MOMSMONEY.ID - Ini dia beberapa herbal pengganti suplemen melantonin agar tidur nyenyak yang bisa Anda manfaatkan. Apa sajakah itu?
Tidur yang berkualitas bukan hanya soal durasi, tetapi juga kedalaman dan konsistensinya. Ketika pola tidur terganggu, tubuh akan terasa lelah, konsentrasi menurun, dan risiko gangguan kesehatan pun meningkat.
Tidak sedikit orang mengandalkan suplemen melatonin untuk membantu tidur, tetapi ada juga cara alami yang bisa Anda coba melalui konsumsi herbal tertentu.
Beberapa tanaman herbal diketahui memiliki efek menenangkan yang dapat membantu tubuh lebih rileks dan mempermudah Anda untuk terlelap.
Baca Juga: 6 Manfaat Tak Terduga Tidur Telanjang untuk Tingkatkan Kualitas Hidup
Pilihan ini bisa menjadi alternatif alami bagi Anda yang ingin mengurangi ketergantungan pada suplemen. Melansir dari laman Verywell Health, di bawah ini beberapa herbal pengganti suplemen melantonin agar tidur nyenyak:
1. Valerian
Valerian (Valeriana officinalis) adalah tanaman yang berasal dari Eropa dan Asia, dan sudah lama digunakan untuk mengatasi insomnia, stres, serta kecemasan.
Tanaman ini dapat membantu tubuh lebih rileks dengan meningkatkan kadar GABA, yaitu zat kimia di otak yang berfungsi menenangkan sistem saraf sehingga Anda lebih mudah tertidur. Efeknya, Anda bisa lebih cepat merasa mengantuk.
Jika dikonsumsi secara rutin selama 1 hingga 2 minggu, valerian dapat membantu:
- Mempercepat waktu untuk tertidur
- Meningkatkan kualitas tidur yang lebih dalam
- Menambah durasi tidur
- Membuat tubuh terasa lebih segar saat bangun
Sebagian besar orang bisa mengonsumsi valerian dengan aman, meski ada kemungkinan efek samping ringan seperti sakit kepala, gangguan pencernaan, atau mimpi yang terasa lebih jelas.
2. Chamomile
Chamomile (Matricaria chamomilla) merupakan tanaman herbal yang sudah lama dikenal sebagai penenang alami.
Kandungan apigenin di dalamnya adalah antioksidan yang bekerja pada reseptor GABA di otak, sehingga membantu tubuh menjadi lebih tenang dan mudah tidur.
Beberapa manfaat chamomile antara lain:
- Mempercepat proses tertidur
- Meningkatkan kualitas tidur
- Mengurangi frekuensi terbangun di malam hari
- Membantu meredakan kecemasan
Chamomile aman untuk kebanyakan orang, tetapi jika Anda memiliki alergi terhadap tanaman seperti bunga matahari atau ragweed, sebaiknya berhati-hati saat mengonsumsinya.
3. Lavender
Lavender (Lavandula angustifolia) terkenal dengan aromanya yang menenangkan. Tanaman ini dapat membantu meningkatkan kualitas tidur dengan membuat tubuh lebih rileks dan mengurangi rasa gelisah.
Menariknya, Anda tidak selalu harus mengonsumsinya. Menghirup aroma minyak esensial lavender melalui aromaterapi juga bisa memberikan efek menenangkan.
Lavender tersedia dalam berbagai bentuk, seperti:
- Minyak esensial untuk aromaterapi
- Kapsul
- Teh herbal
Penelitian menunjukkan bahwa menghirup aroma lavender sebelum tidur dapat membantu meningkatkan fase tidur terdalam. Selain itu, suplemen lavender juga dapat membantu mengurangi kecemasan dengan memengaruhi zat kimia di otak.
Lavender umumnya aman digunakan, meski pada beberapa orang bisa menimbulkan efek ringan seperti mual atau gangguan pencernaan.
Baca Juga: 10 Makanan yang Sebaiknya Dihindari Sebelum Tidur
4. Passionflower
Passionflower (Passiflora incarnata) adalah tanaman merambat yang sering digunakan untuk membantu menenangkan pikiran sebelum tidur.
Seperti herbal lainnya, tanaman ini juga bekerja dengan meningkatkan aktivitas GABA di otak, sehingga membantu tubuh lebih rileks.
Penelitian menunjukkan bahwa passionflower dapat:
- Meningkatkan kualitas tidur
- Mengurangi gejala insomnia ringan
- Mengurangi kecemasan yang mengganggu tidur
Beberapa studi juga menemukan bahwa orang yang rutin mengonsumsi teh passionflower dapat tidur lebih nyenyak dan jarang terbangun di malam hari.
Herbal ini umumnya aman, meskipun beberapa orang mungkin mengalami efek samping ringan seperti pusing atau rasa kantuk berlebih.
5. Lemon Balm
Lemon balm (Melissa officinalis) adalah tanaman dari keluarga mint yang dikenal dapat membantu mengatasi gangguan tidur.
Tanaman ini bekerja dengan meningkatkan aktivitas GABA di otak, sehingga membantu tubuh menjadi lebih rileks dan mudah tertidur.
Manfaat lemon balm antara lain:
- Meningkatkan kualitas tidur
- Mengurangi gejala insomnia
- Membantu tidur lebih dalam dan nyenyak
Dalam sebuah penelitian, ekstrak lemon balm terbukti membantu orang dewasa, terutama yang berusia di atas 50 tahun, tidur lebih baik dan mengurangi gangguan tidur.
Lemon balm juga bisa dikombinasikan dengan herbal lain seperti valerian atau chamomile untuk hasil yang lebih optimal. Efek sampingnya biasanya ringan, seperti mual atau pusing.
6. Ashwagandha
Ashwagandha (Withania somnifera) adalah herbal adaptogen yang digunakan dalam pengobatan Ayurveda. Adaptogen membantu tubuh menghadapi stres dengan lebih baik.
Karena stres sering menjadi penyebab sulit tidur, ashwagandha dapat membantu Anda merasa lebih tenang dan tidur lebih nyenyak.
Penelitian menunjukkan bahwa ashwagandha dapat menurunkan kadar kortisol, yaitu hormon stres yang dapat mengganggu kualitas tidur.
Beberapa manfaatnya antara lain:
- Meningkatkan kualitas tidur
- Mempercepat waktu untuk tertidur
- Menambah durasi tidur
- Meningkatkan efisiensi tidur
- Mengurangi stres dan kecemasan
Ashwagandha umumnya aman jika dikonsumsi sesuai anjuran, meski beberapa orang mungkin mengalami efek samping ringan seperti gangguan pencernaan atau rasa kantuk.
Baca Juga: 8 Masalah Kesehatan Karena Kurang Tidur yang Penting Diketahui
Itulah beberapa herbal pengganti suplemen melantonin agar tidur nyenyak. Semoga bermanfaat.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News