M O M S M O N E Y I D
HOME, Keluarga

6 Cara Menyikapi Anak yang Suka Merengek, Salah Satunya dengan Bersikap Tenang

6 Cara Menyikapi Anak yang Suka Merengek, Salah Satunya dengan Bersikap Tenang
Reporter: Ana Risma  |  Editor: Ana Risma


MOMSMONEY.ID - Merengek adalah masalah perilaku yang cukup umum pada anak-anak. Seringnya, anak menjadikan perilaku yang satu ini sebagai senjata untuk meluluhkan orang dewasa khususnya orang tua mereka sendiri.

Melihat fakta tersebut, maka penting bagi Anda untuk menghentikan kebiasaan merengek pada anak sesegera mungkin.

Melansir Very Well Family, inilah 6 sikap yang bisa Anda lakukan untuk mengatasi anak yang suka merengek supaya kebiasaan merengek pada mereka dapat terhenti.

Baca Juga: 4 Tips untuk Membantu Menghentikan Keringat Berlebih, Tidak Sulit Moms!

1. Tetapkan aturan

Menetapkan aturan perlu Anda terapkan kepada anak-anak supaya mereka bisa mengerti bahwa merengek adalah masalah dan bukan lah cara yang baik untuk meminta sesuatu. Beri tahu mereka bahwa cara untuk meminta sesuatu adalah dengan memintanya secara baik-baik dan tenang. Hal ini dilakukan untuk membantu anak-anak memahami jika upaya merengek tidak efektif untuk mewujudkan keinginan mereka.

Pastikan untuk menerapkan cara ini dari waktu ke waktu. Apabila Anda menggunakan jasa pengasuh anak, maka sampaikan kepada pengasuh untuk menerapkan hal yang sama dengan yang Anda lakukan agar segala upaya Anda untuk mendisiplinkan anak tidak menjadi sia-sia.

2. Beri peringatan

Merengek adalah kebiasaan buruk yang akan terus anak-anak lakukan jika Anda selalu makluminya. Supaya anak-anak sadar, Anda dapat memberikan mereka peringatan dengan cara mengatakan kata-kata berisi larangan untuk merengek beserta konsekuensinya.

Peringatan akan memberikan kesempatan kepada anak untuk melakukan perbaikan yang memungkinkan mereka berperilaku dengan cara yang lebih tepat ke depannya.

3. Tetap bersikap tenang dan jangan putus asa

Mungkin Anda akan tersiksa ketika harus mendengarkan rengekan anak secara terus-menerus. Kendati demikian, penting bagi Anda untuk tetap tenang. Ambilah napas dalam-dalam, keluar rumah sejenak, atau dengarkanlah musik jika hal tersebut dirasa mampu membuat Anda tenang.

Pastikan Anda tidak menyerah dalam menghadapi anak yang suka merengek. Jika Anda merasa frustasi ketika anak tak kunjung berhenti merengek, lakukanlah hal-hal yang menyenangkan bagi Anda di hadapan anak. Dengan begitu, anak akan menganggap bahwa rengekan yang mereka lakukan tidak akan mewujudkan keinginan anak melainkan hanya akan membuat Anda senang.

4. Abaikan rengekan anak

Mengabaikan perilaku mencari perhatian misalnya merengek adalah bentuk modifikasi perilaku yang efektif. Jika anak mulai merengek saat Anda memberikan mereka tugas, tetaplah berbicara kepada anak tentang tugas yang harus mereka lakukan meski anak terus-menerus merengek. Ketika Anda memedulikan rengekan anak, justru Anda akan mendorong mereka untuk melanjutkan rengekannya.

Berpura-puralah bahwa Anda tidak mendengar rengekan anak sama sekali. Melihat sikap Anda yang tidak merespons rengekan mereka, kemungkinan besar anak akan mengeraskan rengekannya. Namun, lama kelamaan anak Anda akan lelah sendiri dan menghentikan rengekannya tanpa Anda minta.

5. Berikan perhatian positif ketika anak berhenti merengek

Setelah anak menghentikan rengekannya, berikanlah mereka perhatian positif. Anda bisa memuji mereka dengan mengatakan perasaan suka Anda terhadap sikap anak yang tenang dan tidak merengek.

