M O M S M O N E Y I D
Keluarga

6 Tradisi dan Kegiatan yang Bisa Dilakukan Saat Perayaan Imlek Tiba

Reporter: Raissa Yulianti  |  Editor: Raissa Yulianti


MOMSMONEY.ID - Merayakan Imlek jadi lebih bermakna dengan melakukan sederet ide kegiatan saat Imlek seperti yang berikut ini.

Ada berbagai tradisi dan kegiatan yang biasa dilakukan saat Tahun Baru Imlek tiba. Tradisi & kebiasaan ini memiliki tujuan untuk menyambut keberuntungan dan kemakmuran.

Bagi Anda yang akan menyambut & merayakan perayaan Imlek, berikut telah Momsmoney sajikan berbagai ide kegiatan yang bisa dilakukan saat Imlek tiba. Dilansir dari Chine Highlights dan Travel China Guide, berikut selengkapnya.

Baca Juga: 5 Makanan Pembawa Keberuntungan Saat Tahun Baru Imlek

Menonton Barongsai

Barongsai & Liang Liong (tarian naga) adalah salah satu tradisi yang masih terus dikembangkan orang-orang Tionghoa baik di Indonesia maupun di Cina itu sendiri.

Nah apabila Anda sedang bingung mencari apa saja ide kegiatan yang bisa dilakukan saat perayaan Tahun Baru Imlek tiba, maka Anda bisa meluangkan waktu menonton pertunjukkan Barongsai & Liang Liong yang biasanya ada di berbagai vihara hingga mall-mall besar & jalan raya.

Dekorsi seluruh rumah dengan warna merah

Mendekorasi seluruh rumah dengan warna merah bisa menjadi salah satu ide kegiatan saat Imlek tiba.

Warna merah itu sendiri merupakan warna utama Imlek yang dipercaya sebagai warna keberuntungan saat Tahun Baru Imlek tiba. Warna merah dapat menambah kemakmuran & energi positif, serta dpat menangkal hal-hal negatif & roh jahat yang mengitari kita.

Anda bisa mendekorasi rumah dengan aneka gantungan seperti lentera merah hingga berbagai jenis gantungan khas Imlek lainnya.

Baca Juga: Berencana Liburan Tahun Ini? Cek Daftar Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama 2023

Menyapu rumah

Siapa bilang menyapu rumah hanya sekedar bersih-bersih semata? Menyapu rumah juga punya filosofinya tersendiri loh menurut kepercayaan Cina.

Menyapu rumah sebagai salah satu ide kegiatan saat Imlek dipercaya dapat menghapus seluruh kesialan & nasib buruk di tahun lalu.

Namun lakukanlah kegiatan ini selama seminggu sebelum Tahun Baru Imlek tiba, ya. Menyapu rumah saat hari pertama perayaan Imlek malah ditafsirkan sebagai menghapus semua keberuntungan di tahun baru ini.

Baca Juga: 5 Tips Rahasia Menurunkan Berat Badan Ala Selebriti Luar Negeri

Makan bareng keluarga

Salah satu ide kegiatan saat Imlek tiba yang paling penting adalah makan bareng keluarga. Tak peduli sejauh apa jarak yang harus ditempuh, makan bareng keluarga saat Tahun Baru Imlek ditafsirkan sebagai keluarga jauh yang harus bersatu kembali.

Umumnya pada saat makan bareng keluarga ini, menu masakan yang wajib dihidangkan adalah ikan. Ikan dalam bahasa Cina disebut sebagai “Yu” yang berarti “kelebihan”, baik dalam arti kekayaan maupun kebutuhan rumah.

Persembahan terhadap leluhur

Warga Tionghoa Bersebahyang di Wihara Amurva Bhumi
Warga Tionghoa Bersebahyang di Wihara Amurva Bhumi

Baca Juga: Ada Raja Ampat, Ini 6 Destinasi Wisata Terbaik 2023, Nyaman untuk Bersantai

Ide kegiatan saat Imlek tiba bisa dilakukan dengan melakukan persembahan terhadap leluhur.

