M O M S M O N E Y I D
Bugar

7 Makanan yang harus Dihindari agar Usus Tetap Sehat

 7 Makanan yang harus Dihindari agar Usus Tetap Sehat
Penulis: Rezki Wening Hayuningtyas  |  Editor: Rezki Wening Hayuningtyas


MOMSMONEY.ID - Ternyata ini, lho, beberapa makanan yang harus dihindari agar usus tetap sehat. Yuk, intip selengkapnya di sini!

Kesehatan usus memiliki peran besar dalam menjaga kondisi tubuh secara keseluruhan. Tidak hanya berkaitan dengan pencernaan, usus juga berpengaruh pada sistem imun, suasana hati, hingga penyerapan nutrisi. Ketika kesehatan usus terganggu, berbagai masalah seperti kembung, sembelit, hingga peradangan bisa muncul.

Salah satu faktor utama yang memengaruhi kesehatan usus adalah pola makan. Beberapa jenis makanan dapat merusak keseimbangan bakteri baik di dalam usus, memicu peradangan, dan mengganggu sistem pencernaan. Oleh karena itu, penting bagi Anda untuk mengetahui makanan apa saja yang sebaiknya dihindari agar usus tetap sehat.

Baca Juga: 5 Jenis Makanan yang Bisa Meningkatkan Kesehatan Usus secara Alami

Melansir dari laman Health, berikut ini beberapa makanan yang harus dihindari agar usus tetap sehat:

1. Makanan Ultra Olahan

Makanan ultra olahan biasanya mengandung lemak, gula, garam, serta berbagai bahan tambahan seperti pengawet dan pewarna. Jenis makanan ini sering disebut tinggi kalori tetapi rendah nutrisi karena kandungan gizinya minim.

Jika dikonsumsi terlalu sering, makanan ultra olahan dapat mengganggu keseimbangan bakteri usus dan memicu peradangan. Peradangan kronis sendiri berkaitan dengan risiko penyakit seperti diabetes, kanker, dan penyakit jantung.

Contohnya adalah sereal manis, keripik, kue kemasan, mi instan, minuman bersoda, makanan beku siap saji, serta daging olahan seperti hot dog dan nugget.

2. Makanan Tinggi Lemak Jenuh

Lemak jenuh dalam jumlah berlebihan dapat meningkatkan risiko obesitas, penyakit jantung, dan beberapa jenis kanker. Selain itu, pola makan tinggi lemak jenuh juga dapat memengaruhi komposisi bakteri di usus.

Makanan yang termasuk tinggi lemak jenuh antara lain daging berlemak, susu penuh lemak, keju, makanan olahan, serta beberapa jenis minyak dan lemak hewani.

Kelapa dan minyak kelapa juga mengandung lemak jenuh cukup tinggi. Meski ada penelitian yang menunjukkan potensi manfaat kelapa terhadap kolesterol, hasilnya masih memerlukan kajian lebih lanjut.

3. Makanan yang Digoreng

Proses menggoreng menggunakan suhu tinggi dapat mengubah struktur lemak dalam minyak. Lemak tak jenuh yang awalnya lebih sehat bisa berubah menjadi lemak trans yang berbahaya bagi jantung dan pencernaan.

Makanan yang digoreng juga dapat mengganggu keseimbangan bakteri usus. Jika terlalu sering dikonsumsi, dampaknya bisa berupa gangguan pencernaan serta peningkatan risiko penyakit kronis. Mengganti metode memasak dengan cara kukus, rebus, atau panggang adalah pilihan yang lebih baik.

Baca Juga: 5 Makanan Berbahaya untuk Usus jika Dikonsumsi Berlebihan

4. Makanan Tinggi Gula

Asupan gula berlebihan dapat meningkatkan risiko diabetes dan tekanan darah tinggi. Gula dalam jumlah besar juga dapat merusak lapisan pelindung usus.

Kerusakan pada lapisan ini membuat keseimbangan bakteri usus terganggu. Jumlah bakteri baik dapat menurun, sementara bakteri yang kurang menguntungkan berkembang lebih cepat. Kondisi ini dapat memicu gangguan seperti radang usus atau sindrom iritasi usus.

Contoh makanan tinggi gula meliputi donat, permen, minuman manis, serta aneka kue dan camilan manis.

5. Makanan dengan Pemanis Buatan

Pemanis buatan sering digunakan sebagai pengganti gula pada produk rendah kalori. Meski terlihat lebih sehat, konsumsi berlebihan justru dapat berdampak negatif pada usus.

