MOMSMONEY.ID - Bagaimana tips lari maraton bagi pemula?
Lari maraton memang sedang populer belakangan ini. Banyak orang yang tadinya cuma iseng jogging di akhir pekan, sekarang mulai serius menekuni olahraga ini dan ikut event demi event, dari yang skala kota sampai ajang internasional.
Tak sekadar tren, lari maraton memiliki manfaat yang istimewa buat kesehatan, lo. Mulai dari meningkatkan kebugaran kardiovaskular, daya tahan otot yang makin terlatih, penurunan berat badan dan menjaga kesehatan mental yang lebih baik.
Baca Juga: Tips Atur Strategi Latihan Marathon dan Siap Mental
Meski begitu, maraton bukan olahraga yang bisa dilakukan sembarangan ya, apalagi buat Anda yang masih pemula. Dibutuhkan persiapan khusus supaya tubuh tidak kaget dan risiko cedera bisa ditekan.
Nah, di sinilah tips lari maraton yang tepat jadi bekal penting, bukan cuma soal berlari sejauh mungkin, tapi soal bagaimana mempersiapkan diri dengan tepat.
Berikut beberapa tips lari maraton bagi pemula yang bisa Anda terapkan, sebagaimana dikutip dari www.halodoc.com:
1. Gunakan waktu 12-20 minggu untuk persiapan
Sebelum mengikuti lari maraton, Anda perlu mempersiapkan diri sejak jauh-jauh hari. Di mana waktu ini akan Anda gunakan untuk berlatih.
Biasanya pelatihan maraton berkisar antara 12-20 minggu. Untuk pemula perlu membangun jarak tempuh mingguan hingga 80 km selama 4 bulan menjelang lomba dimulai.
Baca Juga: Tren Marathon hingga Hyrox Meningkat, Waspadai Cedera Lutut dan Pergelangan Kaki
2. Rutin lari
Selain mempersiapkan sejak jauh hari, Anda juga perlu untuk rutin berlari setidaknya 3-5 kali per minggu. Anda bisa lari-lari santai, namun usahakan kecepatannya stabil ya.
Cara ini akan sangat membantu membangun ritme dan irama lari agar lebih stabil. Jadi, saat hari H maraton tiba, Anda bisa menyesuaikan kecepatannya.
3. Cukupi hidrasi dan karbohidrat kompleks
Jangan lupa untuk mencukupi kebutuhan hidrasi dan karbohidrat kompleks Anda. Usahakan untuk banyak minum air putih selama seminggu sebelum pertandingan.
Lalu, konsumsilah makanan yang tinggi karbohidrat kompleks, misalnya nasi, roti, pasta, dan sayuran yang bertepung. Dengan begitu akan memaksimalkan simpanan energi di tubuh Anda.
Baca Juga: Bukan Hanya Latihan, Ini 8 Persiapan Sebelum Race agar Lari Nyaman dan Minim Cedera
4. Istirahat yang cukup
Tips lari maraton berikutnya adalah dengan istirahat yang cukup. Hal ini perlu Anda lakukan di tengah-tengah latihan intens.
Karena tubuh Anda perlu untuk memulihkan otot akibat olahraga rutin dan intens tersebut. Jadi, pastikan Anda memenuhi tidur malam selama 7-8 jam ya.
5. Latihan kekuatan
Selain lari secara rutin, Anda juga perlu latihan kekuatan. Tujuannya adalah untuk mengimbangi kardio. Olahraga yang bisa Anda lakukan seperti berenang, pilates, dan gym.
Semua olahraga ini bisa membantu membangun otot-otot baru dan mempertahankan kekuatan saat pertandingan lari maraton.
Baca Juga: Lomba Lari Kini Bergengsi, Ini Kategori Jaraknya dari Pemula hingga Elite
6. Siapkan pakaian maraton
Jangan lupa juga buat menyiapkan pakaian lari maraton yang tepat ya. Karena kalau sampai salah pakaian, Anda tidak akan nyaman selama lari dan proses lari menjadi terhambat.
Pilihlah baju dan celana yang cepat kering dan jangan menggunakan sepatu baru saat bertanding. Bisa saja kaki Anda belum beradaptasi dengan sepatu tersebut. Efeknya bisa lecet hingga cedera.
Itulah beberapa tips lari maraton yang bisa Anda terapkan untuk bisa menjalani pertandingan dengan lebih nyaman dan lancar.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News