MOMSMONEY.ID - Tahukah bahwa ada minuman yang terlihat tinggi gula tapi ternyata kaya nutrisi, lho. Yuk, intip selengkapnya di sini!
Rasa manis pada minuman sering membuat orang langsung menganggap minuman tersebut kurang sehat. Namun, tidak semua rasa manis berasal dari gula tambahan. Beberapa minuman mengandung gula alami yang hadir bersama vitamin, mineral, antioksidan, protein, atau elektrolit yang bermanfaat untuk tubuh.
Tentu saja, jumlah konsumsi tetap perlu diperhatikan. Meski begitu, memilih minuman dengan komposisi yang tepat dapat membantu Anda memperoleh nutrisi sekaligus menikmati rasa manis secara alami.
Baca Juga: 5 Alasan Konsumsi Terlalu Banyak Gula Bisa Ganggu Kesehatan Usus Anda
Melansir dari Verywell Health, berikut minuman yang terlihat tinggi gula tapi ternyata kaya nutrisi:
1. Smoothie Buah
Smoothie buah sering dianggap mengandung gula tinggi, tetapi hasil akhirnya sangat bergantung pada bahan yang digunakan. Jika dibuat dari bahan utuh dan minim proses, smoothie bisa menjadi pilihan minuman yang bernutrisi.
Anda bisa mengombinasikan buah beri atau buah sitrus dengan sayuran hijau, lalu menambahkan kacang atau biji bijian. Kurma tanpa biji juga dapat digunakan untuk memberi rasa manis alami. Jika ingin kandungan protein lebih tinggi, tambahkan tahu sutra, yogurt Yunani, susu kedelai fortifikasi, atau bubuk protein.
Keunggulan membuat smoothie sendiri adalah Anda dapat mengatur bahan sesuai kebutuhan. Kombinasi sederhana berupa 1 cangkir buah, 1 cangkir sayuran, sumber protein, dan lemak sehat sudah cukup untuk menghasilkan minuman yang mengenyangkan.
2. Jus Jeruk 100%
Jus jeruk murni tanpa gula tambahan tetap dapat menjadi sumber nutrisi yang baik. Dalam jumlah yang sesuai, minuman ini menyediakan vitamin C, folat, dan kalium dengan kandungan yang mendekati buah utuh.
Rasa manis pada jeruk berasal dari gula alami yang hadir bersama antioksidan seperti flavonoid. Senyawa ini membantu melindungi sel tubuh dan mendukung kesehatan jantung.
Meski begitu, jus jeruk sebaiknya tidak dijadikan sarapan tunggal. Konsumsi sekitar 120 sampai 180 ml lalu kombinasikan dengan sumber protein dan lemak sehat seperti telur, oatmeal, alpukat, atau selai kacang agar energi lebih stabil.
3. Susu Cokelat
Susu cokelat sering terlihat seperti minuman pencuci mulut, tetapi tetap dapat menjadi sumber nutrisi yang baik.
Jika dibuat dari susu sapi atau susu nabati seperti kedelai dan kacang polong, minuman ini dapat menyediakan sekitar 7 sampai 8 gram protein per cangkir. Produk fortifikasi juga umumnya mengandung kalsium, vitamin D, dan terkadang vitamin B12.
Tambahan kakao menghadirkan flavanol, yaitu antioksidan yang mendukung kesehatan jantung dan fungsi otak. Kombinasi karbohidrat dan protein di dalamnya juga cocok dikonsumsi setelah berolahraga untuk membantu pemulihan tubuh.
Pilih varian tanpa pemanis tambahan atau yang kandungan gulanya lebih rendah.
Baca Juga: 10 Rekomendasi Makanan yang Bisa Menurunkan Gula Darah Tinggi dengan Cepat
4. Kombucha
Kombucha memiliki rasa manis dan sensasi bersoda, tetapi berbeda dari minuman ringan biasa.
Minuman ini dibuat dari teh yang difermentasi menggunakan kultur bakteri dan ragi. Selama proses fermentasi, sebagian gula digunakan oleh mikroorganisme sehingga menghasilkan probiotik, asam organik, dan sedikit gula alami yang tersisa.
Probiotik dapat membantu menjaga keseimbangan mikrobioma usus yang berperan dalam pencernaan, sistem imun, dan kesehatan tubuh secara keseluruhan. Kombucha juga masih mengandung antioksidan dari teh.
Saat membeli produk kemasan, periksa label dan pilih yang kandungan gulanya lebih rendah.
5. Air Kelapa
Air kelapa memiliki rasa manis alami yang sering membuat orang mengira kandungan gulanya tinggi.
Faktanya, air kelapa juga menyediakan elektrolit seperti kalium, magnesium, dan sedikit natrium yang membantu menjaga keseimbangan cairan tubuh.
Minuman ini cocok dikonsumsi setelah aktivitas fisik atau saat cuaca panas. Selain itu, air kelapa murni umumnya rendah kalori dan tidak mengandung pewarna tambahan seperti sebagian minuman olahraga.
Pilih produk dengan label 100% air kelapa tanpa tambahan gula atau jus buah.
6. Jus Hijau Segar
Jus hijau yang dibuat terutama dari sayuran merupakan salah satu pilihan minuman dengan kandungan nutrisi tinggi.
Meski proses pembuatan jus mengurangi sebagian serat, Anda tetap memperoleh vitamin A, C, dan K serta antioksidan yang membantu melawan peradangan.
Agar rasanya lebih seimbang, biasanya ditambahkan sedikit buah seperti apel hijau, pir, buah beri, atau nanas. Buah tersebut memberi rasa manis alami sekaligus menambah vitamin dan antioksidan.
Jika membuat sendiri di rumah, gunakan perbandingan sekitar 3 bagian sayuran dan 1 bagian buah agar kandungan gulanya tetap terjaga.
Baca Juga: 6 Minuman Sehat dan Alami untuk Menurunkan Gula Darah Tinggi
Itulah minuman yang terlihat tinggi gula tapi ternyata kaya nutrisi. Semoga bermanfaat.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News