Beberapa penelitian menunjukkan bahwa pemanis buatan dapat meningkatkan pertumbuhan bakteri jahat seperti Clostridium difficile dan Escherichia coli, serta menurunkan jumlah bakteri baik.

Jika dikonsumsi terus menerus, kondisi ini dapat menimbulkan gejala seperti kembung, gas berlebih, hingga diare.

6. Alkohol

Alkohol dapat melemahkan lapisan pelindung usus, mirip dengan efek gula dalam jumlah besar. Ketika lapisan ini terganggu, zat berbahaya lebih mudah masuk ke aliran darah.

Selain itu, alkohol juga dapat mengubah komposisi bakteri usus dan meningkatkan risiko peradangan. Konsumsi berlebihan dalam jangka panjang dapat memperbesar kemungkinan infeksi serta gangguan pencernaan lainnya.

Baca Juga: 10 Daftar Makanan Kaya Probiotik yang Bagus untuk Kesehatan Usus

7. Daging Merah

Daging merah memang mengandung protein dan zat besi, tetapi konsumsi dalam jumlah besar dapat berdampak kurang baik bagi kesehatan usus dan jantung.

Asupan daging merah yang tinggi dapat mengurangi jumlah bakteri baik di dalam usus. Pada sebagian orang, terutama yang memiliki gangguan radang usus, daging merah juga dapat memicu nyeri perut dan masalah pencernaan lainnya.

Membatasi porsinya dan mengganti sebagian dengan sumber protein lain seperti ikan atau kacang-kacangan dapat membantu menjaga kesehatan saluran cerna.

Nah, itu tadi beberapa makanan yang harus dihindari agar usus tetap sehat. Semoga bermanfaat.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Anda Sering Mengetik? Ini 7 Cara Mencegah CTS agar Pergelangan Tangan Bebas Nyeri

Bekerja di depan laptop seharian bisa meningkatkan risiko nyeri pergelangan tangan. Ketahui langkah praktis dan cara mencegah CTS sejak dini.

Benarkah Lemak Itu Jahat? Ini 5 Mitos Tentang Lemak yang Wajib Anda Tahu

Jangan langsung memangkas habis asupan lemak saat diet. Pahami berbagai mitos tentang lemak dan ketahui cara memilih jenis lemak yang tepat.

Promo PSM Alfamart Periode 24-31 Agustus 2026, Nescafe Beli 2 Lebih Hemat

Manfaatkan promo PSM Alfamart periode 24-31 Agustus 2026 untuk belanja lebih hemat. Cek promonya di sini.

Kenalan dengan Senam Zapin, Olahraga Berbalut Gerakan Tari Melayu

​Bagi Anda yang mencari alternatif olahraga ringan dan menyenangkan, senam zapin bisa masuk dalam pilihan.

Ada Restoran Jepang Baru di Senopati, Sajikan Spicy Tomato Sukiyaki

​Sukiyaki umumnya memiliki cita rasa manis dan gurih. Namun, ada varian yang menggunakan tomat dan cabai rawit untuk rasa asam dan pedas.

Prakiraan Cuaca DKI Jakarta Besok Selasa (25/8), Diprediksi Cerah

​BMKG memperkirakan cuaca besok di DKI Jakarta akan didominasi cuaca cerah. Sementara lusa, hujan ringan akan turun di daerah Jakarta Selatan.

Prakiraan Cuaca Banten Besok Selasa (25/8), Sebagian Besar Wilayah Cerah

​BMKG memperkirakan cuaca besok di wilayah Banten akan didominasi cuaca cerah. Sementara lusa, hujan ringan akan turun di beberapa daerah.

Peringatan Dini BMKG Cuaca Besok (25/8), Provinsi Ini Masih Alami Hujan Lebat

BMKG mengeluarkan peringatan dini cuaca besok Selasa 25 Agustus 2026 dengan status Waspada hujan lebat di provinsi berikut ini.

Bitcoin Rebound 32%, Sinyal Tren Naik atau Reli Sementara?

Bitcoin telah rebound 32% dari level terendah Juli. Peluang berlanjutnya tren naik, bergantung pada kemampuan menembus 50-week EMA.

Prakiraan Cuaca Bali Besok Selasa (25/8), Cuaca Cerah Mendominasi

Cuaca cerah mendominasi Bali besok, Selasa (25/8). Simak kondisi cuaca di seluruh kabupaten dan kota.