M O M S M O N E Y I D
Bugar

8 Makanan dan Minuman Pemicu Hormon Kortisol yang Bisa Bikin Stres

 8 Makanan dan Minuman Pemicu Hormon Kortisol yang Bisa Bikin Stres
Penulis: Rezki Wening Hayuningtyas  |  Editor: Rezki Wening Hayuningtyas


MOMSMONEY.ID - Tahukah bahwa ada beberapa makanan dan minuman pemicu hormon kortisol yang bisa bikin stres, lho. Apa sajakah itu?

Kortisol dikenal sebagai hormon stres yang diproduksi oleh tubuh saat Anda menghadapi tekanan, baik secara fisik maupun emosional. Dalam jumlah yang wajar, hormon ini sebenarnya membantu tubuh tetap waspada dan berenergi. Namun, jika kadarnya terlalu tinggi dalam jangka waktu lama, kortisol dapat memicu berbagai masalah kesehatan, mulai dari gangguan tidur hingga penurunan daya tahan tubuh.

Tanpa disadari, pola makan sehari hari juga dapat memengaruhi kadar hormon ini. Beberapa jenis makanan dan minuman dapat merangsang produksi kortisol secara berlebihan, terutama jika dikonsumsi secara rutin. Oleh karena itu, penting bagi Anda untuk lebih selektif dalam memilih asupan agar tubuh tetap seimbang dan tidak mudah stres.

Baca Juga: 7 Penyebab Umum Ingin Makan Manis, Salah Satunya Stres!

Melansir dari laman Health, berikut ini beberapa makanan dan minuman pemicu hormon kortisol yang bisa bikin stres:

1. Kafein

Kafein, seperti yang terdapat dalam kopi, dapat memberikan dorongan energi dengan membuat Anda lebih waspada. Hal ini terjadi karena kafein menghambat sinyal rasa lelah di otak dan memicu pelepasan hormon seperti adrenalin dan kortisol.

Penelitian menunjukkan bahwa kopi dapat meningkatkan kadar kortisol paling tinggi, diikuti oleh minuman energi dan soda, sementara teh memberikan efek yang lebih ringan.

2. Gula tambahan

Makanan manis seperti permen, es krim, dan camilan tinggi gula dapat memicu peningkatan kortisol. Hal ini disebabkan oleh naik turunnya kadar gula darah yang membuat tubuh bekerja lebih keras untuk menyeimbangkannya.

Fluktuasi ini dapat memicu respons stres dalam tubuh.

3. Jus buah

Meski berasal dari buah, jus tetap mengandung gula dalam jumlah cukup tinggi, terutama jika dikonsumsi dalam bentuk pekat.

Beberapa penelitian menunjukkan bahwa konsumsi jus dalam jumlah tertentu dapat memicu peningkatan kortisol, terutama jika kadar gulanya tinggi.

4. Biji-bijian olahan

Makanan seperti roti putih, pasta, dan nasi putih termasuk dalam kategori biji bijian olahan. Proses pengolahannya menghilangkan serat yang penting bagi tubuh.

Tanpa serat, makanan ini dapat menyebabkan lonjakan gula darah yang akhirnya memicu peningkatan kortisol. Untuk pilihan lebih sehat, Anda bisa menggantinya dengan gandum utuh.

Baca Juga: 6 Makanan Sehari-Hari yang Bisa Bikin Gampang Stres

5. Makanan tinggi kalori

Mengonsumsi makanan dalam jumlah besar dan waktu singkat dapat memberikan tekanan pada tubuh. Hal ini bisa memicu peningkatan kadar kortisol karena tubuh harus bekerja lebih keras untuk mencerna makanan tersebut.

Makan secara perlahan dan dalam porsi wajar dapat membantu mengurangi efek ini.

6. Makanan tinggi lemak

Makanan tinggi lemak seperti gorengan, daging merah, dan produk susu tinggi lemak dapat memicu peradangan dalam tubuh.

