M O M S M O N E Y I D
Bugar

6 Kesalahan saat Sarapan yang Bikin Kadar Kolesterol Naik

6 Kesalahan saat Sarapan yang Bikin Kadar Kolesterol Naik
Penulis: Rezki Wening Hayuningtyas  |  Editor: Rezki Wening Hayuningtyas


MOMSMONEY.ID - Ini dia beberapa kesalahan saat sarapan yang bikin kadar kolesterol naik. Apa sajakah itu? Cek di sini!

Sarapan sering dianggap sebagai waktu makan yang paling penting untuk memulai hari. Makanan yang dikonsumsi pada pagi hari tidak hanya berfungsi sebagai sumber energi, tetapi juga memengaruhi metabolisme, kadar gula darah, hingga kesehatan jantung. Sayangnya, tanpa disadari, beberapa kebiasaan saat sarapan justru dapat meningkatkan kadar kolesterol jika dilakukan terus-menerus.

Pilihan menu yang tinggi lemak jenuh, gula tambahan, dan rendah serat dapat memengaruhi keseimbangan kolesterol dalam tubuh. Sebaliknya, sarapan yang mengandung serat, protein, dan lemak sehat dapat membantu menjaga kadar kolesterol tetap terkendali.

Baca Juga: 8 Rekomendasi Kacang Terbaik untuk Menurunkan Kolesterol Tinggi secara Alami

Kesalahan saat Sarapan yang Bikin Kadar Kolesterol Naik

Melansir dari Health, berikut beberapa kesalahan saat sarapan yang bikin kadar kolesterol naik:

1. Melewatkan Sarapan

Sebagian orang sengaja melewatkan sarapan untuk mengurangi asupan kalori. Namun, kebiasaan ini justru dapat berdampak kurang baik bagi kesehatan jantung. Penelitian menunjukkan bahwa orang yang tidak sarapan memang bisa mengalami penurunan berat badan dalam jangka pendek, tetapi memiliki kadar kolesterol total yang lebih tinggi.

Pada pagi hari, hati memproduksi kolesterol sesuai ritme alami tubuh. Sarapan membantu mengatur proses tersebut sehingga metabolisme lemak tetap berjalan dengan baik. Jika Anda sering melewatkan sarapan, keseimbangan ini dapat terganggu dan kadar kolesterol LDL berpotensi meningkat.

Selain itu, menunda makan terlalu lama dapat membuat Anda sangat lapar sehingga lebih mudah memilih makanan tinggi lemak atau tinggi kalori pada waktu makan berikutnya.

Jika belum terbiasa sarapan, mulailah dengan porsi kecil seperti yogurt, buah, atau oatmeal, lalu tingkatkan secara bertahap hingga menjadi kebiasaan.

2. Memilih Sereal atau Kue yang Tinggi Gula

Sereal manis, muffin, donat, dan berbagai kue sarapan umumnya dibuat dari tepung olahan serta mengandung gula tambahan dalam jumlah tinggi.

Saat tubuh menerima gula berlebihan, sebagian akan digunakan sebagai energi dan sisanya diubah menjadi lemak yang disimpan dalam bentuk trigliserida. Jika berlangsung terus-menerus, kondisi ini dapat meningkatkan kadar trigliserida sekaligus memengaruhi kesehatan jantung.

Pilih makanan yang mengandung serat dan protein, seperti oatmeal dengan buah beri dan kacang-kacangan, atau sereal tinggi serat yang dipadukan dengan susu rendah lemak maupun yogurt tanpa gula.

3. Terlalu Banyak Mengonsumsi Karbohidrat Olahan

Roti putih, pancake, bagel, dan makanan berbahan tepung olahan memang praktis, tetapi kandungan seratnya rendah sehingga lebih cepat dicerna tubuh.

Jika dikonsumsi dalam jumlah besar tanpa protein atau serat tambahan, makanan ini dapat memicu lonjakan gula darah dan insulin. Dalam jangka panjang, kondisi tersebut dapat meningkatkan trigliserida, menurunkan kolesterol HDL atau kolesterol baik, serta meningkatkan jumlah partikel LDL yang berisiko menyumbat pembuluh darah.

Pilih roti gandum utuh atau sumber karbohidrat utuh lainnya. Jika mengonsumsi pancake atau roti putih sesekali, padukan dengan telur, yogurt Yunani, atau selai kacang tanpa gula agar nutrisinya lebih seimbang.

Baca Juga: 5 Rekomendasi Teh Alami untuk Penderita Kolesterol Tinggi

4. Terlalu Sering Mengandalkan Daging Olahan

Bacon, sosis, ham, dan daging olahan lainnya memang menjadi menu sarapan favorit sebagian orang. Namun, makanan ini mengandung lemak jenuh dan natrium yang cukup tinggi.

