahan yang bikin tekanan darah naik:

1. Makanan Beku

Makanan beku seperti pizza, burrito, dan frozen meal biasanya mengandung natrium dalam jumlah tinggi. Garam tambahan digunakan agar makanan lebih tahan lama sekaligus meningkatkan cita rasa.

Beberapa produk frozen food bahkan dapat mengandung sekitar 25% atau lebih dari batas asupan natrium harian yang dianjurkan. Padahal, konsumsi natrium berlebihan dapat meningkatkan risiko tekanan darah tinggi.

Anjuran konsumsi natrium harian untuk orang dewasa adalah maksimal 2.300 mg per hari.

2. Daging Olahan

Daging olahan seperti salami, sosis, ham, dan prosciutto dibuat dengan tambahan garam, rempah, nitrit, dan nitrat agar lebih awet.

Beberapa penelitian menunjukkan kandungan nitrit dalam daging olahan dapat meningkatkan tekanan darah dan risiko penyakit jantung. Hal ini diduga berkaitan dengan peningkatan stres oksidatif dalam tubuh yang memengaruhi kesehatan pembuluh darah.

Namun, penelitian lanjutan masih diperlukan untuk memahami efeknya lebih jauh.

3. Minuman Manis

Minuman bersoda, minuman energi, dan minuman tinggi gula lainnya dapat meningkatkan risiko hipertensi, terutama jika dikonsumsi terlalu sering.

Gula tambahan dalam minuman manis dapat memicu peradangan dan memengaruhi tekanan darah. Sebuah penelitian menunjukkan orang yang sering mengonsumsi minuman manis memiliki risiko sekitar 12% lebih tinggi mengalami tekanan darah tinggi dibanding mereka yang jarang mengonsumsinya.

Karena itu, membatasi konsumsi minuman tinggi gula dapat membantu menjaga kesehatan jantung.

4. Makanan Ringan Kemasan

Keripik, kerupuk, dan camilan kemasan lainnya umumnya tinggi natrium serta lemak jenuh atau lemak trans. Kandungan tersebut dapat memengaruhi tekanan darah jika dikonsumsi berlebihan.

Terlalu sering makan makanan ultra proses juga dapat memicu peradangan, stres oksidatif, dan gangguan kadar lemak darah. Kondisi ini berkaitan dengan meningkatnya risiko hipertensi.

Saat memilih camilan, cobalah memilih produk dengan kandungan gula, garam, dan lemak jenuh yang lebih rendah.

Baca Juga: 7 Herbal dan Rempah Alami Penurun Tekanan Darah yang Tinggi

5. Makanan Cepat Saji

Fast food seperti burger, ayam goreng, dan kentang goreng biasanya mengandung natrium, lemak jenuh, lemak trans, dan gula tambahan dalam jumlah tinggi.

Bahan-bahan tersebut digunakan untuk mendukung proses produksi massal sekaligus memperpanjang daya tahan makanan. Penelitian menunjukkan orang yang lebih sering mengonsumsi makanan cepat saji memiliki risiko hipertensi lebih tinggi.

Meski begitu, konsumsi sesekali masih bisa dilakukan selama tetap menjaga pola makan seimbang dan memilih menu yang lebih sehat.

6. Gorengan

Makanan goreng seperti ayam goreng dan kentang goreng mengandung lemak jenuh, lemak trans, dan natrium yang dapat memengaruhi kesehatan pembuluh darah.

Beberapa penelitian menemukan konsumsi gorengan berlebihan berkaitan dengan peningkatan risiko hipertensi dan obesitas. Pada wanita, asupan gorengan yang tinggi juga dikaitkan dengan peningkatan risiko pra hipertensi dan hipertensi.

Mengurangi konsumsi gorengan dapat membantu menjaga tekanan darah lebih stabil.

7. Alkohol

Minuman beralkohol dapat meningkatkan tekanan darah dalam jangka pendek maupun jangka panjang.