Jika berlangsung dalam jangka panjang, peradangan ini dapat mengganggu keseimbangan hormon dan meningkatkan kadar kortisol.

7. Makanan ultra olahan

Makanan ultra olahan seperti keripik, sosis, dan minuman bersoda biasanya mengandung gula tambahan, garam tinggi, serta bahan tambahan lainnya.

Kombinasi ini dapat meningkatkan peradangan dan menyebabkan lonjakan gula darah, yang akhirnya memicu stres dalam tubuh dan meningkatkan kortisol.

8. Alkohol

Minuman beralkohol dapat meningkatkan produksi kortisol, bahkan dalam jumlah kecil. Jika dikonsumsi berlebihan, efeknya akan semakin besar.

Saat mengolah alkohol, hati bekerja lebih keras sehingga memberi tekanan tambahan pada tubuh dan memicu respons stres.

Baca Juga: 8 Minuman yang Bisa Menurunkan Kadar Kortisol dalam Tubuh

Itulah beberapa makanan dan minuman pemicu hormon kortisol yang bisa bikin stres. Semoga bermanfaat.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Jenis-Jenis Stres Menurut Psikologi, Ini Bedanya Stres Akut dan Stres Kronis!

Berdasarkan studi penelitian tentang jenis-jenis stres dalam psikologi, stres dibagi menjadi 3 jenis utama. Ini 3 jenis stres beserta gejalanya.

Cara Kumpulin Dana Darurat Rp10 Juta dalam 6 Bulan dengan Gaji Rp6 Juta

Target dana darurat Rp10 juta dalam 6 bulan? Simak hitungan setoran, cara mengatur gaji Rp6 juta, dan strategi agar tetap konsisten.​  

4 Manfaat Kimpul untuk Kecantikan Kulit, Atasi Jerawat hingga Penuaan Dini

Kimpul menyimpan nutrisi melimpah yang sangat berguna untuk merawat kecantikan kulit dari dalam. Ini 4 manfaat kimpul untuk kecantikan kulit.  

Orang Tua Pensiun? Ini Cara Menata Keuangan Keluarga biar Tetap Kokoh

Orang tua memasuki masa pensiun? Begini cara menata keuangan keluarga agar kebutuhan tetap aman tanpa membebani anak.

Scandi Farmhouse Jadi Tren Interior 2026? Ini Cara Menerapkannya di Rumah

Scandi farmhouse memadukan minimalis dan nuansa hangat untuk membuat rumah terasa rapi, terang, nyaman, dan natural.

Headboard Fleksibel, Trik Mudah Bikin Kamar Terlihat Mewah Tanpa Renovasi

Headboard fleksibel bisa bikin kamar terasa mewah dan personal tanpa renovasi besar. Simak cara memilihnya agar tetap nyaman.

Ketika Balas Budi Anak Tak Lagi Menjadi Rencana Pensiun Orangtua

Survei MAMI menunjukkan 93% responden Indonesia meyakini kemandirian merupakan warisan paling bermakna yang dapat ditinggalkan bagi keluarga.

Hujan Deras Masih Terjadi di Provinsi Ini, Cek Peringatan Dini Cuaca Besok (12/8)

BMKG merilis peringatan dini cuaca besok Rabu 12 Agustus 2026 dengan status Waspada hujan lebat hanya di provinsi berikut ini.

Prakiraan Cuaca Sumsel Rabu (12/8), Antisipasi Udara Kabur di Wilayah Ini

Cek prakiraan cuaca Sumatera Selatan besok Rabu (12/8). Sejumlah wilayah diprediksi berawan hingga udara kabur.

Dua Hari Diperdagangkan di BEI, ETF Emas XMES Naik 24%

Baru melantai di BEI, produk ETF emas XMES menarik perhatian dengan kenaikan harga kumulatif 24% dalam dua hari perdagangan.