Asupan lemak jenuh yang berlebihan dapat meningkatkan kadar kolesterol LDL, sedangkan natrium yang tinggi dapat memengaruhi tekanan darah dan kesehatan jantung.

Cara mengatasinya: Ganti dengan sumber protein yang lebih sehat, seperti telur, putih telur, ikan salmon, yogurt Yunani rendah lemak, tahu, tempe, atau kacang-kacangan.

5. Mengonsumsi Minuman Tinggi Gula

Minuman seperti kopi dengan sirup manis, latte, minuman kekinian, atau smoothie yang diberi gula tambahan dapat meningkatkan asupan gula tanpa disadari.

Pola makan tinggi gula diketahui dapat meningkatkan kadar trigliserida sekaligus menurunkan kolesterol HDL. Bahkan jus buah, meskipun mengandung vitamin, tetap memiliki kandungan gula alami yang cukup tinggi jika dikonsumsi dalam jumlah berlebihan.

Pilih kopi hitam atau kopi seduh tanpa gula, gunakan susu rendah lemak atau susu nabati tanpa pemanis, dan tambahkan kayu manis atau vanila alami sebagai penambah rasa.

6. Kurang Mengonsumsi Serat dan Lemak Sehat

Sarapan yang rendah serat dan lemak sehat membuat tubuh kehilangan nutrisi penting yang membantu mengontrol kolesterol.

Serat larut dapat membantu mengurangi penyerapan kolesterol di saluran pencernaan sehingga kadar kolesterol total dan LDL lebih mudah dikendalikan. Sementara itu, lemak sehat mendukung peningkatan kolesterol HDL dan membantu mengurangi peradangan.

Tambahkan makanan kaya serat dan lemak sehat ke dalam menu sarapan, misalnya alpukat pada roti gandum dengan telur, chia seed atau biji rami ke dalam yogurt, serta kacang-kacangan atau selai kacang tanpa gula ke dalam oatmeal. Kombinasi tersebut juga membantu menjaga rasa kenyang lebih lama dan mendukung kesehatan jantung.

Baca Juga: 11 Rekomendasi Camilan Sehat untuk Penderita Kolesterol Tinggi

Itulah beberapa kesalahan saat sarapan yang bikin kadar kolesterol naik. Semoga bermanfaat.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Hasil China Open 2026: Indonesia Punya 4 Wakil di Perempat Final, Ada Juara Bertahan

Hasil China Open 2026 babak 16 besar Kamis (23/7), empat wakil Indonesia melaju ke perempat final. Tiga wakil lainnya terhenti.

Prakiraan Cuaca DKI Jakarta Besok (24/7) dan Lusa, Cuaca Cerah Mendominasi Wilayah

​BMKG memperkirakan cuaca besok, Jumat (24/7) dan lusa di wilayah DKI Jakarta akan didominasi cuaca cerah.   

Diprediksi Cerah , Begini Prakiraan Cuaca Besok (24/7) dan Lusa di Banten

​BMKG memperkirakan cuaca besok, Jumat (24/7) dan lusa di wilayah Banten akan didominasi cuaca cerah.  

13 Gejala Depresi pada Wanita dan Penyebab Utamanya yang Sering Diabaikan

Mulai dari perubahan hormon hingga masalah kehidupan, ketahui penyebab dan gejala depresi wanita yang tidak boleh Anda sepelekan.  

8 Cara Menurunkan Berat Badan di Usia 30-an yang Sehat dan Efektif, Terapkan yuk

Metabolisme tubuh mulai melambat saat memasuki usia 30-an. Ketahui berbagai langkah efektif menurunkan berat badan agar tubuh tetap bugar.  

Didatangi Debt Collector di Rumah? Begini Cara Aman Menghadapinya

Didatangi debt collector? Tetap tenang, pahami hak Anda, dan ketahui cara merespons dengan aman tanpa melanggar aturan.  

Rahasia Rumah Tetap Rapi, 5 Kebiasaan Minimalis yang Wajib Dicoba

5 kebiasaan minimalis sederhana bikin rumah selalu rapi sekaligus membantu Moms lebih hemat tanpa terasa setiap hari.  

Keuangan Keluarga Tertekan karena Biaya Anak? Ini Tips Mengatasinya

Biaya anak terus bertambah? Simak cara sederhana atur ulang keuangan keluarga agar tetap tenang dan kebutuhan utama aman.

10 Kesalahan Dekorasi Kamar Tidur yang Bikin Ruangan Terlihat Kuno

Bukan soal mahal, ini kesalahan dekorasi kamar tidur yang membuat ruangan terasa kuno dan kurang nyaman. Simak cara memperbaikinya.

Desainer Ungkap Wajah Baru Tren Minimalisme Rumah di Tahun 2026

Tren minimalisme rumah 2026 berubah lebih hangat. Desainer ungkap cara membuat hunian sederhana tetap punya karakter dan cerita.