Dengan memberikan banyak perhatian positif pada perilaku baik anak, maka anak akan terdorong untuk mencari perhatian Anda dengan cara yang positif.

6. Cegah rengekan di kemudian hari

Cara terakhir yang bisa Anda terapkan untuk mencegah anak melakukan kebiasaan merengek di hari-hari berikutnya adalah dengan memberikan mereka keterampilan untuk menangani emosi tidak nyaman seperti frustasi, kekecewaan, dan kesedihan tanpa merengek.

Keterampilan menangani emosi akan membantu anak untuk mengenali perasaan mereka sekaligus belajar menghadapi perasaan yang mengganggu dengan cara positif. Jangan lupa ajarkan juga bagaimana cara memecahkan masalah berkaitan dengan perasaan anak supaya mereka bisa menyikapi hal-hal yang tidak sesuai keinginan mereka secara dewasa tanpa disertai dengan rengekan.

Itulah 6 sikap yang bisa Anda lakukan untuk mengatasi anak yang suka merengek. Pastikan untuk diterapkan agar anak Anda tidak menjadikan perilaku merengek sebagai kebiasaan yang sah-sah saja untuk mereka bawa hingga dewasa. Anda tentu tidak mau kan jika anak Anda menjadi orang dewasa yang cengeng kelak?

Semoga bermanfaat, ya!

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Punya Rumah Sempit? Coba Ubah Lukisan Jadi Tempat Simpan Rahasia

Jangan biarkan rumah sempit membatasi Anda! Lukisan dinding ternyata bisa jadi lemari tersembunyi yang fungsional. Begini cara cerdas mengaturnya.

Tren Warna Pink Hangat yang Bikin Ruang Tamu Terasa Fungsional di 2026

Bosan dengan putih atau abu-abu? Pink lembut bernuansa peach terbukti bikin rumah terasa hangat dan menyambut. Simak tips memilihnya!  

NIK Jadi NPWP: Aktivasi Coretax Itu Wajib, Ini Cara Daftar Mudahnya!

Berikut cara daftar NPWP online lewat Coretax 2026, lengkap dengan panduan aktivasi NIK jadi NPWP resmi dan praktis modal HP.   &nbs

Accrual Basis vs Cash Basis: Mana yang Cocok untuk Pembukuan Bisnis di 2026?

Berikut perbedaan accrual basis dan cash basis serta cara memilih metode pembukuan yang tepat untuk bisnis Anda.

Mau Tidur Lebih Nyenyak Ini 7 Warna Cat Kamar yang Bikin Adem dan Tenang

Kamar terasa kurang nyaman padahal sudah rapi? Bisa jadi warna dindingnya penyebabnya. Hindari 3 kesalahan ini sebelum mengecat ulang.

Lewat Ekosistem Bisnis Ocean, BCA Bidik Pelaku Bisnis termasuk UMKM

BCA meluncurkan Ocean by BCA sebagai bagian dari strategi penguatan ekosistem layanan digital untuk segmen bisnis.​

10 Tanda-Tanda Masalah Ginjal pada Tubuh yang Penting Diketahui

Ini, lho, tanda-tanda masalah ginjal pada tubuh yang penting diketahui. Cari tahu selengkapnya di sini!  

Sambut Ramadan, Ngaji.ai Hadirkan Fitur Baru untuk Dampingi Ibadah Harian

​Menyambut Ramadan 1447 Hijriah, aplikasi belajar Al-Qur’an ngaji.ai menghadirkan sejumlah fitur baru untuk dampingi ibadan harian  

11 Obat Herbal agar Gula Darah Tinggi Turun secara Alami

Yuk, ketahui beberapa obat herbal agar gula darah tinggi turun secara alami berikut ini! Ada apa saja?

15 Khasiat Tersembunyi Daun Kelor untuk Kesehatan yang Jarang Diketahui

Rupanya ini dia beberapa khasiat tersembunyi daun kelor untuk kesehatan yang jarang diketahui. Intip selengkapnya di sini!