M O M S M O N E Y I D
Bugar

6 Tanda Usus Bermasalah yang Terlihat pada Tubuh

 6 Tanda Usus Bermasalah yang Terlihat pada Tubuh
Penulis: Rezki Wening Hayuningtyas  |  Editor: Rezki Wening Hayuningtyas


MOMSMONEY.ID - Tahukah bahwa ada beberapa tanda usus bermasalah yang terlihat pada tubuh, lho. Apa sajakah itu?

Tubuh sering memberikan sinyal ketika ada sesuatu yang tidak berjalan dengan baik, termasuk pada sistem pencernaan. Usus yang sehat berperan penting dalam menyerap nutrisi, menjaga sistem imun, hingga memengaruhi suasana hati.

Ketika terjadi gangguan, tanda-tandanya tidak selalu langsung terasa di perut, tetapi bisa muncul di berbagai bagian tubuh.

Memahami tanda-tanda usus bermasalah sejak dini dapat membantu Anda mengambil langkah pencegahan sebelum kondisi menjadi lebih serius.

Baca Juga: 5 Jenis Makanan yang Bisa Meningkatkan Kesehatan Usus secara Alami

Melansir dari laman Health, di bawah ini beberapa tanda usus bermasalah yang terlihat pada tubuh:

1. Gangguan Pencernaan

Tanda yang paling mudah dikenali biasanya muncul di area perut. Beberapa keluhan yang sering dirasakan antara lain sakit perut, perut terasa penuh oleh gas, kembung, diare, sembelit, atau sensasi terbakar di dada seperti mulas.

Setiap orang bisa saja mengalami gangguan ini sesekali. Namun jika keluhan muncul terus menerus selama berminggu minggu, hal tersebut bisa menandakan adanya gangguan seperti sindrom iritasi usus besar atau penyakit radang usus. Kedua kondisi ini berkaitan dengan cara kerja usus yang tidak normal dan memicu gejala jangka panjang.

2. Kelelahan Berkepanjangan

Rasa lelah tidak selalu disebabkan oleh kurang tidur atau aktivitas berlebihan. Kondisi usus juga berperan besar dalam tingkat energi tubuh. Sekitar 95 persen serotonin, yaitu zat kimia yang membantu mengatur suasana hati dan tidur, diproduksi di usus.

Jika keseimbangan bakteri terganggu, kualitas tidur dapat menurun dan tubuh terasa kurang segar. Selain itu, peradangan pada usus bisa menghambat penyerapan nutrisi penting seperti zat besi dan vitamin B12 yang dibutuhkan untuk menghasilkan energi. Kekurangan nutrisi ini dapat membuat tubuh terasa lemas dalam waktu lama.

3. Masalah Kulit

Beberapa gangguan kulit seperti eksim, psoriasis, dan rosacea diduga berkaitan dengan kondisi usus. Ketika mikrobioma usus berubah, respons peradangan dalam tubuh juga dapat ikut berubah.

Bakteri usus memengaruhi cara tubuh mengatur peradangan. Jika terjadi ketidakseimbangan, peradangan bisa muncul pada kulit. Hubungan ini dikenal sebagai sumbu kulit dan usus, yang menunjukkan adanya keterkaitan antara kesehatan pencernaan dan kondisi kulit.

Baca Juga: 5 Makanan Berbahaya untuk Usus jika Dikonsumsi Berlebihan

4. Lebih Sering Sakit

Usus memiliki peran penting dalam sistem kekebalan tubuh. Jika keseimbangannya terganggu, daya tahan tubuh bisa melemah. Akibatnya, Anda mungkin lebih mudah terserang flu, pilek, atau infeksi lainnya.

Ketika bakteri berbahaya berkembang lebih banyak dari bakteri baik, sistem imun tidak bekerja secara maksimal. Usus yang tidak seimbang juga dikaitkan dengan peningkatan risiko gangguan autoimun, yaitu kondisi ketika sistem kekebalan tubuh menyerang jaringan sehat.

5. Sensitivitas terhadap Makanan Tertentu

Sensitivitas makanan berbeda dari alergi. Alergi melibatkan reaksi sistem kekebalan dan bisa berbahaya, sedangkan sensitivitas lebih berkaitan dengan masalah pencernaan dan biasanya tidak mengancam jiwa.

