MOMSMONEY.ID - Kenali 5 tanda struktur rumah kuat sebelum membeli atau merenovasi, dari pondasi, atap, denah hingga sistem utama.
Rumah yang terlihat menarik belum tentu memiliki struktur bangunan yang benar benar sehat. Bagian seperti pondasi, rangka, atap, dan drainase justru menjadi faktor penting yang menentukan ketahanan rumah dalam jangka panjang.
Mengutip dari House Beautiful, para profesional desain dan konstruksi lebih dulu memperhatikan elemen bangunan yang sulit dan mahal untuk diperbaiki.
Hal ini juga pas untuk Indonesia, terutama karena rumah harus menghadapi hujan deras, kelembapan tinggi, serta kondisi tanah yang berbeda beda.
“Rumah dengan fondasi yang kokoh, rangka berkualitas, sistem mekanis yang andal, dan denah lantai yang praktis biasanya dapat diubah jauh lebih mudah,” ujar Kevin Vander Hyde, Pemilik Vander Hyde Mechanical Inc.
Baca Juga: 10 Ide Kamar Mandi Ramah Lansia yang Terjamin, Nyaman dan Tetap Modis
Pondasi dan rangka tidak menunjukkan masalah serius
Pondasi merupakan bagian penting yang perlu diperiksa sebelum menilai tampilan interior rumah. Retakan besar, lantai yang turun, dinding miring, atau perubahan bentuk pada bangunan dapat menjadi tanda yang perlu diperhatikan lebih lanjut.
Tidak semua retakan berarti struktur rumah mengalami kerusakan. Namun, retakan yang semakin lebar, muncul kembali setelah diperbaiki, atau disertai pintu dan jendela yang sulit dibuka sebaiknya tidak dianggap sepele.
Untuk rumah lama, pemeriksaan langsung oleh tenaga yang kompeten dapat memberikan gambaran lebih akurat mengenai kondisi struktur.
Garis atap terlihat lurus
Atap juga dapat memberikan petunjuk mengenai kondisi bangunan. Dari kejauhan, coba lihat garis puncak atap. Jika tampak melengkung, turun, atau tidak rata, kondisi tersebut bisa berkaitan dengan rangka penyangga.
Di Indonesia, pemeriksaan atap sebaiknya dilakukan bersamaan dengan pengecekan saluran air. Talang yang tidak berfungsi, genangan di sekitar rumah, dan air hujan yang mengarah ke pondasi dapat meningkatkan risiko kerusakan dalam jangka panjang.
Tata ruang terasa masuk akal
Rumah yang kokoh tetap perlu memiliki denah yang nyaman. Posisi kamar, tangga, lorong, jendela, serta ruang keluarga sebaiknya memiliki alur yang mudah dipahami dan digunakan.
Perhatikan juga apakah ruangan mendapatkan cahaya alami yang cukup dan apakah ukurannya masih memungkinkan digunakan untuk fungsi berbeda.
Denah yang fleksibel memberikan keuntungan ketika penghuni ingin mengubah rumah tanpa melakukan perubahan besar pada struktur utama.
Sistem utama rumah terawat
Kualitas rumah juga dapat dilihat dari kondisi instalasi listrik, perpipaan, atap, dan berbagai sistem pendukung lainnya.
Rumah yang rutin dirawat biasanya lebih mudah diketahui riwayat kondisinya. Sebaliknya, bangunan yang terlihat bagus tetapi tidak memiliki informasi jelas mengenai perawatan instalasi perlu diperiksa lebih teliti.
Bagi calon pembeli, laporan pemeriksaan bangunan dapat menjadi salah satu bahan pertimbangan sebelum mengambil keputusan. Jangan hanya mengandalkan tampilan saat pertama kali berkunjung.
Baca Juga: 5 Peralatan Dapur Ini Dicabut Setelah Pemakaian Biar Rumahmu Aman
Kekurangan kosmetik mudah diperbaiki
Cat yang sudah kusam, kabinet dapur model lama, lantai yang tidak sesuai selera, atau kamar mandi yang membutuhkan pembaruan sebenarnya bukan persoalan terbesar.
Bagian tersebut masih dapat direnovasi secara bertahap. Kondisinya berbeda dengan pondasi retak parah, rangka atap bermasalah, atau sistem drainase yang buruk.
Karena itu, rumah dengan interior sederhana tetapi struktur sehat dapat memiliki potensi renovasi yang lebih menarik. Tampilan bisa mengikuti selera, sedangkan struktur utama menjadi dasar yang menentukan keamanan dan ketahanan bangunan.
Utamakan struktur sebelum tampilan
Saat menilai rumah, jangan langsung terpikat warna cat, desain dapur, atau furnitur yang terlihat menarik. Periksa terlebih dahulu pondasi, rangka, atap, drainase, tata ruang, serta sistem utama bangunan.
Jika bagian tersebut berada dalam kondisi baik, renovasi kosmetik dapat dilakukan secara bertahap sesuai kebutuhan dan kemampuan. Sebaliknya, masalah struktural dapat membutuhkan biaya dan pekerjaan yang jauh lebih besar.
Jadi, rumah yang baik bukan selalu rumah dengan tampilan paling mewah. Rumah dengan struktur kuat, perawatan konsisten, dan tata ruang yang masuk akal justru dapat menjadi pilihan yang lebih rasional untuk jangka panjang.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News