M O M S M O N E Y I D
Bugar

7 Kebiasaan yang Bisa Bikin Skin Barrier Rusak, Hindari ya!

7 Kebiasaan yang Bisa Bikin Skin Barrier Rusak, Hindari ya!
Penulis: Rezki Wening Hayuningtyas  |  Editor: Rezki Wening Hayuningtyas


MOMSMONEY.ID - Ternyata ini, lo, beberapa kebiasaan yang bisa bikin skin barrier rusak. Sebaiknya, hindari ya!

Skin barrier memiliki peran penting dalam menjaga kesehatan kulit secara keseluruhan. Lapisan pelindung ini berfungsi mempertahankan kelembapan alami kulit sekaligus melindunginya dari paparan polusi, bakteri, dan zat iritan dari luar.

Ketika skin barrier berada dalam kondisi sehat, kulit akan terasa lembap, halus, dan tampak lebih kuat. Sebaliknya, jika skin barrier rusak, berbagai masalah kulit seperti kering, kusam, mudah iritasi, hingga jerawat bisa muncul.

Tanpa disadari, ada sejumlah kebiasaan sehari hari yang justru menjadi penyebab utama rusaknya skin barrier. Agar kondisi kulit tetap terjaga, penting bagi Anda untuk mengenali kebiasaan apa saja yang sebaiknya dihindari.

Baca Juga: 5 Efek Negatif Makanan Tinggi Gula untuk Kulit, Bikin Cepat Tua dan Jerawatan!

Melansir dari laman Vogue India, inilah beberapa kebiasaan yang bisa bikin skin barrier rusak:

1. Kurang tidur

Tidur larut malam dan pola tidur tidak teratur membuat sistem perbaikan kulit terganggu. Menurut Dr Melanie Palm, saat tidur tubuh memperbaiki kerusakan akibat stres lingkungan dengan meningkatkan aliran darah, membangun kolagen, serta memproduksi hormon penting seperti melatonin dan hormon pertumbuhan.

Proses ini membantu mencegah kerutan, flek, dan tanda penuaan. Jika tidur Anda kurang, regenerasi alami kulit melambat, sehingga skin barrier makin rentan terhadap polusi maupun iritasi produk perawatan.

2. Kuas dan alat rias kotor

Alat makeup yang jarang dibersihkan menyimpan sisa riasan, minyak, dan sel kulit mati. Kondisi ini membuat kuas jadi tempat berkembang biak bakteri.

Dr Madhuri Agarwal, pendiri Yavana Aesthetics Clinic, mengatakan kuas rias bisa diibaratkan seperti cawan petri. Setiap kali digunakan, bakteri berpindah ke wajah, menyumbat pori, hingga menimbulkan jerawat. Lebih jauh, alat yang kotor dapat memicu peradangan, iritasi, bahkan infeksi kulit serius.

3. Paparan polusi dan asap

Udara kota yang penuh polusi tidak hanya berbahaya bagi paru-paru, tetapi juga bagi kulit. Partikel polutan dapat menembus skin barrier, merusak struktur protein kulit, dan mempercepat penuaan.

Dr Batul Patel, pendiri The Bombay Skin Clinic, menjelaskan bahwa polusi membuat kulit lebih sensitif, mudah iritasi, kusam, dan berjerawat. Ditambah asap rokok, kerusakan semakin parah karena kolagen semakin cepat rusak akibat stres oksidatif.

Baca Juga: 5 Alasan Anda Wajib Pakai Serum Vitamin C untuk Kulit di Pagi Hari

4. Stres berlebihan

Stres tidak hanya dirasakan pikiran, tetapi juga kulit. Kortisol, hormon stres utama, membuat skin barrier melemah dan kulit lebih mudah kering, merah, serta iritasi.

Dr Madhuri Agarwal menambahkan bahwa kulit tidak bisa membedakan jenis stres, baik fisik, lingkungan, atau emosional.

Semua bentuk stres memicu peradangan dan mempercepat penuaan. Jika berlangsung lama, stres kronis bisa membuat kulit sulit pulih dan lebih reaktif terhadap perawatan biasa.

5. Pola makan tinggi gula dan makanan olahan

Mengonsumsi makanan manis berlebihan atau produk instan bisa merusak elastisitas kulit. Lonjakan gula darah memicu glikasi, yaitu proses ketika gula menempel pada kolagen dan elastin.

