MOMSMONEY.ID - Tahukah bahwa ada beberapa makanan dan minuman pemicu hormon kortisol yang bisa bikin stres, lho. Apa sajakah itu?
Kortisol dikenal sebagai hormon stres yang diproduksi oleh tubuh saat Anda menghadapi tekanan, baik secara fisik maupun emosional. Dalam jumlah yang wajar, hormon ini sebenarnya membantu tubuh tetap waspada dan berenergi. Namun, jika kadarnya terlalu tinggi dalam jangka waktu lama, kortisol dapat memicu berbagai masalah kesehatan, mulai dari gangguan tidur hingga penurunan daya tahan tubuh.
Tanpa disadari, pola makan sehari hari juga dapat memengaruhi kadar hormon ini. Beberapa jenis makanan dan minuman dapat merangsang produksi kortisol secara berlebihan, terutama jika dikonsumsi secara rutin. Oleh karena itu, penting bagi Anda untuk lebih selektif dalam memilih asupan agar tubuh tetap seimbang dan tidak mudah stres.
Baca Juga: 7 Penyebab Umum Ingin Makan Manis, Salah Satunya Stres!
Melansir dari laman Health, berikut ini beberapa makanan dan minuman pemicu hormon kortisol yang bisa bikin stres:
1. Kafein
Kafein, seperti yang terdapat dalam kopi, dapat memberikan dorongan energi dengan membuat Anda lebih waspada. Hal ini terjadi karena kafein menghambat sinyal rasa lelah di otak dan memicu pelepasan hormon seperti adrenalin dan kortisol.
Penelitian menunjukkan bahwa kopi dapat meningkatkan kadar kortisol paling tinggi, diikuti oleh minuman energi dan soda, sementara teh memberikan efek yang lebih ringan.
2. Gula tambahan
Makanan manis seperti permen, es krim, dan camilan tinggi gula dapat memicu peningkatan kortisol. Hal ini disebabkan oleh naik turunnya kadar gula darah yang membuat tubuh bekerja lebih keras untuk menyeimbangkannya.
Fluktuasi ini dapat memicu respons stres dalam tubuh.
3. Jus buah
Meski berasal dari buah, jus tetap mengandung gula dalam jumlah cukup tinggi, terutama jika dikonsumsi dalam bentuk pekat.
Beberapa penelitian menunjukkan bahwa konsumsi jus dalam jumlah tertentu dapat memicu peningkatan kortisol, terutama jika kadar gulanya tinggi.
4. Biji-bijian olahan
Makanan seperti roti putih, pasta, dan nasi putih termasuk dalam kategori biji bijian olahan. Proses pengolahannya menghilangkan serat yang penting bagi tubuh.
Tanpa serat, makanan ini dapat menyebabkan lonjakan gula darah yang akhirnya memicu peningkatan kortisol. Untuk pilihan lebih sehat, Anda bisa menggantinya dengan gandum utuh.
Baca Juga: 6 Makanan Sehari-Hari yang Bisa Bikin Gampang Stres
5. Makanan tinggi kalori
Mengonsumsi makanan dalam jumlah besar dan waktu singkat dapat memberikan tekanan pada tubuh. Hal ini bisa memicu peningkatan kadar kortisol karena tubuh harus bekerja lebih keras untuk mencerna makanan tersebut.
Makan secara perlahan dan dalam porsi wajar dapat membantu mengurangi efek ini.
6. Makanan tinggi lemak
Makanan tinggi lemak seperti gorengan, daging merah, dan produk susu tinggi lemak dapat memicu peradangan dalam tubuh.
Jika berlangsung dalam jangka panjang, peradangan ini dapat mengganggu keseimbangan hormon dan meningkatkan kadar kortisol.
7. Makanan ultra olahan
Makanan ultra olahan seperti keripik, sosis, dan minuman bersoda biasanya mengandung gula tambahan, garam tinggi, serta bahan tambahan lainnya.
Kombinasi ini dapat meningkatkan peradangan dan menyebabkan lonjakan gula darah, yang akhirnya memicu stres dalam tubuh dan meningkatkan kortisol.
8. Alkohol
Minuman beralkohol dapat meningkatkan produksi kortisol, bahkan dalam jumlah kecil. Jika dikonsumsi berlebihan, efeknya akan semakin besar.
Saat mengolah alkohol, hati bekerja lebih keras sehingga memberi tekanan tambahan pada tubuh dan memicu respons stres.
Baca Juga: 8 Minuman yang Bisa Menurunkan Kadar Kortisol dalam Tubuh
Itulah beberapa makanan dan minuman pemicu hormon kortisol yang bisa bikin stres. Semoga bermanfaat.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News