Jika Anda mulai merasa tidak nyaman setelah mengonsumsi makanan yang sebelumnya tidak menimbulkan masalah, hal ini bisa menjadi tanda perubahan keseimbangan bakteri usus. Bakteri usus membantu mencerna makanan dengan baik. Saat keseimbangan terganggu, tubuh mungkin kesulitan memecah makanan tertentu sehingga muncul gejala seperti kembung, kram perut, atau mual.

6. Perubahan Suasana Hati dan Kemampuan Berpikir

Usus dan otak saling terhubung melalui sistem yang disebut sumbu usus dan otak. Saraf, hormon, serta sinyal dari sistem imun memungkinkan keduanya saling berkomunikasi.

Perubahan komposisi bakteri usus dapat memengaruhi produksi serotonin dan dopamin, dua zat kimia yang berperan dalam mengatur suasana hati, perhatian, dan daya ingat. Penelitian menunjukkan adanya hubungan antara kondisi mikrobioma usus dengan depresi, kecemasan, serta gangguan konsentrasi. Sebaliknya, memperbaiki kesehatan usus dapat membantu meningkatkan suasana hati dan fungsi kognitif.

Menjaga keseimbangan bakteri usus dapat dilakukan dengan pola makan sehat, konsumsi serat yang cukup, serta membatasi makanan tinggi gula dan lemak tidak sehat. Dengan usus yang lebih seimbang, tubuh memiliki fondasi yang lebih kuat untuk menjaga energi, kekebalan, dan kesehatan secara menyeluruh.

Baca Juga: 10 Daftar Makanan Kaya Probiotik yang Bagus untuk Kesehatan Usus

Nah, itu tadi beberapa tanda usus bermasalah yang terlihat pada tubuh. Semoga bermanfaat.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Promo Bakmi GM Khusus Pakai Mandiri, Bakmi Special Cuma Rp 15.000 Hari Ini

Dapatkan menu Bakmi Special GM hanya Rp 15.000 dari promo Bakmi GM setiap hari Sabtu dan Minggu khusus pengguna QRIS Movin by Mandiri Taspen.

4 Ciri-Ciri Stres Berat pada Wanita, Salah Satunya Haid Tidak Teratur

Stres berat pada wanita bisa memengaruhi sistem endokrin. Wajib tahu, ini 4 ciri-ciri stres berat pada wanita.

Pendapatan Kreator Spotify Melonjak 90% Lewat Fitur Membership Terbaru

Kreator kini bisa meraup 90% pendapatan dari langganan. Simak syarat lengkap dan cara kerjanya sebelum terlambat!,

Ada Brokoli, Ini 4 Sayuran yang Sebaiknya Tidak Dimasak Terlalu Matang

Beberapa jenis sayuran sangat sensitif terhadap suhu panas tinggi. Berikut 4 sayuran yang sebaiknya tidak dimasak terlalu matang ya.

7 Promo Payday Oktober 2026, Diskon Kuliner Seru dari Subway hingga Richeese

Sambut gajian dengan berburu kuliner favorit lewat promo Payday edisi Oktober 2026. Beli paket makan hemat di Subway, McD, A&W, hingga Richeese.

4 Orang yang Tidak Dianjurkan Minum Air Kelapa, Apakah Anda Termasuk?

Air kelapa ternyata tidak selalu aman untuk dikonsumsi oleh semua orang lo. Inilah 4 orang yang tidak dianjurkan minum air kelapa.

Trik Makan Mangga Tanpa Kambuh Asam Urat: Cek Batas Porsi Aman

Mangga tergolong rendah purin, namun kadar fruktosanya bisa memicu produksi asam urat di hati. Pelajari batas porsi aman agar tidak kambuh.

Hasil French Open 2026: Ubed Capai Final Pertama Super 750, Kalahkan Juara Dunia

Hasil French Open 2026 babak final, Sabtu (24/10), tunggal putra M. Zaki Ubaidillah mencapai partai final pertama level Super 750.

Daftar 7 Film Slice of Life Paling Populer dari Indonesia

Pernah dengar genre slice of life? Ternyata ada beberapa film Indonesia yang memiliki genre tersebut. Ini daftarnya.

Risiko Jantung Mengintai Akibat Makanan Tinggi Natrium & Kolesterol Jahat

Pola makan tinggi natrium dan kolesterol diam-diam memicu penyakit jantung. Simak panduan diet tepat untuk menekan kadar LDL Anda.