Hal ini menyebabkan kulit kendur, muncul kerutan, dan peradangan. Makanan olahan juga memperburuk kondisi karena meningkatkan stres oksidatif yang akhirnya melemahkan skin barrier.

6. Gangguan kesehatan usus

Kesehatan usus sangat berpengaruh pada kulit. Hubungan ini disebut sebagai gut-skin axis. Menurut jurnalis kesehatan Maria Ahlgren, ketika mikrobioma usus terganggu, fungsi pertahanan kulit juga ikut melemah.

Pola makan tidak sehat, stres, dan minim konsumsi makanan fermentasi dapat mengganggu keseimbangan bakteri baik di usus. Akibatnya, kulit menjadi lebih mudah iritasi, kehilangan kelembapan, dan tampak kusam.

Baca Juga: Bikin Kulit Glowing, Ini 4 Manfaat Buah Kiwi Jika Dikonsumsi Setiap Hari

7. Terlalu sering menyentuh wajah

Menyentuh wajah tanpa sadar sepanjang hari dapat memindahkan kotoran, minyak, dan bakteri dari tangan ke kulit. Dr Michelle Henry dari New York menjelaskan bahwa kebiasaan ini bisa menyumbat pori, memicu jerawat, hingga menimbulkan iritasi.

Selain bakteri, gesekan akibat sentuhan juga dapat mengganggu skin barrier, membuat kulit semakin sensitif.

Itulah beberapa kebiasaan yang bisa bikin skin barrier rusak. Skin barrier yang kuat akan membantu kulit tetap sehat, lembap, dan terlindungi. Dengan menghindari tujuh kebiasaan di atas, Anda sedang berinvestasi pada kesehatan kulit jangka panjang.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Fenomena Hunter’s Moon 26 Oktober 2026, Ini Waktu Terbaik Menyaksikannya

Ada fenomena Bulan Pemburu alias Hunter’s Moon yang akan berlangsung pada Senin malam, 26 Oktober 2026. Catat waktu terbaik menyaksikannya.

Promo Bakmi GM Khusus Pakai Mandiri, Bakmi Special Cuma Rp 15.000 Hari Ini

Dapatkan menu Bakmi Special GM hanya Rp 15.000 dari promo Bakmi GM setiap hari Sabtu dan Minggu khusus pengguna QRIS Movin by Mandiri Taspen.

4 Ciri-Ciri Stres Berat pada Wanita, Salah Satunya Haid Tidak Teratur

Stres berat pada wanita bisa memengaruhi sistem endokrin. Wajib tahu, ini 4 ciri-ciri stres berat pada wanita.

Pendapatan Kreator Spotify Melonjak 90% Lewat Fitur Membership Terbaru

Kreator kini bisa meraup 90% pendapatan dari langganan. Simak syarat lengkap dan cara kerjanya sebelum terlambat!,

Ada Brokoli, Ini 4 Sayuran yang Sebaiknya Tidak Dimasak Terlalu Matang

Beberapa jenis sayuran sangat sensitif terhadap suhu panas tinggi. Berikut 4 sayuran yang sebaiknya tidak dimasak terlalu matang ya.

7 Promo Payday Oktober 2026, Diskon Kuliner Seru dari Subway hingga Richeese

Sambut gajian dengan berburu kuliner favorit lewat promo Payday edisi Oktober 2026. Beli paket makan hemat di Subway, McD, A&W, hingga Richeese.

4 Orang yang Tidak Dianjurkan Minum Air Kelapa, Apakah Anda Termasuk?

Air kelapa ternyata tidak selalu aman untuk dikonsumsi oleh semua orang lo. Inilah 4 orang yang tidak dianjurkan minum air kelapa.

Trik Makan Mangga Tanpa Kambuh Asam Urat: Cek Batas Porsi Aman

Mangga tergolong rendah purin, namun kadar fruktosanya bisa memicu produksi asam urat di hati. Pelajari batas porsi aman agar tidak kambuh.

Hasil French Open 2026: Ubed Capai Final Pertama Super 750, Kalahkan Juara Dunia

Hasil French Open 2026 babak final, Sabtu (24/10), tunggal putra M. Zaki Ubaidillah mencapai partai final pertama level Super 750.

Daftar 7 Film Slice of Life Paling Populer dari Indonesia

Pernah dengar genre slice of life? Ternyata ada beberapa film Indonesia yang memiliki genre tersebut. Ini daftarnya.