M O M S M O N E Y I D
InvesYuk

Berapa Persen Gaji Sebaiknya Diinvestasikan? Ini Panduan Mengaturnya

Berapa Persen Gaji Sebaiknya Diinvestasikan? Ini Panduan Mengaturnya
Reporter: Alya Fathinah  |  Editor: Alya Fathinah


MOMSMONEY.ID - Ingin rutin investasi setiap bulan, tetapi masih bingung menentukan berapa nominal yang sebaiknya disisihkan dari gaji Anda?

Ternyata, tidak ada aturan baku mengenai persentase penghasilan yang harus dialokasikan untuk investasi. Semuanya bergantung pada kondisi keuangan dan tujuan finansial masing-masing.

Financial Planner Kelly Patricia mengatakan, langkah pertama sebelum mulai berinvestasi adalah menghitung total penghasilan dan kebutuhan hidup setiap bulan. Dengan begitu, Anda bisa mengetahui berapa dana yang benar-benar tersedia untuk dialokasikan ke tujuan keuangan lainnya.

Sebagai contoh, jika seseorang memiliki penghasilan Rp 10.000.000 per bulan dan kebutuhan hidup mencapai Rp 5.000.000, masih ada sisa Rp 5.000.000 yang dapat digunakan untuk berbagai kebutuhan finansial.

Namun, Kelly mengingatkan, agar sisa dana tersebut tidak langsung dialihkan ke investasi.

"Sebelum investasi, pastikan dulu punya tabungan atau dana yang likuid. Kalau belum punya, bangun dulu tabungan atau dana darurat sekitar enam sampai 12 bulan biaya hidup," ujar Kelly belum lama ini dalam acara Peluncuran Aplikasi Levela.

Baca Juga: Dana Darurat atau Investasi? Begini Cara Menentukan Pilihan yang Tepat

Setelah dana darurat terbentuk, prioritas berikutnya adalah melunasi utang serta memastikan sudah memiliki perlindungan keuangan, seperti asuransi. Investasi sebaiknya dilakukan setelah ketiga fondasi keuangan tersebut terpenuhi.

Menurut Kelly, besaran dana investasi juga sebaiknya ditentukan berdasarkan tujuan keuangan, bukan sekadar mengikuti persentase tertentu.

Misalnya, jika ingin mengumpulkan uang muka rumah sebesar Rp 50.000.000 dalam waktu satu tahun, maka target tersebut dapat dibagi ke dalam 12 bulan. Dari perhitungan itu, akan terlihat berapa nominal yang perlu disisihkan setiap bulan untuk mencapai tujuan tersebut.

"Investasi itu untuk masa depan. Kita harus tahu uang ini mau dipakai untuk apa, berapa jumlahnya, dan kapan dibutuhkan supaya dana yang terkumpul cukup saat waktunya tiba," kata Kelly.

Apabila setelah memenuhi kebutuhan pokok dan membangun dana darurat sisa uang masih terasa terbatas, Kelly menyarankan untuk tidak hanya berfokus memangkas pengeluaran. Meningkatkan penghasilan juga bisa menjadi solusi agar kemampuan menabung dan berinvestasi semakin besar.

Saat ini, peluang menambah pemasukan pun semakin beragam, mulai dari mencari pekerjaan sampingan, menjadi freelancer, menjalankan usaha, hingga menjadi pembuat konten.

Baca Juga: Mulai Investasi di Usia 25 Tahun? Bisa Banget, Begini Caranya

Semakin besar selisih antara pemasukan dan pengeluaran, semakin besar pula dana yang dapat dialokasikan untuk tabungan maupun investasi.

Kelly juga mengingatkan investor pemula agar tidak terburu-buru menjual investasinya ketika nilainya sedang turun hanya karena membutuhkan dana mendadak. Karena itu, keberadaan dana darurat menjadi fondasi penting sebelum mulai berinvestasi.

Ia menambahkan, kebiasaan mengelola keuangan sebaiknya mulai dibangun sejak dini, bahkan ketika masih berstatus mahasiswa. Uang saku dapat diperlakukan layaknya gaji, lalu dibagi untuk kebutuhan sehari-hari, tabungan, dan dana darurat.

Saat penghasilan meningkat setelah mulai bekerja, porsi investasi pun dapat ditambah secara bertahap.

Sekarang saatnya menghitung kondisi keuanganmu sendiri. Sudah tahu berapa nominal investasi yang realistis untuk disisihkan setiap bulan?

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Provinsi Ini Masih Alami Hujan Lebat, Cek Peringatan Dini BMKG Cuaca Besok (21/9)

BMKG memberikan peringatan dini cuaca besok Senin 21 September 2026 dengan status Waspada hujan lebat di provinsi berikut ini.

Langkah Memanfaatkan Pasar Global Lewat UMKM Bisa Ekspor

Ini adalah program yang dikembangkan oleh Kementerian Perdagangan (Kemdag) yang memanfaatkan kerjasama perdagangan yang sudah diteken.

Program Pendampingan Usaha Masih Menjadi Penopang UMKM

Pendampingan yang diberikan Kementerian UMKM mencakup segala aspek mulai dari perluasan pasar hingga pembiayaan.

Redmi Note 17 Pro Max Kantongi Sertifikasi IP68 & Fast Charger 100W

Redmi Note 17 Pro Max kantongi sertifikasi IP68. Temukan daftar peningkatan fitur proteksi yang tak ada di varian reguler.

Asian Games 2026: Wushu Sumbang Medali Pertama bagi Kontingen Indonesia

Atlet wushu putra Indonesia Seraf Naro Siregar menyumbang medali pertama bagi Kontingen Merah Putih pada Asian Games 2026. 

Bulu Tangkis Asian Games 2026: Lumat Mongolia, Tim Putri Indonesia ke Perempat Final

Hasil Bulu Tangkis Beregu Asian Games 2026 babak 16 besar, Minggu (20/9), Tim Putri Indonesia melaju ke perempat final.

Memori HP Lega Seketika Lewat Fitur Kompresi Google Photos

Penyimpanan gratis Google Photos makin terbatas. Fitur kompresi internal bisa menghemat ruang tanpa menghapus foto berharga

Promo HokBen Tebus Murah September 2026, Makan Makin Puas Mulai Rp 10.000 Saja

Nikmati promo HokBen tebus murah mulai Rp 10.000 saja. Dapatkan pilihan menu favorit Anda di sini, dari Norimaki hingga Shrimp Ball.

Makan Dua Buah Apel Rutin Efektif Menurunkan Kolesterol Tinggi Tanpa Obat

Makan dua buah apel sehari terbukti menurunkan kolesterol total hingga 5,89 mmol/L. Simak mekanisme pektin mengikat lemak jahat di sini.

Butuh Semangat Move On? Yuk, Tonton 6 Film Ini biar Semangat Habis Putus Cinta

Jika sedang patah hati karena putus cinta, beberapa film dengan tema serupa berikut bisa ditonton untuk memberikan semangat.