M O M S M O N E Y I D
HOME, Keluarga

6 Pupuk Kimia yang Sering Digunakan di Indonesa

Penulis: Anggi Miftasha  |  Editor: Anggi Miftasha


MOMSMONEY.ID - Ada dua jenis pupuk yang digunakan untuk menutrisi tanaman, yakni pupuk organik dan pupuk kimia. Namun, pupuk kimia ini sangat diminati oleh pertain karena beberapa kelebihannya seperti unsur dan senyawa yang mudah terlarut, serta lebih cepat diserap oleh tanaman. Selain itu, takaran pupuk kimia lebih tepat dibandingkan dengan pupuk organik yang dibuat dengan pelapukan alami.

Saat ini, ada banyak jenis pupuk kimia yang dijual dan digunakan oleh petani untuk menyuburkan tanaman. Dilansir dari Pak Tani Digital, pupuk dibagi menjadi pupuk padat dan cair. Sedangkan berdasarkan kandungannya, pupuk dibagi menjadi pupuk tunggal yaitu pupuk yang hanya menyediakan satu kandungan unsur dan pupuk majemuk yang mengandung beberapa unsur. Berikut 6 pupuk kimia yang sering digunakan di Indonesia:

Baca Juga: Ini Ciri-Ciri Tanaman Terserang Penyakit Busuk Batang dan Cara Mengatasinya

Pupuk NPK Phonska

Pupuk NPK Phonska merupakan pupuk yang disubsidi oleh pemerintah, sehingga harganya lebih murah. Pupuk ini diproduksi oleh BUMN yaitu PT. Petrokimia Gresik yang merupakan produsen pupuk terbesar di Indonesia.

NPK Phonska merupakan pupuk majemuk yang mengandung 15% nitrogen, 15% fosfor, 15% kalium, dan 10% sulfur. Beberapa jenis pupuk NPK adalah pupuk NPK Basf 15-15-15 dan pupuk NPK Mutiara 16-16-16.

Pupuk Urea

Pupuk urea merupakan pupuk nitrogen dengan kadar yang tinggi. Setiap 100 kg pupuk mengandung 46 kg nitrogen. Ini adalah unsur hara makro yang diperlukan oleh tanaman. Pupuk urea bersifat higroskopis, sehingga mudah larut dalam air dan mudah diserap tanaman. Oleh karena itu, pupuk ini harus disimpan di tempat yang kering dan tertutup rapat.

Pupuk ZA

Pupuk ZA (Zwavelzure Amonium) adalah pupuk nitrogen dengan kadar rendah. Pupuk ZA juga mengandung amonia 20% dan belerang 23%. Pupuk ZA mudah larut ke dalam air dan tidak menghisap air. Kandungannya juga lebih stabil sehingga tahan disimpan dalam waktu yang lama. Pupuk ZA dapat diaplikasikan pada semua jenis tanaman.

Baca Juga: Begini Cara Merawat Tanaman Cabai agar Berbuah Lebat

Pupuk Kalium Sulfat (ZK)

Pupuk kalium sulfat atau ZK merupakan pioneer pupuk kalium di Indonesia. Pupuk ini merupakan pupuk majemuk yang mengandung 50% unsur hara makro K dalam bentuk K20 (kalium klorida) dan 17% unsur hara makro sekunder S (sulfur).  Ini dapat digunakan sebagai pupuk dasar atau pupuk susulan.

Pupuk Kalium Klorida (KCl)

Pupuk KCl merupakan jenis pupuk yang mengandung 60% kalium klorida yang umum digunakan oleh petani. Pupuk ini cocok diaplikasikan pada tanaman yang toleran terhadap klorida dan juga cocok diaplikasikan pada tanah dengan kandungan Cl rendah. Namun, beberapa tanaman tertentu seperti wortel dan kentang tidak dapat menerima unsur kloridanya karena bersifat racun.

Pupuk Dolomit (Kapur Karbonat)

Pupuk dolomit secara umum diaplikasikan untuk mengapur tanah yang asam. Ini sangat baik untuk menaikkan pH tanah yang rendah. Pupuk ini mengandung kalsium oksida dan magnesium oksida 47%, serta kalsium karbonat dan magnesium karbonatnya 85%. Bentuknya seperti butiran kasar sampai butiran halus, warnanya putih keabu-abuan. Semakin halus butirannya, maka semakin baik kualitasnya. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Pendaftaran Peserta MagangHub Batch 3 Dibuka Besok, Cek Jadwal Lengkap dan Tahapannya

Pendaftaran calon peserta Program Magang Nasional (MagangHub) Batch 3 Angkatan II dibuka 27 Oktober hingga 4 November 2026.  

Promo The Body Shop 25-31 Oktober 2026, Face Scrub-Body Yogurt Diskon hingga 50%

Promo The Body Shop Trick or Treats Diskon s/d 50% Periode 25-31 Oktober 2026. Cek dan manfaatkan untuk belanja skincare di hari gajian.  

Jelang 12.12, Simak 5 Tips yang Bisa Dilakukan Pemilik Brand

Gross merchandise value hanya menunjukkan berapa banyak uang yang masuk, laba yang diperoleh dan pembeli yang kembali lagi.  

6 Tips Lari Maraton Pemula agar Aman dari Risiko Cedera & Kuat sampai Garis Finish

Persiapkan diri Anda sebelum bertanding dengan tips lari maraton bagi pemula, mulai dari rutinitas latihan hingga kecukupan nutrisi harian.  

Vokalis CNBLUE jadi Penyanyi Fals, Jung Yong Hwa Tampil Beda di Drama Oh! My Guard

Jung Yong Hwa yang tak terbiasa bernyanyi buruk harus mencari cara untuk menampilkan ketidakmampuan tersebut melalui akting.

Bitcoin Jebol US$ 80.000, Suku Bunga The Fed Penentu Nasib Selanjutnya

Harga Bitcoin menyentuh ke bawah US$ 80.000. Keputusan The Fed pada Rabu menjadi salah satu faktor yang dicermati pasar.

5 Cara Mengurangi Lemak di Paha agar Lebih Kencang & Ideal, Ikuti Gerakan Ini yuk

Ingin paha kencang dan ideal? Ketahui berbagai cara mengurangi lemak di paha melalui gerakan sederhana yang bisa Anda lakukan rutin di rumah.  

5 Wilayah di Jabodetabek Ini Hujan Lebat, Cek Peringatan Dini Cuaca Besok (27/10)

Peringatan dini BMKG cuaca besok Selasa (27/10), Siaga hujan sangat lebat dan Waspada hujan lebat di sejumlah wilayah Jabodetabek berikut ini.

Harga Buyback Emas Hari Ini Mayoritas Stabil, Antam Tetap Tertinggi Rp 2,33 Juta

Harga buyback emas hari ini, Senin (26/10), relatif stabil. Antam masih mencatat harga buyback tertinggi.

Panduan Lengkap 5 Cara Mengatasi Badan Bungkuk untuk Postur Ideal dan Tegak, Coba yuk

Ingin postur tubuh ideal? Ketahui berbagai cara mengatasi badan bungkuk secara efektif, mulai dari perbaiki posisi duduk hingga rutin berolahraga.