MOMSMONEY.ID - Begini, lho, cara mudah konsumsi lebih banyak protein nabati yang bisa Anda coba. Cek di sini, yuk!
Protein merupakan nutrisi penting yang dibutuhkan tubuh untuk membangun otot, memperbaiki jaringan, menjaga daya tahan tubuh, hingga membantu menjaga rasa kenyang lebih lama. Selama ini, protein sering identik dengan daging, telur, atau produk hewani lainnya. Namun, sumber protein nabati juga tidak kalah bermanfaat dan bisa menjadi pilihan sehat untuk melengkapi pola makan sehari-hari.
Protein nabati berasal dari tumbuhan seperti kacang-kacangan, biji-bijian, hingga olahan kedelai. Selain mengandung protein, bahan makanan ini juga kaya serat, vitamin, mineral, dan antioksidan yang baik untuk kesehatan tubuh. Mengonsumsi lebih banyak protein nabati juga dapat membantu menjaga kesehatan jantung dan mendukung pola makan yang lebih seimbang.
Baca Juga: 9 Camilan Tinggi Protein untuk Menjaga Kesehatan Jantung
Melansir dari Verywell Health, berikut beberapa cara mudah konsumsi lebih banyak protein nabati:
1. Tambahkan Biji-bijian ke Makanan
Menaburkan biji-bijian pada salad, oatmeal, yogurt, atau keju cottage bisa menjadi cara praktis untuk menambah protein nabati. Biji labu dan biji bunga matahari misalnya, mengandung sekitar 5 gram protein dalam setiap porsi 1 ons.
Selain kaya protein, biji-bijian juga cocok untuk berbagai pola makan karena ramah bagi sebagian orang dengan alergi makanan tertentu.
2. Ganti Pasta Biasa dengan Pasta Berbahan Kacang-kacangan
Mengganti pasta biasa dengan pasta berbahan dasar kacang-kacangan dapat membantu meningkatkan asupan protein tanpa mengubah menu secara signifikan.
Pasta buncis, lentil, atau kacang hitam umumnya memiliki kandungan protein dan serat lebih tinggi dibanding pasta biasa. Serat tambahan ini juga membantu membuat perut kenyang lebih lama dan mendukung kesehatan pencernaan.
3. Gunakan Protein Nabati Bertekstur
Protein nabati bertekstur atau TVP berasal dari kedelai yang lemaknya sudah dihilangkan. Bahan ini mengandung protein cukup tinggi dan memiliki tekstur mirip daging.
TVP bisa ditambahkan ke makanan seperti cabai, saus bolognese, atau tumisan tanpa mengubah rasa masakan secara drastis. Karena rasanya cenderung netral, bahan ini mudah menyerap bumbu dan cocok digunakan dalam berbagai jenis masakan.
Sebelum digunakan, TVP biasanya perlu direndam terlebih dahulu agar teksturnya menjadi lebih lembut.
Baca Juga: 6 Pilihan Topping Kaya Protein untuk Popcorn Anda, Mau Coba?
4. Tambahkan Kacang-kacangan
Kacang-kacangan seperti buncis, lentil, dan kacang hitam merupakan sumber protein nabati yang sangat baik. Selain protein, bahan makanan ini juga mengandung serat, magnesium, vitamin E, dan nutrisi penting lainnya.
Anda bisa mencoba mengganti sebagian porsi daging dengan kacang-kacangan dalam menu sehari-hari. Misalnya, mencampurkan lentil ke sup atau menambahkan kacang hitam ke taco dan salad.
Beberapa penelitian juga menunjukkan bahwa konsumsi kacang-kacangan secara rutin dapat membantu menurunkan risiko diabetes tipe 2.
5. Campurkan Tahu ke Dalam Saus
Tahu, terutama tahu sutra, dapat dicampurkan ke dalam saus untuk meningkatkan kandungan protein tanpa banyak mengubah rasa makanan.
Tahu sutra memiliki tekstur lembut sehingga cocok digunakan dalam saus pasta, smoothie, sup krim, saus salad, atau dressing. Bahan ini juga bisa menggantikan sebagian krim, keju, atau sour cream dalam resep tertentu.
Selain meningkatkan protein, penggunaan tahu juga membuat hidangan terasa lebih ringan.
6. Buat Satu Menu Tanpa Daging Setiap Minggu
Memulai satu kali makan tanpa daging setiap minggu bisa menjadi langkah sederhana untuk meningkatkan konsumsi protein nabati.
Anda dapat mencoba menu seperti taco kacang hitam, kari buncis, tumis tahu, sup lentil, atau grain bowl dengan edamame. Cara ini membantu tubuh lebih terbiasa mengonsumsi sumber protein dari tumbuhan tanpa harus mengubah pola makan secara ekstrem.
Baca Juga: 7 Rekomendasi Salad Tinggi Protein yang Bikin Kenyang Berjam-jam
Itulah beberapa cara mudah konsumsi lebih banyak protein nabati. Semoga bermanfaat.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News