Konsumsi sekitar 3 minuman beralkohol atau lebih per hari dikaitkan dengan peningkatan risiko hipertensi dan penyakit jantung. Alkohol juga dapat memengaruhi sistem saraf sehingga tekanan darah dapat naik sesaat setelah dikonsumsi.

Karena itu, konsumsi alkohol sebaiknya dibatasi agar tidak berdampak buruk pada kesehatan tubuh.

8. Makanan Kaleng

Beberapa makanan kaleng memiliki kandungan natrium yang cukup tinggi untuk membantu menjaga kualitas produk.

Konsumsi makanan tinggi natrium dapat membuat tekanan darah meningkat. Membilas makanan kaleng sebelum dikonsumsi dapat membantu mengurangi kadar garamnya.

Selain itu, beberapa lapisan kaleng mengandung bahan kimia seperti BPA yang diduga dapat memengaruhi hormon dan tekanan darah. Meski begitu, penelitian mengenai efek ini masih terus dikembangkan.

Baca Juga: 5 Obat Tekanan Darah yang Kini Tidak Lagi Dianjurkan

Itulah daftar makanan olahan yang bikin tekanan darah naik. Semoga bermanfaat.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Pendaftaran Sudah Dibuka, Taman Safari Indonesia Gelar Kompetisi Foto dan Video

Taman Safari Indonesia menggelar kompetisi foto dan video taraf internasional bertajuk International Animal Photo & Video Competition 2026.

Hasil Singapore Open 2026: 2 Unggulan Rontok, Cuma 3 Wakil Indonesia ke 16 Besar

Hasil Singapore Open 2026 Babak 32 Besar, dua unggulan rontok, hanya tiga wakil Indonesia yang melaju ke 16 besar.

Polytron Luncurkan Laptop Terbaru, Dukung Gaya Hidup Modern yang Serba Cepat

Polytron meluncurkan varian laptop terbarunya, Polytron Luxia yang ditenagai oleh Prosesor AMD R5.​  

Risiko Kena Paparan Darah Pasien Tinggi, B. Braun Rilis Kateter Intravena Terbaru

Paparan darah tidak hanya meningkatkan risiko infeksi, melainkan memengaruhi keselamatan tenaga kerja medis di fasilitas kesehatan.

Peringatan Dini BMKG Cuaca Besok (28/5), Hujan Lebat Turun di Provinsi Berikut

BMKG mengeluarkan peringatan dini cuaca besok Kamis 28 Mei 2026 dengan status Siaga hujan sangat lebat dan Waspada hujan lebat di provinsi ini.

Promo Indomaret Spesial Idul Adha 27 Mei 2026, Aneka Bumbu Diskon hingga 45%

Promo Indomaret Semarak Idul Adha Periode 21-27 Mei 2026. Cek dan manfaatkan untuk belanja kebutuhan dapur.

Uniqlo Buka Gerai di Plaza Indonesia Tampilkan Koleksi Upcycle

Tak sekedar menjawab kebutuhan akan pakaian nyaman, Uniqlo buka toko di Plaza Indonesia dengan koleksi upcycle

Sepatu Adidas Klasik: Model Ini Bikin Gaya Maksimal, Nyaman Seharian!

Membeli sepatu Adidas klasik bisa jadi investasi, tapi ada risiko. Beberapa model punya sirkulasi udara terbatas, cek detailnya sebelum memutuskan  

Warna Rumah Bisa Pengaruhi Mood dan Kualitas Tidur lo, Ini Penjelasan Ahli

Beberapa warna di rumah ini ternyata bisa memengaruhi stres, fokus, energi, dan kualitas tidur menurut penelitian terbaru para ahli.

Libur Idul Adha, Prism Bagikan Diskon di Berbagai Properti Oyo hingga 25%

Prism membagikan diskon menginap hingga 25% di berbagai properti Oyo Indonesia selama periode Libur Adha.