MOMSMONEY.ID - Cek dan catat beberapa teh herbal yang bisa berinteraksi dengan pengobatan Anda berikut ini. Apa sajakah itu?
Teh herbal sering dianggap sebagai minuman alami yang menenangkan dan menyehatkan. Beberapa jenis teh bahkan dipercaya membantu tidur lebih nyenyak, meredakan stres, hingga mendukung daya tahan tubuh. Namun, tidak semua teh herbal aman dikonsumsi bersamaan dengan obat-obatan tertentu.
Kandungan aktif dalam teh herbal dapat memengaruhi cara kerja obat di dalam tubuh. Ada yang membuat obat menjadi kurang efektif, tetapi ada juga yang meningkatkan risiko efek samping seperti perdarahan, gangguan hati, hingga jantung berdebar.
Baca Juga: 6 Herbal Alami yang Efektif Menurunkan Kolesterol Tinggi
Karena itu, penting untuk lebih berhati-hati jika Anda rutin mengonsumsi obat tertentu dan memiliki kebiasaan minum teh herbal setiap hari. Mengutip dari Health, berikut beberapa teh herbal yang bisa berinteraksi dengan pengobatan Anda:
1. Teh ginkgo biloba
Teh ginkgo biloba dipercaya dapat membantu mengurangi kecemasan, menjaga fungsi otak, dan membantu tekanan darah tetap stabil.
Namun, teh ini dapat berinteraksi dengan beberapa jenis obat seperti antidepresan, obat epilepsi, obat pengencer darah, aspirin, ibuprofen, dan omeprazole.
Jika dikonsumsi bersamaan, risiko efek samping seperti perdarahan atau gangguan serotonin bisa meningkat.
2. Teh St. John’s wort
St. John’s wort dapat memengaruhi kadar serotonin, dopamin, dan norepinefrin di dalam tubuh.
Jika diminum bersama obat antidepresan, herbal ini dapat memicu sindrom serotonin, yaitu kondisi serius akibat kadar serotonin terlalu tinggi.
Selain itu, teh ini juga dapat mengurangi efektivitas beberapa obat seperti obat alergi, pil KB, obat pengencer darah, obat HIV, obat kanker, obat jantung, dan obat pereda nyeri.
3. Teh chamomile
Chamomile sering dikonsumsi untuk membantu tubuh lebih rileks dan tidur lebih nyenyak.
Namun, teh ini dapat berinteraksi dengan obat pengencer darah seperti warfarin dan obat untuk pasien transplantasi organ seperti siklosporin.
Chamomile juga dapat memengaruhi kerja obat yang diproses oleh hati, termasuk beberapa obat penenang.
Baca Juga: 6 Daftar Herbal dan Bumbu yang Kaya Vitamin C Bisa Anda Cek di Sini
4. Teh jahe
Teh jahe sering digunakan untuk membantu mengurangi mual, melancarkan pencernaan, meredakan nyeri haid, dan membantu mengurangi peradangan.
Namun, jahe dapat meningkatkan risiko perdarahan jika dikonsumsi bersama obat pengencer darah.
Selain itu, pada penderita diabetes yang menggunakan obat penurun gula darah, jahe juga dapat meningkatkan risiko gula darah turun terlalu rendah atau hipoglikemia.
5. Teh akar valerian
Teh akar valerian sering digunakan untuk membantu tidur, mengurangi kecemasan, dan membantu tubuh lebih tenang.
Herbal ini memiliki efek menenangkan sehingga dapat memperkuat efek obat penenang dan obat tidur.
Interaksi bisa terjadi dengan obat seperti Xanax, Valium, Ativan, morfin, propofol, melatonin, kava, dan St. John’s wort.
Teh valerian juga tidak disarankan dikonsumsi bersama alkohol karena dapat membuat efek kantuk menjadi lebih kuat.
6. Teh goldenseal
Goldenseal dapat berinteraksi dengan obat diabetes seperti metformin.
Jika dikonsumsi bersamaan, kadar metformin dalam tubuh dapat menurun sehingga risiko gula darah tinggi meningkat.
Karena itu, penderita diabetes yang rutin minum obat perlu berhati-hati sebelum mengonsumsi teh herbal ini.
Baca Juga: 7 Herbal dan Bumbu Alami yang Bisa Menurunkan Tekanan Darah Tinggi
7. Teh kava
Teh kava sering digunakan untuk membantu relaksasi dan mengurangi stres. Namun, herbal ini memiliki risiko terhadap kesehatan hati.
Mengonsumsi kava bersama alkohol atau paracetamol dapat meningkatkan risiko kerusakan hati.
Kava juga dapat berinteraksi dengan berbagai obat seperti obat bius, obat kanker, benzodiazepin, pil KB, obat Parkinson, antidepresan, pelemas otot, obat tidur, valerian, dan St. John’s wort.
Karena potensi interaksinya cukup luas, konsumsi teh kava sebaiknya tidak dilakukan sembarangan.
Itulah beberapa teh herbal yang bisa berinteraksi dengan pengobatan Anda. Semoga bermanfaat.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News