Tradisi Tahun Baru Imlek yang satu ini memang sangat dijaga ketat oleh orang-orang Tionghoa agar tak melupakan para leluhurnya.

Contoh persembahan terhadap leluhur bisa dilakukan dengan mengunjungi kuburan leluhur pada hari sebelum Imlek tiba, mempersembahkan “makanan” terhadap leluhur, hingga menambah gelas tambahan untuk leluhur dan meletakkannya saat makan bareng keluarga.

Bertukar angpau

Angpau untuk Imlek
Angpau untuk Imlek

Baca Juga: Ubah Rambutmu, Ini 5 Tren Warna Rambut yang Akan Popular di Tahun 2023

Angpau jadi salah satu hal yang wajib ada saat perayaan Tahun Baru Imlek. Nah, salah satu ide kegiatan saat Imlek adalah bertukar angpau merah dengan saudara yang lebih muda.

Di Cina Selatan, angpau dapat berisi sejumlah uang yang cukup tebal dan biasanya dibelikan untuk membeli buku & perlengkapan sekolah.

Itulah sederet ide kegiatan yang bisa dilakukan saat perayaan Tahun Baru Imlek tiba. Mari lakukan kegiatan-kegiatan di atas agar perayaan Imlek tahun ini lebih bermakna.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Tren Teras 2026 yang Nggak Cuma Estetik, Tapi Bikin Rumah Lebih Berkesan

Tren teras 2026 fokus pada kenyamanan, fungsi, dan nilai rumah agar tetap relevan dan menarik dalam jangka panjang. Berikut ini bisa kamu coba.​

Tren Warna Cat Rumah 2026, Ini 5 Aturan Lama yang Sudah Tidak Cocok Lagi

Aturan warna cat lama mulai ditinggalkan, ini cara baru bikin rumah tampil estetik, modern, dan lebih hidup tanpa ribet.​

Dapur Kecil Terasa Luas Tanpa Renovasi Mahal? Ini 6 Trik Simpel yang Bisa Dicoba

Membongkar kesalahan umum desain dapur kecil yang bikin sempit. Ini cara mengubahnya dengan trik sederhana tanpa renovasi mahal.

Harga Gadget Naik di Era AI, Ini Penyebab dan Cara Mudah Menyiasatinya

Harga gadget makin mahal di era AI, pahami penyebabnya dan temukan cara hemat agar tetap bisa upgrade tanpa boros.​  

Gaji Naik Belum Tentu Aman, Ini Tips Atasi Stres Keuangan yang Bisa Dicoba

Stres keuangan tak selalu karena gaji kecil, pahami kebiasaan finansial yang sering jadi penyebab dan cara mudah mengatasinya.​

Reksa Dana atau Emas Digital? Ini Tips untuk Cuan dan Jaga Stabilitas Keuangan

Pilih reksa dana atau emas digital di tahun 2026? Pahami dahulu perbedaan, risiko, dan simulasi keuntungan agar investasi lebih tepat.​  

Prakiraan Cuaca Jawa Timur Besok Hari Kamis (23/4), Hujan Ringan di Kota Ini!

Hujan ringan mendominasi cuaca Jawa Timur pada Kamis, 23 April 2026, sementara sebagian kota akan berawan

Virus dan Penyakit Kian Banyak, Layanan Kesehatan Ini Dibutuhkan

Layanan kesehatan yang modern dan terintegrasi jadi kebutuhan banyak orang, rumah sakit ini hadirkan layanan ini  

Mau Bisnis Kuliner Makin Cuan, Ini Strategi Digital ala Bakso Lapangan Tembak Senayan

​Bersama OttoDigital, BLTS memanfaatkan sistem POS digital untuk memantau penjualan dan stok secara real-time.  

Minat Investor Ritel Indonesia terhadap Instrumen Pasif Meningkat

Tren investor ritel menarih dana investasi di instrumen pasif meningkat. Hal ini disebabkan oleh fluktuasi IHSG beberapa bulan terakhir. ​